<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200</id><updated>2011-11-28T08:06:59.195+07:00</updated><category term='WEB DESAIN'/><category term='MULTIMEDIA'/><category term='OPINI KITA'/><category term='DESAIN GRAFIS'/><category term='TUTORIAL'/><category term='TIPS DAN TRIK'/><category term='ARSITEKTUR'/><title type='text'>ME : ZONE</title><subtitle type='html'>Tutorial, Artikel, Articles, Desain grafis, garaphic design,multimedia, Printing,Indonesai</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-499719715862159649</id><published>2008-04-10T05:20:00.000+07:00</published><updated>2008-04-10T05:21:40.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Tips PowerPoint 2007: Presentasi dengan Dual Monitor</title><content type='html'>Saat memberikan presentasi menggunakan PowerPoint, kebanyakan orang akan menggunakan notebook. Selain sifatnya yang mobile, ada keuntungan lain yang diperoleh, yaitu penggunaan dua display sekaligus. Yang pertama adalah monitor yang ada pada notebook dan yang kedua adalah tampilan melalui projektor.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan PC sebenarnya juga dimungkinkan, asal PC tersebut diperlengkapi dengan dua buah kartu VGA atau satu kartu VGA yang mendukung beberapa output. Dengan demikian, projektor bisa ditancapkan pada salah satu output dan output yang lain digunakan untuk monitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa adanya perubahan setting apapun, output yang akan ditampilkan pada kedua perangkat tersebut (monitor dan projector) sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, seringkali dalam sebuah presentasi, selain menampilkan slide PowerPoint, kita juga membuka aplikasi lain, misalnya Windows Explorer, karena mungkin saja presentasi kita terdiri dari beberapa file. Bila ruang presentasi diperlengkapi dengan koneksi internet, mungkin saja kita juga membuka aplikasi untuk chatting seperti Yahoo! Messenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tampilan di kedua perangkat sama, tentu saja apa yang kita lakukan juga akan nampak di layar projector dan dilihat oleh seluruh hadirin. Bagi saya, hal tersebut menjadikan sang penyaji presentasi nampak kurang profesional, bahkan dalam beberapa kasus bisa jadi memalukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hal tersebut bisa dihindari dengan memanfaatkan fitur multi monitor yang disediakan oleh PowerPoint. Klik kanan bagian kosong pada desktop dan pada menu yang muncul pilih Properties. Masuklah ke tab Setting dan perhatikan bahwa ada dua monitor di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya monitor yang ditandai dengan angka 1 merupakan monitor yang berada di hadapan Anda dan monitor yang ditandai dengan angka 2 adalah sebuah projector yang nantinya digunakan untuk menyajikan presentasi. Namun hal tersebut bisa saja dibalik sesuai dengan kebutuhan. Pada monitor yang akan digunakan untuk menyajikan presentasi, pastikan opsi Extend my Windows desktop onto this monitor aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu bukalah PowerPoint 2007, masuk ke ribbon Slide Show. Pada grup Monitors terdapat drop-down Show Presentation On. Melalui drop-down tersebut, pilihlah monitor yang akan digunakan untuk menayangkan slide presentasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, projector hanya akan menayangkan slide presentasi saja. Anda bebas melakukan apapun di komputer Anda tanpa harus ketahuan oleh hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-499719715862159649?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/499719715862159649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=499719715862159649' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/499719715862159649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/499719715862159649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/04/tips-powerpoint-2007-presentasi-dengan.html' title='Tips PowerPoint 2007: Presentasi dengan Dual Monitor'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-9205067563475688405</id><published>2008-03-28T21:37:00.000+07:00</published><updated>2008-03-28T21:44:28.227+07:00</updated><title type='text'>Tip Menampilkan Teks Justify</title><content type='html'>Pernah saya terlibat sebuah proyek pembuatan situs pemerintah bersama sebuah perusahaan di Bandung, saat itu saya dikontrak untuk membuat CD Interaktif dan situs Web. Dalam pembuatan CD Interaktif saya tidak mengalami masalah karena hanya saya yang mengerjakan pembuatan CD Interaktif itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, pada pembuatan situs Web, saya bekerja dengan sebuah tim yang terdiri dari 8 orang. 1 orang copywriter (content editor), 6 orang programmer, dan 1 orang desainer saya sendiri. Karena waktu pengerjaan yang singkat, kurang lebih satu minggu, maka perusahaan menyewa lebih banyak programmer karena situs tersebut dibuat semacam CMS (Content Management System) agar mempermudah pihak klien dalam hal pengeditan dan updating situs.&lt;br /&gt;Akhirnya, kami pun bekerja dengan profesi masing-masing, programmer melakukan coding, dan saya sendiri membuat template.Singkat kata, jadilah CMS yang telah direncanakan. Kemudian masuk ke tahap testing, berbagai masukan tentang desain dan program CMS-nya sendiri kami tanggapi dengan lapang dada. Untuk bagian programming CMS biarlah programmer yang menangani, dan untuk desain ada beberapa masukan yang saya terima, namun yang paling menarik diantaranya adalah mengenai penggunaan rataan kiri dan kanan pada teks istilahnya justify.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya setuju, namun setelah saya perhatikan dengan seksama teks-teks yang saya justify, saya mengalami kesulitan dalam membaca teks-teks tersebut. Terlebih bila teks tersebut terdapat dalam satu paragraf dan yang cukup panjang. Kesulitan yang paling “kentara” bagi saya adalah menemukan baris berikutnya setelah saya selesai membaca suatu baris. Penyebabnya adalah tidak terlihatnya perbedaan antara baris satu dengan yang lainnya hingga mata sulit untuk mengidentifikasi baris mana yang telah dibaca dan baris mana yang belum. Hingga sering kali saya mengulang baris yang ternyata sudah saya baca sebelumnya.Halaman Web berbeda dengan media cetak. Pada buku-buku yang biasa kita baca, kebanyakan menggunakan justify agar layout tampak rapih. “Ketahanan” mata juga sangat berpengaruh, pada buku mata manusia dapat membaca tanpa henti sampai 30 menit, sedangkan pada layar monitor, manusia hanya mampu membaca hingga 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, bila ternyata Anda harus menampilkan justify, ada beberapa tip yang dapat meningkatkan “keterbacaan” pada teks yang di justify:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kolom-kolom&lt;br /&gt;Buatlah kolom-kolom bila Anda ingin menggunakan justify pada sebuah teks, penggunaan kolom ini mirip kolom pada surat kabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terapkan pada baris panjang&lt;br /&gt;Bila baris teks Anda cukup panjang, misalnya lebih dari 70 karakter, hindari penggunaan justify. Hal ini akan mengakibatkan pembaca mengalami kesulitan untuk membaca baris berikutnya. Dengan memperpendek panjang baris (mis. 50-70 karakter) teks yang Anda justify akan lebih mudah dan menyenangkan untuk dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlebar jarak antar baris&lt;br /&gt;Untuk mempermudah identifikasi baris teks oleh pembaca, perlebar jarak antar baris. Pergunakan CSS* (Cascading Style Sheet) untuk mengatasi hal ini. (*W3C - http://www.w3c.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pergunakan huruf serif&lt;br /&gt;Pada buku-buku dan surat kabar penggunaan huruf tipe serif (mis. Times New Roman) sebagai teks body sangat nyaman dimata pembaca, karena kait-kait membandu mata dalam membaca huruf. Namun hal ini berbeda dengan layar monitor, kait-kait pada huruf tipe serif justru akan memperumit tampilan*. ( *MWMag edisi 6 dan 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbesar ukuran huruf&lt;br /&gt;Untuk mempermudah membaca, perbesar huruf pada paragraf yang diberi justify 1 atau 2 pixel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa tip bagaimana menampilkan teks dengan justify pada halaman Web. Meskipun demikian, saya pribadi lebih menganjurkan agar tidak menggunakan justify pada halaman Web Anda. &lt;br /&gt;(Pupung Budi Purnama /http://www.designmagz.com )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-9205067563475688405?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/9205067563475688405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=9205067563475688405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/9205067563475688405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/9205067563475688405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/03/tip-menampilkan-teks-justify.html' title='Tip Menampilkan Teks Justify'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-7292452935291521789</id><published>2008-03-05T20:27:00.000+07:00</published><updated>2008-03-05T20:28:14.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WEB DESAIN'/><title type='text'>Motion Blur for Flash</title><content type='html'>Ada teman yang menanyakan tentang tutorial motion ini yang ingin dipublishkan lewat babaflash tapi artikel ini saya dapatkan dari internet dengan beberapa modifikasi action script (agar simple dan efisien) saya menyebutkannya, terima-kasih kepada teman saya Agung Cahyono atas source file yang bisa dipelajari. Ini dia step by stepnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sediakan 2 layer yang, layer pertama berisi text dengan format movie clip. Layer kedua berguna untuk ASnya (action scipt).&lt;br /&gt;2. Didalam symbol1 (yang telah diformat movie clip tadi) tweenkan dengan kreasi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Untuk layer movieClip berisikan 1 keyframe dengan 3 frame, sedangkan layer actionScript berisikan 3 buah keyframe.&lt;br /&gt;4. Pada layer actionScript berisikan script frame ke-1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i=0;&lt;br /&gt;jml_bayangan=4;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tips : untuk menyederhanakan script diatas bisa dituliskan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i=0, jml_bayangan=4;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam bahas pemrograman bisa dikatakan efisiensi penulisan (subjective), untuk variabel i sudah sering dipakai untuk variabel counter alias berulang-ulang selain itu j dan k. i dan j biasanya dipakai untuk 2 dimensi penerapannya perhitungan matriks, dan i, j, k dipakai untuk 3 dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Untuk frame ke-2 isikan script berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if (Number(i)&lt;br /&gt;duplicateMovieClip("text", "text"+i, i);&lt;br /&gt;setProperty("text"+i, _alpha, 50-(i*(50/jml_bayangan)));&lt;br /&gt;i = Number(i)+1;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. If (number(i)&lt;br /&gt;Number mengkonversikan suatu nilai agar bisa di operasikan seperti +,x,:,-, dan lain-lainnya termasuk kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duplicateMovieClip("text", "text"+i, i);&lt;br /&gt;sintaxnya duplicateMovieClip(target, newname, depth)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setProperty("text"+i, _alpha, 50-(i*(50/jml_bayangan)))&lt;br /&gt;sintaxnya setProperty("target",property,value/expression)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i=Number(i)+1;&lt;br /&gt;nilai i diubah untuk bisa dioperasikan pertambahan dengan ditambahkan 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Thats all for today just learn the script and you can find another easy or can improve the script. Thanks!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-7292452935291521789?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/7292452935291521789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=7292452935291521789' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7292452935291521789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7292452935291521789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/03/motion-blur-for-flash.html' title='Motion Blur for Flash'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-749501416312432714</id><published>2008-03-05T20:18:00.000+07:00</published><updated>2008-03-05T20:19:15.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Membirukan Langit Dengan Photoshop</title><content type='html'>Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menaikkan kontras dari foto tersebut. Saya disini menggunakan fasilitas Level. Penggunaan Level tidak akan saya bahas disini, karena saya percaya Fners sudah familiar dengan fasilitas tersebut. Selain penggunaan Level, pemakaian Color Balance atau Channel Mixer juga bisa. Disesuaikan dengan selera anda masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buat New Layer &lt;br /&gt;2. Pilih warna biru untuk warna foreground (dalam kasus ini saya memilih warna #2E538D). Perlu saya ingatkan, pemilihan warna bisa disesuaikan dengan selera Anda  masing-masing. Tidak ada patokan value untuk pemilihan warna ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Pilih tool Gradient dari palet Tools. Set pilihan Gradient ke Foreground to Transparent.&lt;br /&gt;4. Tarik garis Gradient sambil menahan tombol Shift berawal dari ujung atas sampai ke batas horizon&lt;br /&gt;5. Ubah blending mode ke Color Burn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah selesaikah? Ternyata masih ada bagian-bagian foto yang terlihat gelap akibat ditumpuk oleh layer gradient tersebut. Oke, mari kita coba betulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pindah ke palet Channel. Terdapat 4 item pada palet Channel ini, yaitu, RGB, Red, Green, dan Blue Channel.&lt;br /&gt;Pilih salah satu channel diantara 3 channel (Red, Green, Blue) yang memiliki kontras paling tinggi. Kontras paling tinggi maksudnya adalah, terlihat perbedaan yang tinggi antara warna hitam dan warna putih. Pada contoh kasus foto di atas, kontras yang paling tinggi terdapat pada Channel Blue. Sambil menekan tombol Control, klik channel tersebut.&lt;br /&gt;Pindahlah ke palet Layer lagi, klik pada layer gradient. Pilih menu Select &gt; Feather. Masukkan nilai 1 pixel. Setelah itu, klik tombol Add layer mask yang terletak di bagian bawah palet Layer &lt;br /&gt;Selesai sudah langkah-langkah membirukan langit. Selanjutnya, bisa anda tambahkan dodge atau burn untuk area-area yg dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga artikel ini berguna untuk anda yang hobi bermain-main dengan Photoshop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-749501416312432714?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/749501416312432714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=749501416312432714' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/749501416312432714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/749501416312432714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/03/membirukan-langit-dengan-photoshop.html' title='Membirukan Langit Dengan Photoshop'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-1304980899181935766</id><published>2008-02-10T20:20:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T21:10:09.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL'/><title type='text'>Cari uang di internet</title><content type='html'>Beragam cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan dollar dari internet mulai dari baca email, surfing, main game bahkan chatting. Kelihatannya tak masuk akal. Tapi itulah kenyataannya. Yang jadi pertanyaan, dari mana mereka mendapatkan uang untuk membayar kita ? Jawabannya mudah saja. Mereka mendapatkan uang dari perusahaan yang memasang iklan di web atau view bar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biar tidak penasaran Anda bisa mencoba beberapa situs atau program di bawah ini yang diyakini akan membayar kepada anggotanya. Sebagai tambahan, setelah (Anda mendaftar dan) uang Anda telah mencapai jumlah tertentu maka mereka akan mengirimkan bank draft check yang bisa Anda cairkan di banyak bank di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPilot&lt;br /&gt;Situs ini mirip dengan search engine yang telah Anda kenal, tapi yang membedakan adalah situs ini akan membayar Anda sebesar 5 dollar AS saat pertama Anda mendaftar ditambah 0,03 dollar AS tiap Anda melakukan pencarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Mail&lt;br /&gt;The Mail mirip dengan layanan email lainnya seperti Yahoo, Hotmail, Boleh Mail, dll. Yang membedakan jika Anda pakai The Mail adalah Anda akan mendapat $ 0,0025 untuk setiap email yang Anda baca, tidak peduli dari mana datangnya email tersebut. Semakin banyak email yang datang ke mail box Anda semakin banyak pula uang yang akan Anda dapatkan. Untuk memperbanyak email yang masuk ke mail box Anda, Anda bisa mengikuti berbagai mailing list. Silakan lihat daftar mailing list di E Groups.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TerraShare&lt;br /&gt;Dengan membuat web site di TerraShare maka Anda punya kesempatan untuk meraup dollar. Karena setiap 1000 kali penampilan banner Anda akan mendapatkan 1,25 dollar AS. Seperti layaknya layanan web hosting gratis lainnya, banner tersebut akan diletakkan pada setiap halaman web Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CashFiesta&lt;br /&gt;Yang ini cocok buat Anda yang seneng surfing. Setelah Anda mendaftar ke CashFiesta maka Anda harus mendownload dan menginstall viewbar mereka pada komputer Anda. Nah, saat Anda online jalankan viewbar tersebut. Jadi selama Anda online dan menggunakan viewbar mereka, Anda akan memperoleh dollar. Ada pun besarnya adalah 0.60 dollar AS per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan situs atau program yang diyakini tidak akan membayar kepada anggotanya alias program bohong-bohongan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surfing :&lt;br /&gt;GetPaid4, Cast-net Solution, DotAd, Go4Billion, MakingCash, PrizeWindow, SurfAd, SurfMiles, Surfing2Cash, SharkHunt, Itadsup, Urge2Net, Paybar, VIPBenefits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email&lt;br /&gt;AmazingSolutions, ClickMail, DoughMail, Epidemic, EqualPoints, E-Cash, MiracleMail, TresPass, Opt-In, PaidEmail, Payolaemail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lainnya&lt;br /&gt;Alliance4Wealth, CashActive, ClickyCash, DataCash, RockSurfer, TheStudentSaver, ColorStamp, PaidZone, WePayAll, AdPerks, SurfBuzz, Ad4Me, Zemtro, FunnyMoney, Clicks2Asia, ClickZones, ShopVault, Profinity, RewardBuddies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-1304980899181935766?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/1304980899181935766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=1304980899181935766' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/1304980899181935766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/1304980899181935766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/02/cari-uang-di-internet.html' title='Cari uang di internet'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-4609554681188306723</id><published>2008-02-10T20:14:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T20:15:52.436+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WEB DESAIN'/><title type='text'>Memilih rumah untuk situs web Anda</title><content type='html'>Pada saat kita memutuskan untuk membangun situs web, pada saat itu kita memutuskan untuk mencari rumah untuk situs web yang akan di bangun. File web tersebut mau tidak mau harus di letakan di sebuah server web yang tersambung ke internet 24 jam se hari. Komputer / server tersebut dapat berupa komputer di rumah atau kantor, atau menggunakan servis web hosting yang marak di Internet. Memang servis web hosting akan menangani berbagai hal teknis yang berkaitan dengan web server, sehingga kita bisa mengkonsentrasikan diri pada pengembangan content. Pada masing-masing pilihan selalu ada pro dan kontra yang harus di perhitungkan baik-baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;In-House vs. Out-of-House&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang web server semakin hari semakin mudah untuk di jalankan di dan konfigurasi, akan tetapi masih membutuhkan pengorbanan waktu &amp; kemampuan teknis yang lumayan untuk me-manage server tersebut, belum termasuk biaya yang perlu di keluarkan untuk peralatan. Jika anda baru saja start atau merupakan situs yang masih kecil, rekomendasinya adalah menggunakan hosting service. Kemungkinan ISP kita dapat memberikan hosting servis yang di maksud. Memang kemungkinan solusi awal yang ekonomis bagi perorangan atau start-up company adalah menggunakan hosting servis yang relatif ekonomis. Dengan semakin besar dan kompleks-nya situs yang kita miliki, mungkin kita perlu melihat alternatif mana yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hosting servis memang akan menghindarkan kita untuk melakukan pengeluaran bagi perangkat keras &amp; perangkat lunak yang berharga antara Rp. 4 juta s/d puluhan juta tergantung dari tipe peralatan-nya. Belum lagi sekedar alat tidak cukup, kita juga harus membayari administrator situs. Tentunya dengan menyewa web hosting semua ini menjadi tidak di perlukan, akan tetapi kemungkinan kita masih perlu menyewa konsultan part-time untuk membantu pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara di atas maka biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama akan sangat beda sekali daripada menggunakan server / staff sendiri. Perlu kita menyadari bahwa apapun yang kita lakukan, kita masih harus bertanggung jawab untuk membayar tagihan &amp; menjaga content dari situs. Biaya yang perlu kita keluarkan biasanya bervariasi tergantung lokasi, ISP, berbagai paket yang di berikan ISP, jenis saluran komunikasi dll. Semakin kompleks situs yang kita bangun maka akan semakin tinggi biaya pengembangan &amp; pemeliharaannya. Semakin banyak trafik yang akan di generate juga akan semakin mahal biaya-nya untuk menggunakan out-of-house provider. Sayang biaya telekomunikasi di Indonesia masih terlalu mahal, jika saja kompetisi terjadi diantara para operator telekomunikasi, maka akan lebih murah jika kita bisa mempunyai leased line 2Mbps ke rumah &amp; mempunyai server web di rumah tentunya jika kita mempunyai tenaga tetap untuk mengadministrasi web server tersebut. Untuk detail tentang seni &amp; pengetahuan tentang webmaster ada baiknya mengunjungi web reference http://webreference.com.&lt;br /&gt;Pilihan lain adalah co-location. Dengan servis co-location, si provider akan menyediakan tempat dan fasilitas pemeliharaan kepada server milik kita yang secara fisik di letakan di situs mereka. Pilihan ini merupakan pilihan yang baik jika kita dapat membeli perangkat kuat yang baik akan tetapi tidak mau memelihara &amp; menjalankan sistem 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Package Providers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hosting servis menawarkan paket turnkey, mulai dari perencanaan, perancangan, pemrogramman hingga secara fisik memelihara situs yang kita akan miliki. Jika anda akan menggunakan paket turnkey ini ada baiknya mengevaluasi secara seksama semua pilihan yang ada. Pastikan untuk memperoleh estimasi harga secara tertulis dengan tarif jam-jam-an maupun rekap biaya untuk setiap fase proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih Servis Hosting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memutuskan untuk memilih hosting servis, mencari servis yang stabil, harga pantas, customer friendly. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa cepat &amp; stabilkah sambungan mereka ke Internet? Apakah mereka bisa menggaransi servis &amp; support 24 jam? Apakah mereka mempunyai uninterrupted power supplies (UPS) dan sistem backup yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya akan sangat menyakitkan jika kita sudah mengeluarkan uang puluhan juta untuk membangun sebuah situs tapi yang di peroleh hanya keluhan dari pengakses bahwa situs kita lambat. Hosting servis tersebut sebaiknya minimal mempunyai dua (2) buah sambungan ke internet pada kecepatan tinggi 2Mbps atau lebih. Lebih baik lagi jika mempunyai sambungan langsung ke Indonesia Internet Exchange (IIX) jika di targetkan untuk audience di Indonesia.&lt;br /&gt; Berapa lama mereka sudah beroperasi? Berapa pegawai yang mereka punyai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk situs yang serius mau tidak mau sebaiknya menghindari start-up company. Memang start-up company akan menguntungkan untuk mencari servis yang murah. Akan tetapi kalau kita ingin serius menjalankan usaha, mau tidak mau kita harus memilih servis yang baik yang mempunyai programmer yang profesional, spesialis jaringan dan staff pelayanan pelanggan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka memberikan servis domain name yang penuh (contohnya www.usahaku.com)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hosting servis memang tidak mau pusing untuk membuatkan alias yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai domain name yang berbeda. Sebagai gantinya sering kali mereka menawarkan bentuk alamat seperti www.provider-hosting.com/usahaku/ yang tentunya tidak se keren www.usahaku.com. Maka sebaiknya jika ISP atau provider hosting anda tidak bisa mensupport domain name secara penuh, ada baiknya berfikir untuk mencari yang lain saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa megabyte data yang boleh di simpan? Apakah ada biaya tambahan untuk trafik yang besar yang melalui situs anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba mencari provider yang dapat memberikan minimal 25 Mbyte yang umumnya standar sekarang ini. Untuk situs yang lebih besar kemungkinan besar akan membutuhkan tempat penyimpanan yang lebih besar. Umumnya provider / servis hosting akan meminta bayaran tambahan untuk kelebihan bandwidth setelah melewati batasan tertentu. Oleh karena itu kita perlu merencanakan berapa besar data yang ditransfer setiap bulan &amp; berapa biaya yang dibutuhkan jika kita melebihi batas yang di tentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bentuk laporan trafik yang diberikan oleh hosting servis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kita harus memperoleh laporan trafik yang berisi kunjungan ke situs kita. Akan banyak sekali data yang bisa kita peroleh dengan adanya laporan trafik, berdasarkan laporan yang ada akan sangat membantu dalam men-tune situs kita berdasarkan kebutuhan &amp; permintaan pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara anda meng-update halaman web? Apakah anda mempunya akses File Transfer Protocol (FTP)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara update yang paling umum &amp; paling mudah adalah meng-edit halaman web tersebut di komputer kita &amp; meng-upload (men-transfer) file tersebut ke server Web menggunakan program FTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah servis hosting mendukung CGI sehingga kita dapat menggunakan formulir, pencari database dan image map?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin mempunyai formulir / image map maka anda harus mempunyai akses penuh ke direktori cgi-bin. Direktori CGI (Common Gateway Interface) tempat meletakan script &amp; berbagai program yang dijalankan oleh Web di simpan. Umumnya hosting servis akan memberikan layanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada penjaga keamanan yang menjamin hacker / cracker tidak masuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa di sangkal bahwa keamanan adalah salah satu hal yang termasuk paling penting dalam usaha di Internet. Pada saat ini memang tidak ada satu teknologipun yang demikian sempurna yang mampu menahan serangan para cracker ini. Bagaimana kita dapat meminimisasi kemungkinan serangan ini? Cara yang paling sederhana adalah menanyakan apakah di provider tersebut menyediakan orang yang ahli dalam bidang security / keamanan jaringan. Yah apa boleh buat, jika tidak ada orang yang ahli keamanan jaringan di provider tersebut ada baiknya pindah ke provider yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya yang ingin kita dengan adalah bagaimana cara mereka memonitor aktifitas di jaringan selama 24 jam yang dapat mendeteksi aktifitas yang tidak wajar sebelum aktifitas tersebut membuat kerusakan. Biasanya mereka mempunyai program untuk firewall atau untuk mengatasi masalah-masalah security yang umum. Bagi anda yang ingin secara serius mempelajari masalah security ini ada baiknya mulai membaca-baca National Institute of Computer Security Resource Clearinghouse http://csrc.nist.gov; SANS Institute http://www.sans.org; Rootshell http://www.rootshell.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Sebenarnya Domain Name?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah domain name (www.usahaku.com) adalah identitas anda yang unik di Internet. Setelah anda mempunyai domain maka sebetulnya dapat dengan mudah mendaftarkan alamat IP situs anda ke InterNIC http://www.internic.net atau berbagai servis domain registration. Beberapa servis hosting akan menawarkan "pseudo domain name" yang artinya mereka akan meletakan alias di komputer mereka supaya tampaknya seperti domain name betulan, padahal tidak. Masalahnya jika domain name tersebut tidak di registrasikan di InterNIC maka akan ada saja orang yang akan mencuri domain tersebut - padahal anda sudah menggunakannya selama beberapa bulan atau tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya pendaftaran domain name sekitar US$9 untuk satu tahun. Banyak ISP yang dapat membantu anda untuk meregistrasikan domain yang anda inginkan dengan meminta sedikit uang jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-4609554681188306723?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/4609554681188306723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=4609554681188306723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4609554681188306723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4609554681188306723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/02/memilih-rumah-untuk-situs-web-anda.html' title='Memilih rumah untuk situs web Anda'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8698289224029878679</id><published>2008-02-10T20:10:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T20:11:38.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Tips pencarian dengan Google</title><content type='html'>Google merupakan search engine yang paling banyak dipakai oleh netter. Beragam informasi dapat kita cari secara cepat dengan menggunakan google. Untuk mengoptimalkan hasil pencarian, google menyediakan beberapa option:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;filetype:&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;filetype:xls -&gt; untuk mencari file MS Excel&lt;br /&gt;filetype:doc -&gt; untuk mencari file MS Word&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inurl:&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang "masuk" sebagai url.&lt;br /&gt;Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option "index of").&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;inurl:admin -&gt; pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata "admin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;site:&lt;br /&gt;Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;site:torry.net "xp style" --&gt; mencari dengan keyword "xp style" pada situs www.torry.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intitle:&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;link:&lt;br /&gt;Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;link:delphi3000.com --&gt; mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;pdf "rapidshare.de/files" site:rapidshare.de&lt;br /&gt;--&gt; untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de&lt;br /&gt;--&gt; untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8698289224029878679?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8698289224029878679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8698289224029878679' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8698289224029878679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8698289224029878679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/02/tips-pencarian-dengan-google.html' title='Tips pencarian dengan Google'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8299746417992169188</id><published>2008-02-10T19:40:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T19:41:25.799+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MULTIMEDIA'/><title type='text'>Hardware Dan Software Untuk Video Editing</title><content type='html'>Ramai yang minta saya senaraikan hardware dan software untuk buat video. Sebenarnya perkara ini terlalu subjektif. Sebab ia bergantung kepada budget dan keperluan kita semasa melakukan editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara amnya pc yang dijual di pasaran sekarang samada clone atau branded sudah mampu untuk buat video editing. Kalau kita tengok senarai harga pc branded macam Dell, Acer, HP dijual dengan harga bawah RM2000 pun sudah cukup untuk buat editing yang basic. Of cource lebih mahal sudah tentu spec lebih baik dan proses editing terutama rendering lebih cepat. Walaubagaimana pun tanya diri kita dulu..apakah kita cukup budget untuk beli highend pc. Kalau rutin kita dalam video editing hanya melakukan simple editing saya rasa tak perlu spec yang terlalu tinggi kecuali kalau pc tersebut digunakan untuk benda lain cthnya games yang memang memerlukan spec pc yang bagus untuk kepuasan semasa bermain.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secara amnya dibawah h/ware yang saya rasa sesuai untuk editing. Tapi anda harus faham kalau ingin melakukan kerja editing dengan smooth dan rendering dengan cepat serta anda ingin membuat editing yang kompleks spec pc yang lebih baik adalah diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Cpu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kira samada AMD atau Intel pada spec sederhana sekarang sudah ok…CthIntel P4 2.8 ke atas sudah cukup untuk buat moderate video editing. Dulu banyak video yang saya buat hanya menggunakan P4 1.7 tak ada masalah..memang kalau dibandingkan dengan spec pc saya sekarang memanglah performance jauh lebih baik..tapi apa yang saya nak katakan di sini untuk basic editing spec pc gunakan Intel P4 2.8 ke atas atau AMD yang sama dari segi spec. Kalau pc anda guna Intel® Core™2 Duo processor lebih baik sebab kebanyak software editing dan encoder sekarang support lebih dari single core. Jadi proses editing cth realtime effect, preview dan rendering lebih cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAM atau memory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ni memang saya galakan guna 1 gig atau lebih. Even kalau 512MB pun dah ok. Tapi untuk performance masa editing dan rendering atau encoding guna 1 gig. Tak kira samada ddr, ddr2 atau yang lebih baik. Kalau anda guna vista saya memang saran kan guna 2 gig sebab Vista dah makan banyak memory kalau dibandingkan dengan XP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H/disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga penting. Saya sangat-sangat galakan pasang 2 atau lebih h/disk dalam system pc anda. Satu untuk Operating system dan software dan satu lagi khas untuk video yang anda capture save dan edit. Elakkan save , capture atau render video anda di dalam partition space sebab dia masih dalam satu h/disk jadi performance serupa dengan satu h/disk. Saiz untuk h/disk untuk video sekurang-kurangnya 80 gig. Anda boleh memilih samada IDE atau SATA. Tapi saya sarankan guna SATA sebab formance dia lebih baik terutama semasa rendering dan encoding .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motherboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih mobo yang sesuai mengikut processor yang anda inginkan. Tapi saya rasa kebanyakkan mobo sekarang sudah cukup baik. Tak kira samada , MSI, Gigabyte, Biostar dan sebagainya..yang penting stable. Satu perkara yang bagus mobo sekarang ni terdapat banyak add in telah sedia ada cthnya intergarted sound card, graphic card dan firewire port jadi anda sudah jimat di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Display card / graphic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk graphic card saya cadangkan guna yang berasingan cth dari jenis Pci-e @ 128 mb ke atas dan sebagainya. Ini kerana intergrated graphic card menggunakan sebahagian memory dari system jadi..mengganggu performance pc. Sebenarnya dalam video editing tak memerlukan graphic card yang highend kalau sekadar buat basic editing tetapi kalau video anda tersebut anda element 3D, particle dan sebagainya graphic card yang baik membantu dari kecepatan dan dapat menghasilkan 3d objek dengan smooth. Satu lagi kalau anda ingin mengguna dual monitor graphic card yang bagus selalunya ada option 2 port untuk monitor samada dalam DVI atau VGA. Option ini memang sangat baik sebab kita boleh expand kan view ke monitor satu lagi. Ini sangat penting kalau kita guna perisian video editing macam Premiere, edius dan sebagainya yang mana kalau guna satu monitor nampak macam crowded. Jadi bagi pendapat saya pci based graphic card adalah sangat digalakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monitor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh memilih samada CRT atau LCD 17 inci ke atas lebih besar lebih baik. Samada normal atau widescreen untuk LCD terpulang kepada anda. Tapi bagi saya normal 4:3 LCD skrin sudah cukup. Cuma kalau anda ada budget lebih saya galakan guna 2 monitor..Kenapa…emmm cuba dulu baru anda tahu kenapa terutama dalam video editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optical Drive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga perlu ada. Tetapi hampir semua pc sekarang disertakan sekali CD/DVD drive. Cuma saya sarankan pasang drive yang boleh burn DVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Extra pc component&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau dulu saya terpaksa tambah firewirecard untuk capture dari dv cam tetapi most mobo sekarang sudah ada firecard.. sestengah sound card cth Creative audigy ZS juga ada firewire port. Fire wire port dan cable penting kalau anda nak capture/transfer video dari dv cam. Selan itu bagus juga kalau anda ada capture card untuk capture dari sumber analog cth dari TV, camera video analog atau dari pemain pita VHS. Dari segi quality yang mahal sudah tentu lebih baik…ini saya tak boleh nak nafikan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda serius dalam video editing …dan ingin edit video anda dengan cepat dan smooth saya sarankan guna video editing card. Ok di sini jangan salah faham antara video editing card dan graphic card. Video editing card sebenarnya membantu accelerate proses editing dan rendering tanpa terlalu membebankan cpu. Graphic card untuk pc display image ke monitor..even certain cases graphic juga membantu dalam editing terutama berkaitan dengan 3D rendering dan kalau kita edit video dalam high def. Antara editing yang popular cth dari Matrox, Canopus, Avid dan sebagainya. Mungkin ada yang akan tanya, perlu atau tak editing card ..bagi saya depend pada apa yang kita nak edit dan bagaimana complek nya video yang kita nak edit. Kalau setakat satu atau dua layer tanpa sebarang effect yang kompleks tak perlu editing card. Tapi kalau kita edit multiple layer dan setiap layer ada effect yang tersendiri dan kita ingin preview secara realtime memang perlu. Cth sekarang saya gunakan matrox editing card. Saya dah gunakan hampir 3 tahun yang lalu. Saya dapati memang banyak kelebihan gunakan editing card. Saya boleh render video yang ada effects dengan cepat dan adakalanya boleh preview secara real time di monitor atau di TV walaupun banyak effects dan banyak layer. Walaubagaimana pun ini bukan wajib cuma sabagai satu kelebihan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Software.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ni memang banyak sangat yang tanya mana yang bagus atau mana yang power. Bagi saya sudah nak cakap yang mana satu. Sebab benda ni bergantung pada apa yang kita nak edit, bagaimana hasil yang kita nak, bagaimana kita samada biasa atau tidak dengan satu-satu software dan bannyak sebab lagi. Tapi video editing software yang advance sudah tentu ada kelebihan tersendiri. Cth jangan bandingkan pinnacle Studio dengan Adobe premiere…memang tak sama. Tapi bagi saya kebanyakkan software untuk consumer sekarang cth Ulead Video Studio 11 sudah cukup untuk edit video dan dalam keadaan tertentu kalau kita bijak menggunakan segala fungsi yang ada dengan kreatif orang kan menyangka kita menggunakan software yang advance. Kalau kita guna software yang advance sekali pun kalau kita hanya buat basic editing hasil dia sama jugak. Kecuali kalau kita gunakan sepenuhnya segala fungsi yang ada secara kreatif dan optimum, kita akan dapat hasil yang lebih baik dari software consumer. Terus terang saya masih guna Pinnacle Studio 9 untuk kerja-kerja editing yang basic kecuali certain cases saya gunakan premiere atau Edius untuk edit video yang mana Pinnacle tidak dapat melakukannya. Yang penting bagi saya bagaimana kita edit dan kreativiti kita semasa edit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kebanyakkan software editing ada disertakan sekali encoder untuk convert video kita ke format yang lain cth VCD atau DVD . Kita juga boleh install standalone video encoder untuk convert video kita ke format yang dikehendaki. Kita kena faham buka semua encoder dibuat dengan quality yang sama. Oleh sebab itu jika perlu install software yang khusus untuk encode video kita dengan menggunakan software yang baik. Antara software yang memang saya recommend seperti Canopus Procoder atau Tsunami Mpeg Encoder. Gunakan sofware ini terutama kalau kita ingin convert video ke VCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak bermakna apa yang ada di dalam video editing software tak bagus cuma kalau kita mahukan hasil yang lebih baik dan pada quality yang optimum gunakan software yang saya nyatakan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan anda juga boleh install perisian untuk graphic cth Photoshop, Gimp, Paint.net, Paint Shop Paro dan sebagainya. Dalam keadaan tertentu graphic diperlukan cth untuk membuat title dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8299746417992169188?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8299746417992169188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8299746417992169188' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8299746417992169188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8299746417992169188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/02/hardware-dan-software-untuk-video.html' title='Hardware Dan Software Untuk Video Editing'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-4202831918716842407</id><published>2008-02-10T19:34:00.000+07:00</published><updated>2008-02-10T19:36:38.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MULTIMEDIA'/><title type='text'>PAL VS NTSC</title><content type='html'>Secara general NTSC atau PAL adalah satu system televisyen analog yang diguna pakai sekarang ni. Tak kira samada untuk siaran TV, dvd, vcd…&lt;br /&gt;Most of akan tanya….apasal ada dua system …kalau satu kan senang…Yap saya pun suka benda tu standard kalau pakai satu system….BTW benda ni ada pengaruh secara langsung dengan frekuansi eletrik untuk setiap negara. Macam US, Japan, canada, frekuasi elektrik pada 60hz. Manakala negara PAL cth malaysia, UK atau negara eropah yang lain frekuensi pada 50hz. So apa kaitan dengan TV…ok Kita tahu TV akan draw image pada screen melalui Cathode ray tube . So kekerapan atau frekuensi Cathode ray tube memancar image pada screen mesti sama dengan frekuasi elektrik supaya image dapat dimainkan tanpa flicker. So untuk Pal ditetapkan pada 25 fps dan NTSC pada 29.97 (or lebih kurang 30fps)….”ehhhhh kata tadi 50hz dengan 60hz …apasal 25 fps dengan 30fps plak…kan sepatutnta 50fps atau 60fps…” Sebenarnya TV memang draw image pada 50 fps / 60 fps …tapi kita kena ingat TV teknologi dah lama …pada masa tu teknologi untuk pancar true 50fps/60fps tak wujud jadi diorang create satu teknik yang dipanggil Interlace…yang mana setiap frame akan dicombine dari dua frame (yang dipanggil field). Setaip field mewakili separuh dari setaip satu frame pertama dan kedua. So semasa dipancar ke skrin field ini akan di scan secara beranti-ganti supaya bila di mainkan seolah-olah menjadi 50 fps / 60fps….itu secara general&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang mana dulu NTSC ke PAL…dalam kes ni NTSC dicipta terlebih dahulu..sekitar tahun 40′an manakala PAL dicipta pada awal tahun 60′an. Since Negara kita pernah dijajah oleh British…yang mana masa diorang membangun infrastruktur elektrik mereka menggunakan sistem elektri yang sama dengan negara Britain so…untuk TV kita menggunakan PAL kerana bersesuaian dengan sistem yang ada pada masa itu sehingga sekarang. Satu lagi PAL dicipta untuk mengatasi masalah frequensi yang berberbeza dikebanyakkan negara commonwealth, eropah dsbnya. Dsamping itu PAL dicipta untuk mengatasi beberapa kelemahan yang ada pada system NTSC…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana yang yang baik…actually dua-dua ada kelebihan dan kelemahan.&lt;br /&gt;Secara genaran untuk PAL menggunakan 625-line/50 Hz dan NTSC pada 525-line/60hz. So dari sini kita boleh nampak PAL lebih clear lebih detail kerana line lebih banyak dari NTSC. Mengenai frame rate PAL 25fps dan NTSC pada 29.97 atau 30fps.. Jadi di sini NTSC lebih baik kerana fps lebih banyak jadi kurang kesan flicker dibandingkan dengan PAL. Dari segi video bandwith PAL pada 5.0 MHz dan ntsc pada 4.2 MHz jadi sini kita boleh tengok PAL lebih cantik lebih sharp kerana more bandwitdh…dari segi color representation PAL pada 4.433618 MHz dan NTSC pada 3.579545 MHz so kita boleh tengok kat sini image dari PAL lebih colorful dari NTSC…so secara general PAL lebih baik dari NTSC. Cuma terdapat kekeliruan pada pandangan umum mengenai NTSC…kalau kita biasa tengok dalam DVD cetak rompak ada tulis “NTSC quality” yang kononnya NTSC gambar cantik…this totally wrong …diorang yang tulis perkataan ni sebenarnya tak tahu apa benda NTSC sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bab TV secara general..dalam bab video editing…NTSC terlalu banyak cerewek terutama dari segi tahap warna hitam (black level) dan tahap warna putih (white level)..untuk mematuhi standard broadcasting black / wthite level mesti disetkan dalam range yang dibenarkan oleh ntsc…kalau tak black tak jadi true black white tak jadi true white…satu lagi pasal fps since movie di wayang di rakam pada 24fps tetapi TV ntsc pada 30fps. Jadi untuk movie dimainkan di TV ntsc semasa proses telecine satu process dipanggil “inverse telecine mesti dilakukan supaya 24fps menjadi 27.97 fps dengan repeat cerain frame dan field supaya jadi 29.97 fps… Bagi PAL kerja lebih mudah since perbezaan antara 24 fps (wayang) dan 25fps (TV) hanya 1 frame. Untuk process telecine filem 24 fps ini di lajukan sebanyak 4 % . But in this case masa tanyangan di PAL lebih cepat sebanyak 1.042 kali jika dibandingkan dengan sebenar di wayang ..satu lagi pitch suara berubah akibat audio turut terlibat dalam process speed up, But masalah ini diatasi dengan membetulkan pitch suara secara elektronik atau digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok di negara PAL kita sebenarnya “lucky” sebab kebanyakkan TV PAL boleh main NTSC. Begitu juga dengan video/vcd/dvd player boleh main both format…But berbeza di USA yang menggunakan sistem NTSC majority TV dan DVD player hanya boleh main satu format sahaja iaitu NTSC…kalau kita bawak dvd PAL ke USA kemungkinan untuk tak boleh main memang besar sebab mungkinsalah satu atau kedua-dua TV dan DVD player tak support PAL…unless kalau dua-dua support PAL…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-4202831918716842407?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/4202831918716842407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=4202831918716842407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4202831918716842407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4202831918716842407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/02/pal-vs-ntsc.html' title='PAL VS NTSC'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-4607006230044491094</id><published>2008-01-29T19:14:00.000+07:00</published><updated>2008-01-29T19:16:28.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Agar Desain Tidak Itu-itu Saja</title><content type='html'>Meski dibutuhkan kebersamaan untuk saling berbenah antara desainer Web dengan penyedia teknologi atau software menjadi titik tolak kebangkitan desain Web, namun dalam perjalanannya sangat dibutuhkan pengetahuan teknis, kemampuan desain grafis, selain pemahaman arah dari desain web itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mencermati perkembangan dunia web, khususnya di Indonesia yang cenderung stagnasi, ada beberapa faktor yang wajib dipahami diantaranya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ide orsinil. &lt;br /&gt;Ini antara lain bisa dilihat dari segi klien, sebagai pemegang penuh atas situs yang akan dibikin oleh desainer Web tersebut. Ketika sebuah ide beradu dengan kepentingan, maka yang terjadi adalah bentuk kompromi-kompromi yang sebenarnya kalau tidak diberikan rambu-rambu akan menambah carut-marut desain Web Indonesia. Desainer Web tidak akan memunculkan ide-ide orisinilnya apabila campur tangan klien yang cukup dalam dan banyak dalam proses pengerjaannya. Walaupun klien punya hak penuh, namun memberikan kebebasan pada desainer Web berkreasi dengan imajinasinya akan sedikit banyak membantu khazanah yang akan menjadikan Web Indonesia menjadi terbaik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Piranti. &lt;br /&gt;Faktor lainnya terletak pada masalah piranti, yang dipisahkan antara piranti yang dipergunakan oleh desainer Web dan piranti yang dipergunakan oleh browser. Semakin banyak peranti yang dipahami dan digunalakan, maka bukan saja mempercantik tapi juga enak dijelajahi. Sedangkan yang berkaitan dengan browser harus menjadi perhatian pada desainer Web. Adanya perbedaan antara komputer PC dan Mac buatan Apple Computers mengakibatkan adanya perbedaan penampilan homepage baik dari segi warna, komposisi, hingga fungsi navigasi dan informasi homepage tersebut. Tak ayal, ketidaktepatan di dalam memilih browser, akan mengurangi fungsi situs tersebut. Misalnya, default font pada komputer PC berbeda dengan Apple Mac, termasuk dalam ukurannya. Dari sisi warna, komputer PC tampak super saturated sedangkan untuk Mac, warna tampil lebih washed out (http://www.glassdog.com/). Dan tidak ketinggalan juga pemahaman karakteristik browser, ada beberapa browser yang tidak mendukung penuh fungsi yang ada pada situs. Microsoft mempunyai JScript dan VBScript dan ActiveX yang tidak bisa dijalankan di Netscape. Atau contoh paling sial adalah situs yang mengharuskan adanya beberapa plug-in, seperti Flash Player atau Shockwave Player. Meski begitu, beberapa desainer Web yang tanggap telah mengatasinya dengan menambahkan baris pilihan untuk browser pengunjungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengguna. &lt;br /&gt;Faktor lainnya yang tidak kalah penting adalah pengguna. Faktor ini patut diperhatikan oleh desainer Web. Kita bedakan antara pengguna aktif dengan pengguna pasif. Seorang pengguna yang pasif akan menerima apa adanya kendala yang ada ketika sebuah situs ditayangkan sepanjang informasi yang diinginkan telah didapatkan. Akan lebih repot lagi apabila menghadapi pengguna aktif di mana mereka membutuhkan sesuatu yang bisa "dijual" dari kunjungannya, selain informasi yang biasa dibacanya. Desain dengan hanya mendasarkan warna-warna seragam akan dengan segera ditinggalkan oleh pengguna jenis ini. Mereka membutuhkan dukungan informasi dengan sistem navigasi serta "brain effect" yang cukup membangkitkan selera mereka tinggal berlama-lamaan menelusuri halaman demi halaman. Mampukah desainer Web memahami dinamika ini. Mestinya, desainer Web juga memahami karakteristik para penggunanya. Misalnya, pengguna wanita lebih sensitif terhadap warna dibanding dengan pria. Warna merah lebih popular untuk wanita dan warna biru ternyata lebih disukai oleh pengguna pria. Atau hal-hal yang lebih sepele, misalnya, segmentasi pemakai Internet di Indonesia(http://www.detikinet.com/database/survey-apjii/Prelaunch-internet%20survey/sld010.htm). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tren. &lt;br /&gt;Faktor penting lainnya adalah tren. Desainer Web sepatutnya mengikuti tren yang berlaku di masyarakat sekarang. Namun, dalam memperhatikan faktor ini tidak mendasarkan diri atas menggali lubang kubur bersama-sama. Inilah sebuah dunia yang tidak bisa memisahkan diri dengan lifestyle yang berkembang. Semua faktor ini seharusnya dapat diatasi dengan kerja sama yang lebih kuat di antara pengguna, penyedia jasa teknologi informasi dan para desainer Web itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Update. &lt;br /&gt;Faktor update juga ikut menentukan. Update inilah salah satu senjata desainer Web untuk senantiasa mengasah kemampuannya untuk lebih mempermanis situs yang telah dibuat sebelumnya. Sebenarnya ini adalah pedang bermata dua, di mana ketidaktepatan seorang desainer Web untuk melihat ini sebagai potensi mengasah kemampuan, maka akan selamanya update dianggap sebagai pembenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-4607006230044491094?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/4607006230044491094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=4607006230044491094' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4607006230044491094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4607006230044491094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/01/agar-desain-tidak-itu-itu-saja.html' title='Agar Desain Tidak Itu-itu Saja'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-716028492386483760</id><published>2008-01-26T21:15:00.000+07:00</published><updated>2008-01-26T21:19:32.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Menentukan Harga Proyek Desain</title><content type='html'>Dalam dunia desain (khususnya dunia webdesign) banyak sekali cara menentukan harga sebuah desain yang diterapkan oleh perusahaan jasa desain ataupun freelance desainer. Ada yang memberikan harga per-paket, ada yang berdasarkan jumlah halaman, ada yang menentukan flat-price, ada pula yang menetukan berdasarkan rate per-jam atau per-hari. &lt;br /&gt;Bagaimana sebuah kerja kreativitas dihargai? Sedemikian sulit-kah menentukan harga sebuah desain? Argumen apakah yang bisa diberikan seorang desainer dalam menentukan harga sebuah desain? Ini adalah masalah klasik dalam dunia desain, khususnya bagi para freelance desainer.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan Harga Penawaran&lt;br /&gt;Berdasarkan obrolan dengan sesama freelance desainer dan juga dari pengalaman, saya mencoba merumuskan bagaimana memberi harga pada sebuah hasil karya kreatif. Sebenarnya ini bukan rumus mutlak. Tapi paling tidak merupakan satu cara menentukan harga desain yang kira2 mungkin bisa diterapkan dan “cukup fair” yaitu dengan memakai formula:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP = HT – (d x HT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana: HT = [ R x W ] + K + M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP = Harga penawaran sebuah desain atau project desain&lt;br /&gt;HT = Harga total pekerjaan desain&lt;br /&gt;R = Rate per-hari atau per-jam dari seorang desainer dimana 1 hari = 8 jam kerja&lt;br /&gt;W = Estimasi waktu amanya pengerjaan desain/proyek&lt;br /&gt;K = Harga konsep desain&lt;br /&gt;M = Harga material desain.&lt;br /&gt;d = prosentase potongan harga (discount) yang diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya bilang “cukup fair”? Ini disebabkan karena dengan formula ini seorang desainer dituntut untuk bisa memberikan estimasi yang masuk akal dan cukup objektif akan hal2 seperti: seberapa objektif seorang desainer menilai skill desain dan pengalamannya, berapa lama sebuah pekerjaan bisa diselesaikan, berapa harga sebuah konsep desain atau perlu/tidaknya memberikan potongan harga kepada klien, dsb. Juga dikatakan "cukup fair" karena dengan menerapkan perhitungan ini, kedua belah pihak (desainer dan klien) diharapkan bisa melihat sisi objektif dari sebuah pekerjaan desain. Calon klien tidak merasa dibohongi dan di sisi lain desainer juga tidak merasa bekerja rodi. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan Variabel2 Formula.&lt;br /&gt;1. Rate (R)&lt;br /&gt;Rate adalah harga perhari atau perjam yang ditentukan pada kemampuan seorang desainer dalam mengerjakan pekerjaan2 desain. Besarnya bergantung pada skill yang dikuasai, pemahaman konsep desain, pengalaman, portfolio, kredibilitas klien yang pernah ditangani, dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya R bergantung pada pengalaman dan jam terbang seorang desainer. Sebagai contoh seorang desainer yang menguasai seabrek software desain mulai dari Photoshop sampai program 3D tercanggih, memiliki pemahaman konsep desain yang dibuktikan dengan portfolio yang ditunjukkan, pernah bekerja di perusahaan desain terkemuka, berpengalaman menangani klien2 “wah” seperti Nokia, BMW, dsb, bisa dikategorikan sebagai highly priced desainer dengan rate misalnya Rp. 2.000.000/hari. Sementara seorang lulusan sekolah desain yang baru memiliki 2-3 portfolio dari perusahaan2 kecil bisa dikategorikan sebagai pemula dengan rate sekitar Rp. 100.000/hari. Disini, seorang desainer dituntut untuk mampu mengestimasi “nilai jual” dirinya berdasarkan faktor2 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R bisa dihitung perhari ataupun perjam. Mengapa? Beberapa desainer menentukan rate/hari dengan alasan kemudahan perhitungan. Desainer lain menerapkan rate/jam dengan alasan agar lebih gampang menghitung waktu untuk revisi. Sebenarnya ini sama saja. Seperti disebutkan di atas, 1 hari = 8 jam. Sekarang kembali kepada sang desainer untuk menghitung lamanya pengerjaan sebuah proyek desain dalam hitungan hari (agar lebih sederhana) atau dalam hitungan jam agar lebih detail.&lt;br /&gt;Tetapi ada satu hal lain yang harus dipertimbangkan. Ada kalanya rate/jam sangat sulit diterima oleh klien di Indonesia. Di negara2 maju dimana pekerjaan desain sudah dihargai dengan baik, rate/jam mungkin bisa diterapkan dan diterima oleh calon klien. Ini karena profesi desainer sudah dianggap sejajarkan dengan pekerjaan jasa profesional lain seperti pengacara, dokter, dsb. Akan tetapi bila kita berbicara dalam ruang lingkup lokal, berdasarkan pengalaman saya, rate/jam sangat sulit untuk diterima oleh umumnya klien di Indonesia. Tapi bila seorang desainer merasa confident untuk menerapkan rate/jam untuk klien di Indonesia, well.. why not? ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Estimasi Lamanya Pengerjaan (W)&lt;br /&gt;Estimasi lamanya waktu pengerjaan adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah desain/proyek desain. Berkaitan dengan rate (R), waktu bisa dihitung dalam satuan hari ataupun jam. Sebagai gambaran, jumlah waktu pengerjaan 1 (satu) halaman HTML tanpa programming tentu akan berbeda dengan jumlah waktu pengerjaan 1 (satu) halaman website full-flash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan jumlah hari ini desainer dituntut untuk reasonable dalam arti tidak mengada-ada dan masuk diakal. Sebagai contoh mengerjakan sebuah halaman HTML simpel tentu tidak akan memakan waktu sampai 7 hari (56 jam), bukan? BIla desainer menetapkan variabel Rate (R) dalam satuan hari, variabel H tidak harus bulat, ia bisa bernilai 0.5 (setengah hari = 4 jam) hari atau 0.25 (seperempat hari = 2 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Harga Konsep Desain (K)&lt;br /&gt;Yang agak rumit mungkin menentukan harga konsep desain. Akan tetapi kita bisa mengira2 seberapa original dan brilyan-nya sebuah konsep desain. Disinilah seorang desainer dituntut untuk bisa menguraikan konsep desain yang ia tawarkan. Bukan hanya terbatas pada ide dan tampilan visual semata, tapi juga mencakup hal2 lain seperti ‘look and feel’, tata letak (lay-out) yang baik, flow navigasi dan penempatan menu sebuah website, sitemap, pemilihan tagline, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman desainer mengatakan bahwa ia juga menerapkan semacam perhitungan untuk menentukan harga K. Dalam kasus ini, harga K ditentukan dari berapa lama ia melakukan eksplorasi untuk mendapatkan ide dan menguraikannya menjadi sebuah konsep desain dengan kata lain K=Rk x Wk (rate desainer dikalikan jumlah waktu eksplorasi). Rumit? Mungkin terlihat rumit, tapi sekali lagi, di negara2 maju (kebetulan teman saya tersebut pernah bekerja di luar negeri dan baru kembali ke Indonesia), ini merupakan hal yang wajar dan bisa diterima oleh klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Prosentase Potongan Harga (d)&lt;br /&gt;Mungkin terkesan aneh bila diterapkan potongan harga untuk sebuah desain/proyek desain. Akan tetapi hal ini perlu dipertimbangkan bila seorang desainer menghadapi kasus dimana calon klien merupakan sebuah perusahaan besar dan menurut perkiraan memungkinkan terbentuknya long term relationship dan kontinuitas proyek. Dengan menerapkan discount, desainer bisa memberi alasan “proyek perkenalan” dimana sebagai awal long term relationship, sebuah desain yang bagus diberi harga yang relatif murah. Bila memang tidak mau, desainer bisa memberi harga 0 (nol) untuk variabel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Harga Material Desain (M)&lt;br /&gt;Harga material desain adalah total harga pengadaan material untuk pekerjaan desain yang mencakup harga session fotografi, pembelian stock image, pembelian lisensi additional software, fee copywriting. dan lain2&lt;br /&gt;Sekarang mari kita lihat variabel mana yang nilainya bersifat fleksibel dan variabel mana yang bernilai tetap. Harga W yang pasti nilainya bersifat fleksibel karena bergantung dari skala proyek desain yang dikerjakan. Harga M juga bersifat fleksibel karena bergantung dari harga pihak ketiga yang menyediakan material desain (copywriter, fotografer, harga stock image, dsb). Harga d juga bersifat fleksibel seperti telah diuraikan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga konsep (K) juga bersifat fleksibel. Masalahnya sekarang adalah cara menentukan harga tersebut. Seperti telah diuraikan di atas, ada beberapa desainer yang menetapkan nilai K dengan rumus K=Rk x Wk. Tapi ada juga desainer yang menetapkan nilai K tanpa menguraikannya seperti itu. K adalah sebuah nilai yang mencakup seluruh hal mulai dari eksplorasi, ide, konsep, dsb. Semata-mata karena pertimbangan kemudahan. Sebenarnya keduanya sama saja, itu hanyalah cara desainer untuk memberikan argumen yang tepat untuk harga sebuah kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan variabel R?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua fenomena menarik. Beberapa desainer (dan juga agensi desain) mematok harga R tetap dengan alasan bahwa harga tersebut adalah standar profesionalisme mereka. Desainer dengan harga R tinggi harus bisa bekerja dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan desainer dengan harga R yang lebih rendah untuk sebuah hasil yang kualitasnya sama. Artinya klien yang menyewa desainer dengan R tinggi akan diuntungkan dengan waktu pengerjaan (W) yang lebih singkat/cepat bila dibandingkan dengan mempekerjakan desainer dengan harga R yang lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain ada desainer yang lebih fleksibel dengan harga R yaitu dengan menentukan nilai R sesuai dengan kredibilitas ataupun skala perusahaan klien. Sebagai ilustrasi, desainer seperti ini memberikan nilai R yang tinggi kepada sebuah perusahaan multi-nasional yang memiliki aset milyaran dan memberi rate yang lebih rendah kepada perusahaan kecil berbudget rendah, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh berikut mungkin bisa lebih memperjelas:&lt;br /&gt;Seorang desainer level menengah memberikan rate perhari sebesar Rp. 700.000/hari sesuai dengan skill, portfolio, pemahaman konsep dan pengalamannya kepada firma-hukum mid-size untuk mengerjakan website company profile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur website akan diterapkan dalam halaman2 berbasis HTML dengan tambahan features animasi flash di frontpage-nya dan aplikasi backoffice untuk news update. Estimasi pengerjaannya adalah 10 hari. Tampilan visual, look and feel serta alur navigasi dari website yang akan dibuat sangat sesuai dengan corporate image dari firma-hukum tersebut yang dibuktikan dengan mock-up yang telah dibuat. Untuk itu si desainer memberikan harga Rp. 3.000.000. Stok foto dan text untuk website disediakan oleh client, sehingga harga material = 0 (nol). Desainer tersebut memutuskan memberikan discount sebesar 10% dari harga total dengan pertimbangan akan terjalin long term relationship dimana firma hukum tersebut nantinya mungkin juga akan membuat aplikasi intranet, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, harga penawaran adalah sebesar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (700.000 x 10) + 3.000.000 + 0= 10.000.000&lt;br /&gt;HP= 10.000.000 – (10% x 10.000.000)= 9.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, harga penawaran yang diajukan adalah sebesar Rp. 9.000.000. Bila ternyata calon klien melakukan bargaining, desainer bisa bertahan dengan memberikan argumen bahwa secara konsep, desain tersebut sangat cocok dengan corporate image perusahaan atau effort yang dikeluarkan untuk pengerjaan proyek memang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, calon klien akan bersikeras melakukan bargaining terhadap harga2 variabel2 tersebut. Disini, desainer bisa memperkecil harga penawaran dengan menurunkan harga rate per-hari menjadi Rp. 650.000 misalnya, sehingga manjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (650.000 x 10) + 3.000.000 + 0 = 9.500.000&lt;br /&gt;HP= 9.500.000 – (10% x 9.500.000) = 8.550.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau memperbesar prosentase discount menjadi 15%:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (700.000 x 10) + 3.000.000 + 0 = 10.000.000&lt;br /&gt;HP= = 10.000.000 – (15% x 10.000.000) = 8.500.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam contoh tersebut bisa dilihat bahwa sang desainer melakukan bargaining dengan menerapkan harga R yang fleksibel dengan tidak mengurangi waktu pengerjaan (W) berdasarkan pertimbangan2 tertentu misalnya load pekerjaan yang tinggi, dsb. Sementara desainer yang menetapkan fix rate R bargaining mungkin bisa dilakukan dengan memberikan discount atau mengurangi waktu kerja (W)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula tersebut saya rasa cukup general dan bisa dipakai untuk menentukan harga pekerjaan desain lainnya dan tidak terbatas hanya pekerjaan webdesign. Sebagai contoh misalnya adalah desain poster seperti Matrix Revolution di atas. Secara teknis pengerjaan poster tersebut mungkin bisa dikategorikan sebagai mudah dan dapat diselesaikan dalam 1 hari saja. Akan tetapi dengan client sekelas Warnerbros, desainer bisa menetapkan rate per-hari (R) yang cukup tinggi. Ditambah lagi dengan konsep desain yang original dan brilyan yang dilengkapi dengan tagline "Everything That Has a Beginning Has an End" mungkin variabel K bisa dihargai jutaan dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula tersebut saya rasa cukup general dan bisa dipakai untuk menentukan harga pekerjaan desain lainnya dan tidak terbatas hanya pekerjaan webdesign. Sebagai contoh misalnya adalah desain poster seperti Matrix Revolution di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teknis pengerjaan poster tersebut mungkin bisa dikategorikan sebagai mudah dan dapat diselesaikan dalam 1 hari saja. Akan tetapi dengan client sekelas Warnerbros, desainer bisa menetapkan rate per-hari (R) yang cukup tinggi. Ditambah lagi dengan konsep desain yang original dan brilyan yang dilengkapi dengan tagline "Everything That Has a Beginning Has an End" mungkin variabel K bisa dihargai jutaan dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas adalah dalam kasus programming atau actionscripting dilakukan oleh satu orang desainer yang sama. Namun formula ini juga bisa diterapkan untuk pekerjaan dimana programming atau flash actionscripting dilakukan oleh orang2 yangberbeda. Jadi bila sebuah desain website misalnya menyangkut juga pembuatan basis-data, programming dan actionscripting, harga penawaran adalah akumulasi dari harga yang diajukan tiap2 team member yang terlibat di dalam pekerjaan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula di atas bukanlah sebuah hal mutlak. Mungkin ada beragam cara penentuan harga desain yang lain. Ini hanyalah salah satu cara dan penerapannya juga kembali kepada desainer yang besangkutan. Satu hal yang pasti, formula ini juga tidak akan menjamin diperolehnya sebuah pekerjaan/proyek desain? :) Harus dibedakan disini antara menentukan harga desain dengan mendapatkan proyek desain. Deal akan sebuah pekerjaan desain bergantung dari banyak faktor lain seperti relasi, tipe client, budget, kualitas desain, dsb. Tidak ada jaminan bahwa dengan menerapkan formula ini sebuah proyek desain pasti akan diperoleh. Akan tetapi, minimal seorang desainer memiliki dasar untuk menentukan harga sebuah desain dan tidak hanya bisa bergumam sambil berkeringat dingin bila sang klien mempertanyakan dasar penentuan harga desain yang ia tawarkan. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-716028492386483760?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/716028492386483760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=716028492386483760' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/716028492386483760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/716028492386483760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/01/menentukan-harga-proyek-desain.html' title='Menentukan Harga Proyek Desain'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8155991334061717192</id><published>2008-01-20T23:09:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:12:12.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Memilih Format File</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memilih Format File yang Tepat untuk Image&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adobe Photoshop mendukung plugin yang dikembangkan oleh pihak ketiga, dengan cara menginstall filter plugin. Penempatan plugin tersebut adalah pada folder Adobe/Photoshop/Plugin/Filter…. ketika menginstal plugin yang dimaksud. Ada beberapa contoh plugin yaitu: Kai Power Tools, KPT Bryce, KPT Power Goo, Alienskin Eyecandy, Andromeda, Extensis Photoframe, KPT Convolver, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain mendukung plugin filter, Adobe Photoshop juga mendukung pertukaran dokumen dari program lain, diantaranya: Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Macromedia Firework, Adobe PageMaker, Adobe After Effect, Corel PhotoPaint, CorelDraw, 3D Studio Max, dan lain-lain. Teknik pertukaran dokumen tersebut dengan cara menyimpan format file yang sesuai dan dapat diterima oleh program-program tersebut di atas. Berikut ini penjelasan beberapa format file untuk menyimpan dokumen pada Photoshop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSD (Photoshop Document)&lt;br /&gt;Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BMP (Bitmap Image)&lt;br /&gt;Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.&lt;br /&gt;Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPS (Encapsuled Postcript)&lt;br /&gt;Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.&lt;br /&gt;Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.Â  Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)&lt;br /&gt;Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIF (Graphic Interchange Format)&lt;br /&gt;Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIF (Tagged Image Format File)&lt;br /&gt;Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PCX&lt;br /&gt;Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDF (Portable Document Format)&lt;br /&gt;Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PNG (Portable Network Graphic)&lt;br /&gt;Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PIC (Pict)&lt;br /&gt;Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TGA (Targa)&lt;br /&gt;Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untukÂ  menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IFF (Interchange File Format)&lt;br /&gt;Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SCT (Scitex Continous Tone)&lt;br /&gt;Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PXR (Pixar)&lt;br /&gt;Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAW&lt;br /&gt;Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DCS (Dekstop Color Separation)&lt;br /&gt;Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FORMAT KOMPRESI&lt;br /&gt;Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.&lt;br /&gt;Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RLE (Run Length Encoding)&lt;br /&gt;Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LZW (Lemple-Zif-Welf)&lt;br /&gt;Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JPG (Joint Photographic Experts Group)&lt;br /&gt;Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CCIT&lt;br /&gt;CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.&lt;br /&gt;Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Format file yan dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah&lt;br /&gt;      PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali&lt;br /&gt;      EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak&lt;br /&gt;      JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.&lt;br /&gt;      GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.&lt;br /&gt;      TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8155991334061717192?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8155991334061717192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8155991334061717192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8155991334061717192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8155991334061717192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2008/01/memilih-format-file.html' title='Memilih Format File'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5080087847769920033</id><published>2007-12-30T21:16:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T01:54:29.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Tips Menghadapi Klien</title><content type='html'>Ada diantara rekan-rekan desainer Web yang mengeluh ketika harus langsung berhadapan dengan klien, bagaimana tidak, ketika Ia sudah selesai mendesain sebuah situs Web, sang klien tiba-tiba minta mengganti desainnya dikarenakan kurang sesuai dengan keinginan klien.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Klien adalah konsumen yang membuat seorang desainer Web senang karena akan mendapat pekerjaan (dan uang tentunya), terkadang membuat kesal setengah mati karena permintaan mereka yang selalu berubah-ubah. Mengesalkan memang, bila kita berhadapan dengan tipikal klien yang sulit untuk diajak kerjasama, namun ada beberapa kiat untuk mengatasi klien sekaligus memotivasi kita agar dapat bekerja dan melayani klien sebaik mungkin.&lt;br /&gt;Tanyakan Apa Keinginannya&lt;br /&gt;Sebelum kita mulai membuat desain situs, lebih baik kita menanyakan terlebih dahulu bagaimana gambaran tampilan sebuah situs yang ingin klien Anda dapatkan. Anda bisa menanyakan warna dasar atau gaya desain (futuristik, elegan dan lain-lain) yang diinginkan klien. Tidak ada salahnya Anda juga menanyakan URL yang paling dia sukai beserta alasannya, kenapa klien menyukai situs tersebut, tentunya masih dalam konteks tampilan visual situs tersebut. Jawaban-jawaban yang Anda peroleh dapat menjadi bahan pertimbangan Anda dalam mendesain situs yang klien minta. Akan lebih baik bila Anda membuat semacam formulir isian yang berisikan mengenai informasi desain yang klien inginkan. Formulir ini akan membantu Anda dalam membuat desain yang sesuai dengan permintaan klien.&lt;br /&gt;Klien adalah raja, Anda menjadi pelayan dan penasihat&lt;br /&gt;Betul, pepatah lama mengatakan Pembeli (Klien) adalah raja. Tapi Seorang raja tidak akan dapat memerintah dengan baik bila tidak mendapatkan bantuan pemikiran dari sang penasihat. Andalah penasihat itu, berikanlah saran-saran dan alternatif lain bila permintaan yang klien minta memang menyalahi aturan (tidak umum). Misalnya, klien ingin membuat situs yang terkesan elegan namun dengan warna dasar ungu terang dan teks berwarna kuning, sampaikan pendapat Anda mengenai permintaannya itu, sampaikan pula masukan dan saran-saran warna alternatif lain supaya situs yang dibuat terkesan elegan.&lt;br /&gt;Berikanlah Beberapa Alternatif Desain&lt;br /&gt;Setelah Anda mengetahui keinginan klien, buatlah beberapa desain yang sesuai dengan keinginan klien, membuat 2 atau 3 alternatif tampilan lebih baik dari pada satu tampilan. Pada desain alternatif yang Anda buat, anda dapat menambahkan modifikasi-modifikasi yang akan membuat desain alternatif berbeda satu sama lain. Setelah selesai, perlihatkan pada klien dan biarkan ia memilih desain yang sesuai dengan seleranya. Ceritakanlah pendapat Anda mengenai masing-masing desain, misalnya dari segi navigasi, tata letak, kombinasi warna, dan lain-lain. Hal ini dapat membantu klien dalam mengambil keputusan untuk memilih salah satu desain yang Anda buat.&lt;br /&gt;Sikapilah dengan bijak perubahan yang ia inginkan&lt;br /&gt;Setelah desain siap di publish, tanyakan kembali apakah tampilan yang telah Anda buat sudah tetap atau apakah klien ingin mengadakan perubahan. Sikapilah dengan bijak dan sabar akan perubahan-perubahan yang ingin klien lakukan terhadap desain yang telah Anda buat. Siasati setiap perubahan yang klien inginkan agar tampilan tidak kacau, malah sebaliknya, buat perubahan tersebut supaya tampilan menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;Tepati Tenggat Waktu Pembuatan&lt;br /&gt;Tenggat waktu telah disepakati sebelumnya. Maka kewajiban Anda adalah menyelesaikan desain tepat pada batas waktu yang disepakati. Hal ini akan memberikan kesan bahwa Anda serius dalam mengerjakan pesanan yang klien minta kepada Anda.&lt;br /&gt;Berikanlah Garansi&lt;br /&gt;Setelah desain situs selesai dibuat, katakan kepada klien Anda bahwa ia masih dapat merevisi tampilan sampai dengan jangka waktu yang Anda tentukan atau disepakati bersama klien. Bila deal dengan klien tertuang dalam sebuah surat perjanjian, cantumkan poin garansi dan tenggat waktu garansi dari desain yang telah dibuat.&lt;br /&gt;Bila Anda melayani klien dengan baik dan mereka sangat terkesan dengan pekerjaan Anda, maka percayalah, proyek desain selanjutnya akan jatuh ketangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5080087847769920033?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5080087847769920033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5080087847769920033' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5080087847769920033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5080087847769920033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/tips-menghadapi-klien.html' title='Tips Menghadapi Klien'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-7619078166131710567</id><published>2007-12-21T21:19:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T01:55:32.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL'/><title type='text'>Teknik Visual dalam Iklan Televisi</title><content type='html'>1. Spokesperson&lt;br /&gt;Seseorang didepan kamera langsung membawa iklan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Testimonial&lt;br /&gt;Seseorang yang dikenal/public figure memberi kesaksian/jaminan suatu produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Demonstration&lt;br /&gt;Manfaat produk dijelaskan detail ( sabun cuci)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4. Close Up&lt;br /&gt;Close up Indomie yang telah dimasak dan masih terlihat kepulan asap untuk segera disantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Story Line&lt;br /&gt;Mirip teknik membuat film pendek/ komik strip . Kronologis sebuah produk dgn gaya tutur iklan mirip sepenggal film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Direct Product Comparison&lt;br /&gt;Perbandingan dua produk langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Humor&lt;br /&gt;Gaya ini disukai copywriter tapi beresiko kalau penggarapan humor kelewatan ----- citra/image produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Slice of Life&lt;br /&gt;Penggalan dari adegan sehari-hari bisa di kantor,rumah,mal .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Customer Interview&lt;br /&gt;Gaya reporter (Datang di lokasi wawancara ttg produk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Vignettes atau Situations&lt;br /&gt;Iklan dengan sejumlah orang sedang menikmati produk(makanan,minuman,permen) dengan tambahan suasana yang mendukung mis. Adegan minum , musik , dan gerakan slow motion pd waktu minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Animation&lt;br /&gt;Animasi kartun .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Stop Motion&lt;br /&gt;Iklan muncul tiba-tiba stop motion terus gerak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Rotoscope&lt;br /&gt;Gabungan Animasi dgn gambaran nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Combination&lt;br /&gt;Gabungan dua atau tiga teknik diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-7619078166131710567?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/7619078166131710567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=7619078166131710567' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7619078166131710567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7619078166131710567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/teknik-visual-dalam-iklan-televisi.html' title='Teknik Visual dalam Iklan Televisi'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-7179693371745103081</id><published>2007-12-21T21:17:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T00:39:36.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WEB DESAIN'/><title type='text'>Memperkecil ukuran Situs Flash</title><content type='html'>Banyak yang mengeluh situs Full Flash-nya lambat. Berikut ini tips trik bagi pemula yang paling sering melakukan kesalahan berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan menggunakan banyak gambar bitmap atau foto. Dan juga banyak yang mengira kalau telah mengimpor file dengan ukuran besar, kemudian gambar foto diperkecil di Flash, maka ukuran akan ikut mengecil. Pendapat ini sama sekali salah. Jadi sebelum mengimpor gambar di flash, sesuaikan dulu ukuran besar fotonya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan menggunakan banyak warna gradasi secara berlebihan baik itu di foto atau di Flash sendiri. Karena dapat memperlambat prosesor komputer dan menambah ukuran file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sesering mungkin gunakan gambar vektor (yang dibuat di Flash) dan gunakan symbol. Karena symbol dapat mengurangi ukuran file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hindari penggunaan teknik animasi Tween:Shape karena dapat menambah ukuran file. Gunakan teknik animasi Tween:Motion yang menggunakan symbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Begitu juga dengan mengimpor suara, harus dikecilkan dulu sesuai dengan kebutuhan. Dan gunakan kompresi MP3 (8 Bit). Kamu bisa klik kanan pada file suara di Library untuk mengatur kompresi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Salah satu alternatif juga untuk mengurangi ukuran file adalah dengan mempelajari Actionscript&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-7179693371745103081?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/7179693371745103081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=7179693371745103081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7179693371745103081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7179693371745103081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/memperkecil-ukuran-situs-flash.html' title='Memperkecil ukuran Situs Flash'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-4171982990168317691</id><published>2007-12-21T21:14:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T01:57:33.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>Komunikasi Dan Pancingan Visual</title><content type='html'>Kembali ke halaman muka site anda, yang merupakan bagian site yang paling penting untuk mengkomunikasikan pada pengunjung apa yang ditawarkan dalam layanan anda. Apa yang akan mereka temukan, serta kemudahan apa yang menyebabkan mereka harus tinggal lebih lama dari lima detik di site anda.&lt;br /&gt;Belakangan ini dengan semakin menjamurnya jumlah site, perhatian orang dapat terbentang paling lama dalam jangka waktu sepuluh detik saja. Kadang otak seseorang menjadi sangat malas dan membutuhkan bantuan untuk men-stimuli tangan menggerakkan mouse menjalajahi suatu site. Anda dapat menjadi sangat jelas bagi para newcomer menawarkan isi site anda, dan tunjukkan sesuatu untuk tetap mempertahankan interest terhadap navigasi site dan menggenggam perhatian mereka.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Misalnya anda memutuskan untuk membuat sebuah site toko penjualan merchendise klub sepak bola Manchester United. Apa yang dapat menarik perhatian anda ke site tersebut ? tentu saja sebuah icon David Beckham dengan anggunnya mengenakan jersey MU yang elegan dan tulisan "Gratis sebuah Kostum Original David Beckham setiap bulannya". "Welcome to Manchester United's Pit" atau bagaimana bila "Get to Meet David Beckham" dan sebuah quote "We can beat anybody, remember We're the Treble Winners" dibawahnya. Anda ingin pengunjung merasakan berada di sebuah tanah ManUtd, dan hal yang selanjutnya yang ingin mereka dapatkan adalah Gratis-Gratis-dan Gratis...dalam satu jangkauan klik mouse. Oleh karenanya atraksi visual selanjutnya adalah navigasi anda yang efektif membagi button menarik untuk di klik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung akan bergerak kepada informasi tentang apa yang akan anda tawarkan atau daftar produk anda. Secara efektif anda akan menuntun pengunjung tanpa disadarinya menjalajahi site anda dan bahkan berniat untuk berkunjung sekali lagi karena site anda sering diperbaharui secara daily basis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikon&lt;br /&gt;Ikon sangat mudah menarik perhatian pengunjung serta mengajak mereka untuk tetap membaca isi site. Apabila anda merasa judul kepala kurang menarik, coba perkuat dengan sebuah image.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan Iklan&lt;br /&gt;Penataan iklan yang terkadang berlebihan menyebabkan pengunjung merasa terganggu oleh keberadaan mereka, sehingga bukannya mengklik iklan tersebut (yang mendatangkan keuntungan tentu saja untuk anda) mereka malah keluar dari site kita. Namun iklan bahkan bisa kita gunakan untuk menarik perhatian pengunjung. Iklan kecil dan berwarna sebagai pengganti tulisan Yahoo! adalah contoh menarik pada website Yahoo! kecil dan fast loading namun sangat menarik perhatian. Visibilitas navigasi juga dapat ditingkatkan dengan penggunaan iklan kecil. Image ini dapat ditempatkan di daerah mana saja untuk menjaga pengunjung tetap di Hot Area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda selayaknya menjaga surfers senang, fokus, dan tertarik. Orang cenderung tidak membaca berton-ton tulisan, mereka membaca sesuai keinginan mereka, hanya jika sesuatu menyalakan pikiran mereka. Suatu fakta bahwa orang cenderung melihat gambar yang representatif yakni gambar senyum David Beckham yang akan membuat hidup mereka komplit. Oleh karena itu pastikan anda memberikan apa yang mereka inginkan, karena begitu kebutuhan mereka terpenuhi mereka takkan segan membaca kelanjutan dari senyum David Beckham secara teks base. Apabila anda dapat secara berkelanjutan menyajikan isi yang berkualitas anda sudah unggul selangkah dalam persaingan bisnis internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips: Batasi penggunaan button terutama dari segi warna dan ukuran, karena itu akan menarik perhatian pengunjung pada button tersebut bukan kepada apa yang ada di baliknya. Navigasikan sesuai keinginan pengunjung serta ketertarikan untuk tetap mengklik. Jangan paksa pengunjung, seperti yang banyak digunakan site-site yang menawarkan seks dan software illegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Navigasi&lt;br /&gt;Ada berbagai jenis navigasi untuk anda pakai pada sebuah site. Memilih yang paling tepat perlu anda perhatikan. Dengan sebuah navigasi sederhana, simple, menarik, menyenangkan, beranimasi, fun dan lain-lain. Tetapi yang penting adalah menggunakan navigasi yang benar untuk jenis website yang anda kembangkan. Sebuah perusahaan multimedia mengembangangkan sebuah sistem navigasi bagi site-nya dengan sangat interaktif dengan animasi pada setiap elemennya serta suara yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Navigasi yang sangat sesuai dengan image yang mereka tawarkan yakni sebuah perusahaan multi media dengan ekspresi hi-tech mutakhir, mengkomunikasikan bagaimana interaktivitas terwujudkan melalui media mereka. tetapi bagaimana jika yang anda tawarkan adalah sebuah site tentang mesin pemotong jagung dengan pasar anda adalah petani yang mungkin baru saja bersentuhan dengan internet semasa hidupnya, seberapa menarik kiranya rollover bagi mereka ? Ide utama apa yang anda tawarkan bagi meraka para petani itu untuk tetap berada di site anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa keinginan untuk tetap bernavigasi adalah yang hendak kita capai. Memasang gambar indah tanpa guna hanya akan mengemudikan pengunjung keluar dari isi yang kita hendak jaga. Sederhana saja yang petani itu inginkan adalah jenis dan kemampuan mesin pemotong rumput tersebut serta harga dan kemudahan yang mereka peroleh dari produk anda. Gunakan ikon seperlunya, yang bahkan tak perlu tulisan untuk mengenalinya, seperti gambar telpon untuk sebuah telephone, atau suryakanta, untuk mencari sesuatu, dll. Semakin besar site yang anda kelola maka sebaiknya semakin kecil ukuran dan gambar yang anda tempatkan karena semakin lambat loading sebuah halaman semakin besar potensi perginya calon kostumer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah site yang berkualitas lebih mementingkan 'isi' dari pada ‘desain’, kata kunci bagi navigasi sebuah site besar adalah cepat, mudah, dan nyaman. Dapatkan masukan dari temen, nenek, bahkan kucing anda, sebab masukan dari mereka cenderung lebih obyektif dan baik sebab pengunjung seperti merekalah yang akan mengunjungi site anda, bukan anda. Pertahankan sebuah sistem navigasi yang berulang dan tidak berubah setaip pindahan halamannya,bayangkan sebuah navigasi yang kadang di kanan kadang di kiri dan kadang di atas, mengerikan bukan? Bila link anda tempatkan di tempat yang sama di keseluruhan site user akan dengan mudah mengidentifikasikan kemana harus menggerakkan mouse meraka saat hendak terus membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda merancang hal sesimple ini bagi seorang klien dan mereka tidak menyetujui, coba jelaskan pada mereka akan hal yang telah kita bahas di atas. Atau terserah anda :) sebab web telah penuh oleh site dengan navigasi buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber : www. dana-studio.tripod.com (Indra Darmawan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-4171982990168317691?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/4171982990168317691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=4171982990168317691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4171982990168317691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4171982990168317691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/komunikasi-dan-pancingan-visual.html' title='Komunikasi Dan Pancingan Visual'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-7418370543789952539</id><published>2007-12-21T21:07:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T00:50:31.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MULTIMEDIA'/><title type='text'>Menghasilkan VCD Yang Baik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana menghasilkan VCD yang baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya ada menerima beberapa email / telefon dari dari peminat video editing bagaimana untuk menghasilkan VCD yang baik. Dalam perkara ini sebenarnya saya telah postkan teknik dan tips untuk manghasilkan VCD di dalam putera.com/tanya versi terdahulu. Malangnya apabila putera.com beralih ke versi terbaru article mengenai VCD tidak wujud lagi. Walaubagaimana pun saya akan cuba menerangkan sekali lagi untuk dikongsi bersama semua peminat video editing. Sebelum itu anda boleh membaca apakah di kata VCD di dalam artikel Apa itu VCD&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Semasa proses capturing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh capture video anda pada resolusi/bitrate yang tertinggi yang dapat dicapture oleh capturecard anda. Dalam hal ini saya mencadangkan capture dalam format mpeg 2 pada resolusi 720×576 (DVD format)dan pada bitrate sekitar 5 hingga 8 mbps atau yang lebih dari itu. Ini amat perlu kerana VCD adalah di dalam format video yang dikatogerikan dalam low resolution video format. JAdi jika anda convert ke VCD dari format video yang beresolusi lebih tinggi maka mpeg1 (VCD) anda lebih baik. Kalau boleh elakkan direct capture video anda terus ke format VCD walaupun capture card anda mampu melakukannya. Ini kerana kebanyakkan capturecard katogeri pengguna tidak mampu menghasilkan VCD yang baik jika direct capture ke format VCD melainkan jika anda menggunakan “high end” capture card terutama dari canopus, matrox dsbnya. Jika anda capture video anda dari sumber digital (MiniDV/digital 8 dsbnya) kekal capture dalam format ini. Ini bagi memastikan kualiti VCD pada tahap maksimum semasa conversion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda capture dari sumber analog gunakan cable S-Video (S-VHS) dari kamera anda ke capture card jika kamera dan capturecard anda mempunyai option ini. Ini kerana gambar yang dicapture dengan menggunakan cable S-video lebih baik dan warna lebih tepat jika dibandingkan dengan capture menggunakan cable composite (RCA cable - selalunya berwarna kuning).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S-Video (S-VHS) cable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sering terjadi ramai yang beranggapan bahawa VCD adalah dalam mpeg 1 maka mereka terus capture ke Mpeg1. Apa yang kita perlu kita ketahui bahawa mpeg 1 mempunyai beberapa variasi seperti bitrate, resolusi dan sebagainya. Untuk menghasikan mpeg 1 VCD kita mesti mematuhi standard (whitebook) atu VCD compliance. Untuk VCD mpeg 1 telah ditetapkan bagi memastikan keseragaman dan keserasian pada semua pemain VCD / DVD. Jika tidak pemain VCD/DVD tidak dapat mengenal mpeg 1 tersebut adalah VCD. Seperkara lagi kebanyakkan video encoder akan meng”encode” semula mpeg 1 anda ke mpeg 1 vcd. JAdi gambar akan menjadi lebih buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Semasa proses editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh kekalkan format video semasa anda capture dalam proses editing. Ini penting kerana mungkin terdapat beberapa bahagian di dalam video mungkin ditambah kesan khas seperti transition, Picture-in-Picture dan sebagainya. Jika anda menggunakan format video berolusi rendah bahagian yang terdapat kesan khas akan di re-render semula. Ini akan menjejaskan kualiti gambar di bahagian tersebut jika anda convert ke VCD. Format video beresolusi tinggi juga penting bagi bagi memastikan final output contohnya VCD, dapat dihasilkan dengan baik iaitu tidak/kurang berpetak, lebih tajam dan jelas. Namun ia juga bergantung pada sumber asal sesuatu format video.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semasa proses encoding/conversion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua katogeri perisian untuk covert ke video pilihan anda. Pertama di panggil “standalone” video converter/encoder dan kedua video editing software yang terbina video encoder/converter, Contoh standalone video encoder/convertor yang popular seperti Tsnamami Mpeg Encoder, MainConcept, Panasonic Mpeg 1 Encoder dan banyak lagi (refer di internet). Biasanya encoder ini mampu encode ke format video yang popular seperti VCD,DVD dsbnya. Video editing software yang popular adalah seperti Pinnacle Studio. Ulead Video studio, Vegas, Adobe pemiere Final Cut Pro (untuk MAc) dan banyak lagi. Di dalam perisian-persian ini selalunya terdapat encoder yang membolehkan anda encode ke format video kegemaran anda. Dalam hal ini anda perlu ketahui bukan semua video encoder adalah sama dari segi quality gambar video yang di encode. Begitu juga dengan perisian video editing. Video editing software yang baik tidak semestinya mempunyai encoder yang baik. Sebagai contoh adobe premiere, ia merupakan video edting yang baik tetapi apabila convert ke VCD gambarnya agak berpetak sedikit jika dibandingkan dengan Tsunami Mpeg Encoder dan tidak begitu menyokong sepenuhnya apabila kita edit selain dari format avi seperti mpeg 1 atau mpeg 2. Begitu juga dengan “standalone” video converter/encoder tidak semua menghasilkan quality yang sama. Sebagai contoh Maincocept Encoder. Ia adalah “standalone” video converter/encoder yang popular tetapi jika dibandingkan dengan Canopus Procoder dan Tsunami Mpeg Encoder quality video yang dihasilkan (terutama VCD), Main Concept Encoder tidak dapat menandingi Canopus Procoder dan Tsunami Mpeg Encoder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri Mpeg1 untuk VCD compliance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolusi: 352×288 (Pal - Eropah,Asia kecuali Jepun), 352×240 (NTSC - US,Jepun, Amerika selatan)&lt;br /&gt;Bitrate: 1150kbps (1.15mbps) pada pad bitrate yang tetap (Constant Bitrate - CBR)&lt;br /&gt;Frame Rate: 25 frame per second (fps) untuk PAL dan 29.97 fps yntuk NTSC&lt;br /&gt;Audio format: Mpeg1 pada 224Kbps @ 44.1 kHz&lt;br /&gt;Scanning mode: de-interlaced (progressive scan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anda tidak perlu risau kerana kebanyakkan video encoder menyediakan setting khusus (template) untuk convert ke format tertentu tanpa perlu membuat setting secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian: Anda boleh configure bahagian tertentu dalam sestengah video encoder seperti, sharpness, brightness dan sebagainya dengan menggunakan “filter” tertentu seperti yang terdapat didalam Tsunami Mpeg encoder atau di dalam perisian Video editing anda tetapi jangan ubah spesifikasi khas VCD. Ini kerana spesifikasi ini telah ditetapkan untuk VCD. Jika anda mengubah spesifikasi ini ini kemungkinan besar VCD anda tidak dapat dibaca oleh VCD/DVD player atau video encoder akan meng”encode” semula mpeg 1 anda ke VCD compliance. Jika format asal video anda dalam PAL kekalkan PAL semasa encode ke VCD begitu juga dengan format NTSC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya bagaimana cara terbaik untuk menghasilkan VCD yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya anda beberapa teknik. Jika sumber asal anda dalam format DV (avi) anda haruslah mengekalkan format ini semasa capture, semasa editing dan semasa anda membuat pre -final output. Pre-final output bermaksud anda mengekalkan format asal selepas melakukan editing. Contoh anda akan savekan hasil kerja editing anda kembali ke format DV (Avi). Selepas itu baru barulah anda encode semula ke format VCD dengan menggunakan “standalone” video converter/encoder. Contoh standalone video encoder/convertor yang popular seperti Tsnamami Mpeg Encoder, MainConcept, Panasonic Mpeg 1 Encoder dan sebagainya. Teknik ini selalu menghasilkan VCD yang terbaik. Namun teknik ini agak memakan masa kerana anda perlu save avi (DV) sekali lagi ke format DV. Ia juga memakan ruang hardisk yang besar. Kedua masa juga di ambil untuk convert ke VCD. Cara ini hanya praktikal jika anda savekan semula ke format DV avi. Jika anda menggunakan format mpeg2 dan sebagainya, anda perlu setkan di video editor anda ke setting sepertimana anda setkan semasa capturing. Jadi semasa anda membuat Pre-final output video editor hanya akan render mana-mana bahagian yang mengalami perubahan. Ini dipanggil “smart rendering”. Jika tidak video encoder pada video editor akan re-render mpeg2 anda mengikut apa yang ada di dalam template. Namun begitu tidak semua video editor yang mempunyai ciri-ciri sedemikian dan tidak semua “standalone” video converter/encoder menyokong mpeg2 semasa encoding. Sebagai contoh Tsunami Mpeg Encode versi 2.5 hanya menyokong format DV (avi) untuk encode ke VCD. Anda perlu menambah mpeg2 plugin pada software ini untuk membolehkan Mpeg2 dienconde ke VCD. Kecuali versi terbaru Tsunami Xpress 3.00 yang berkeupayaan mengencode VCD dalam format mpeg 2 dan lain-lain format.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua dengan cara mengencodekan video anda selepas anda membuat editing di dalam video editor sendiri. Cara ini lebih di sukai kerana anda boleh terus format ke VCD dengan menggunakan encoder yang tersedia ada pada video editor tersebut. Ini menjimatkan masa dan menjimat ruang hardisk. Namun hasilnya tidak sama seperti VCD dengan menggunkan cara di atas kerana seperti yang saya katakan tadi tidak semua video editor merupakan video encoder yang baik. Namun terdapat beberapa video editor yang boleh dikatakan baik seperti Pinnacle Studio, Ulead Media Studio Pro yang mana dapat menghasilkan VCD yang baik walaupun tidak sebaik menggunakan cara pertama tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Convert secara terus semasa capturing dengan menggunakan video capturecard. Cara ini paling cepat dan paling mudah. Ia seolah -olah seperti anda merakam rancangan TV ke pita video. Namun cara terdapat kekurangan kerana kebanyakkan capture untuk pengguna biasa kualiti yang dihasilkan tidak begitu baik terutama jika capture ke format VCD. Kualiti juga banyak bergantung pada sumber asal. jika anda capture dari sumber seperti VHS hasil lebih buruk jika dibandingkan jika anda capture dari sumber DV misalnya. Namun terdapat capturecard yang baik untuk direct conversion tetapi selalunya mahal dan tidak sesuai untuk pengguna biasa yang hanya menjalankan aktiviti video editing secara hobi dan bermusim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam hal ini saya mencadangkan gunakan cara kedua jika anda ingin mengencode video anda ke VCd sekiranya anda kekurangan masa dan tidak mempunyai ruang hard disk yang besar. Untuk mengasilkan VCD lebih baik atau anda seorang yang particular soal qualiti gunakan cara pertama jika anda mempunyai banyak masa dan mempunyai ruang harddisk yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesifikasi asas dalam video editing (Pengguna PC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan Windows NT, 2000, XP ini kerana OS ini menyokong sistem fail NTFS dan lebih stabil berbanding Windows 95,98, ME yang hanya menyokong sistem fail FAT32 dan kurang stabil. Dari pengalaman saya jika anda formatkan h/disk anda ke FAT32 sebarang fail lebih daripada 4 gigabyte akan dipecah-pecahka kepada beberapa fail yang berasingan. Sebagai contoh jika anda capture / savekan fail video yang besar contoh 6 gigabyte, maka akan terhasil dua fail video yang berasingan, satu 4 gigs dan satu lagi 2gigs. Ini amat tidak sesuai jika anda capture dalam format DV yang mana failnya memakan ruang sebanyak lebih kurang 13 gigs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harddisk yang besar. Hardisk yang besar amat perlu kerana video editing memakan ruang yang banyak terutama jika dicapture / encode dalam format format DV. Jika perlu buat pembahagian (partiton) terhadap h/disk anda, pertama untuk OS dan program dan partition yang kedua untuk video fail. Dan terbaik gunakan h/disk yang bersingan secara fizikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memori yang mencukupi. Walapun anda yang beranggapan memory sebanyak 256MB sudah mencukupi tetapi jika boleh gunakan memory sebanyak 512MB ke atas untuk menjamin kelancaran proses editing dan encoding .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan pc yang mempunyai kuasa pemprosesan yang baik. Cadangan saya gunakan dari P4 1.7 ke atas bagi menjamin kestabilan dan masa encoding yang lebih pantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menentukan masa mpeg 1 VCD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh kerana VCD hanya mampu disimpan selama lebih kurang 1 jam 10 minit Kadang kala kita terpaksa mengira-ngira berapa saiz mpeg 1 yang sesuai untuk dimuatkan di dalam satu CD. Oleh kerana bitrate VCD pada kadar tetap maka dengan mudah kita dapat mencongak berapakah saiz atau masa yang paling sesuai untuk dimasukkan ke dalam satu CD. Secara umumnya saiz 600 mb mpeg1 VCD adalah lebih kurang 60 minit panjangnya sesuatu VCD . Jadi jika 700MB masa mainan sesuatu VCD adalah lebih kurang 1 jam 10 minit. Tetapi paling selamat jadikan panjang masa permainan VCD anda lebih kurang 1 jam 5 minit atau lebih kurang 650 MB. Sebenarnya anda boleh burn VCD anda hingga ke 1 Jam 20 minit seperti yang pernah saya lakukan dengan menggunakan teknik “overburned” iaitu melebihi tahap yang dibenarkan tetapi pada penghujung masa VCD anda itu akan menjadi tersangkut-sangkut atau tersekat-sekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips untuk ” burn VCD”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita selalu dapati kebanyakkan CD-writer di pasaran sekarang mempunyai kelajuan sehingga 52x. Namun apakah perlu kita menggunakan kelajuan yang maksima untuk menghasilkan VCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk VCD atau juga Audio CD kelajuan yang terlalu tinggi akan menyebabkan beberapa masalah seperti tersangkut-sangkut atau tersekat-sekat atau kelihatan berpetak di bahagian tertentu pada VCD yang kita hasilkan. Jadi bagaimana cara menentukan kelajuan paling sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walupun cara teknik pengiraan ini adalah teknik yang umum namun anda boleh mencuba untuk menghasilkan VCD yang di “burn” tanpa masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan kelajuan CD-writer anda 48x dan CD-R anda 52x. Jadi kita ambil 48+52 = 100. Jadi purata kelajuan adalah 50x. Jadikan separuh dari purata kelajuan ini. Maka 50/2=25. Jadi kelajuan 25X adalah maksimum untuk anda burnkan VCD / CD Audio tanpa sebarang masalah. Namun jika anda masih ragu gunakan angka yang lebih rendah dari nilai tersebut iaitu di antara 4X hingga 16X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencuba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-7418370543789952539?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/7418370543789952539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=7418370543789952539' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7418370543789952539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7418370543789952539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/menghasilkan-vcd-yang-baik.html' title='Menghasilkan VCD Yang Baik'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-4010646265591688967</id><published>2007-12-13T12:30:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T01:59:14.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIPS DAN TRIK'/><title type='text'>Trik  Photoshop</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menyulap Foto Pemandangan Jadi Lukisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda suka lukisan pemandangan tetapi tidak bisa melukis, ada sebuah cara untuk membuat karya lukis sendiri. Hasilnya merupakan benar-benar asli ciptaan Anda, tanpa menjiplak atau mengkopi.&lt;br /&gt;Selain itu lukisan ini dapat dibuat tanpa perlu berlepotan cat-cat dan tanpa memegang kuas. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjepretkan kamera untuk mendapatkan foto pemandangan dan gunakan bantuan Adobe Photoshop. Berikut ini adalah cara pembuatannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pilih dan buka gambar&lt;br /&gt;Sebelum memulai, siapkanlah foto yang akan Anda jadikan lukisan. Anda dapat langsung menggunakan koleksi foto, atau men-download dari Internet. Foto dengan objek pemandangan alam terbuka merupakan foto terbaik yang bisa dijadikan sebagai lukisan. Sedangkan foto dengan objek lain seperti misalnya foto manusia, kurang bisa menghasilkan lukisan dengan baik dengan teknik ini. Setelah foto tersedia, bukalah menggunakan Photoshop. Foto Anda akan terbuka dalam jenis background.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Gandakan gambar&lt;br /&gt;Setelah foto terbuka, gandakanlah foto Anda ini dengan melakukan drag dan drop foto Anda yang asli menuju ikon create a new layer &lt; &gt; yang ada pada bagian bawah tab Layer. Sesaat kemudian akan terbentuk duplikasi gambar yang letaknya ada diatas gambar aslinya. Gambar hasil gandaan Anda tadi akan langsung menjadi berjenis Layer, sehingga Anda dapat melakukan modifikasi lebih lanjut dan fleksibel lagi. Tujuan digandakan layer ini adalah untuk menutupi gambar aslinya dengan gambar yang akan dimodifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Beri efek Find Edges&lt;br /&gt;Setelah gambar terduplikasi, klik thumbnail layer baru hasil duplikasi tadi pada tab Layer. Setelah itu berikan efek Find Edges. Caranya, klik menu Filter | Stylize | Find Edges. Efek Find Edges ini akan melakukan pencarian garis batas tepi semua objek yang ada di dalam foto. Kemudian semua warna dihilangkan dan hanya tepian tersebut yang ditandai dengan garis-garis hitam. Jika ada bagian foto atau objek yang tidak memiliki atau tidak diakhiri dengan garis tepi yang jelas, maka otomatis akan menjadi area putih saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Atur Blending mode&lt;br /&gt;Setelah Anda mendapatkan efek Fine Edges pada layer yang baru tersebut, aturlah opsi Blending mode dari layer ini menjadi Multiply. Caranya, klik dropdown menu pengaturan Blending mode yang ada pada tab Layers di sebelah dropdown menu Opacity, biasanya terisi dengan opsi Normal. Setelah diklik, pilih opsi Multiply di dalamnya, maka gambar Anda akan tampak seperti ditambahkan dan disatukan dengan gambar asli di bawahnya. Dengan efek ini saja Anda sudah mendapatkan foto sudah tampak seperti lukisan pemandangan dengan jenis lukisan cat minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Beri efek Pensil warna&lt;br /&gt;Untuk memainkan nuansa-nuansa pada lukisan Anda, Anda bisa memberikan beberapa efek tambahan. Untuk membuat lukisan Anda menjadi sebuah lukisan yang dibuat dengan menggunakan pensil warna, Anda dapat memberikan efek Colored pencil pada layer yang paling atas tadi. Caranya, kliklah menu Filter | Artistic | Colored pencil… Aturlah parameter-parameter yang ada di dalam efek ini sesuai dengan keinginan dan selera Anda. Setelah selesai, klik OK, maka lukisan pensil warna sudah bisa Anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Beri efek kanvas&lt;br /&gt;Untuk menciptakan nuansa lukisan diatas kanvas pada foto Anda, berikanlah efek kanvas di atasnya. Caranya, masih pada layer yang paling atas, klik menu Filter | Texture | Texturizer. Setelah window opsinya terbuka, pilih opsi Canvas pada pengaturan Texture. Setelah itu atur parameter scaling menjadi lebih besar dari 100 % dan relief menjadi 8. Anda dapat juga mengatur arah datangnya cahaya pada kanvas tersebut. Bereksperimenlah dengan opsi-opsi ini. Setelah selesai klik OK, maka Anda sudah mendapatkan foto Anda dilukis di atas kanvas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Simpan menjadi skin&lt;br /&gt;Lukisan siap dinikmati. Setelah semuanya selesai, Anda sudah bisa mendapatkan tiga jenis lukisan ciptaan sendiri dengan cara relatif mudah, tanpa biaya, tanpa berkotorkotor terkena cat, dan tanpa harus bisa melukis pula. Yang perlu Anda perhatikan dalam pembuatan lukisan ini adalah pemilihan foto pemandangan yang cocok untuk teknik ini. Foto pemandangan alam terbuka dengan pohon dan gunung mungkin adalah yang paling cocok dibuat dengan teknik ini. Pilihlah koleksi foto Anda yang sesuai dengan kriteria ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-4010646265591688967?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/4010646265591688967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=4010646265591688967' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4010646265591688967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/4010646265591688967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/trik-photoshop.html' title='Trik  Photoshop'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-6599982580797966899</id><published>2007-12-13T12:18:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T00:55:37.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MULTIMEDIA'/><title type='text'>Editing Video</title><content type='html'>Edit Video dari DVD CAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama dulu saya ada menulis article mengenai DVD cam.. bagaimana nak edit dan sebagainya. Dalam artikel tersebut saya ada menyebut gunakan Tsunami mpeg editor untuk convert ac3 ke mpeg2 audio format supaya bila kita edit suara akan keluar bersama video. Salah satu masalah yang sering saya terima dari pengguna DVD cam ialah bila edit suara tak keluar. Ini kerana DVD cam menggunakan ac3 (dolby digital) format untuk audio. Jika kita edit dalam video editing software kemungkinan hanya gambar sahaja yang keluar tetapi audio tidak dapat didengar. Ini berpunca sesetengah editing software tidak support ac3 format masa editing. Kedua pc kita tak ada ac3 codec jadi audio dari dvd cam tidak dapat di decode.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi kali ini saya cuba terangkan bagaimana nak edit video dari DVD cam menggunakan keadah yang paling senang dan lebih user friendly dari apa yang pernah saya terang dulu. Ini kerana dua tahun yang lepas DVD cam masih baru tak banyak software yang support ac3..Jadi untuk edit video dalam editing software memang masalah. Tetapi sekarang saya dapati ada beberapa software yang boleh edit .vob file dari dvd cam terus dari dalam editing software.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara yang anda harus lakukan sebelum edit video dari video cam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Finalizekan DVD anda. Finalize bermaksud dvd disk tersebut dijadikan dvd-video disk yang mana boleh dimainkan dimana-mana dvd player. Finalize juga diperlukan jika anda ingin akses video tersebut di pc. Ramai yang hairan kenapa dvd disk bila dibuka tidak ada file..ini berpunca dari dvd tersebut masih belum difinalize. Terdapat dua jenis finalize dalam DVD cam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Finalize dalam VR mode -dalam mode ini dvd tersebut tidak boleh dimainkan di dvd player biasa. Ada juga dvdplayer yang support dvd disk yang difinalizekan dalam VR mode, jadi dvd-disk dalam mode ini boleh dimainkan di player tersebut. VR mode juga bertujuan untuk kita akses video file dari dvd-disk tersebut jika tak difinalize kita akan dapati dvd disk tersebut kosong tiada sebarang file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.Finalize kan DVD-video mode. Dalam mode ini dvd-disk tadi akan di jadikan DVD-video compliance disk. Jadi dvd-disk dalam mode ni boleh dimainkan di semua dvd player dan di pc dan kita boleh akses dan lihat sebarang file yang ada di dalam dvd-disk tersebut. Cuma masalahnya dalam dalam mode ini Kita jadi keliru yang mana saya file yang nak dipilih. Ini kerana bila di finalizekan di dalam DVD-video mode terdapat dua folder pertama AUDIO_TS dan kedua VIDEO_TS. Di dalam Video_TS terdapat beberapa file seperti. BUP , IFO dan .VOB. Jadi pengguna keliru yang mana satu video file. Dan yang menjadi masalah juga di dalan dvd video jika file video tersebut melebhi 1 gig cth 3 gig ia kan dipecahkan ke tiga bahagian cth : vts_01_01.vob, vts_01_02.vob dan vts_01_03.vob. Ini mengeliru pengguna. Sebenarnya ketiga-tiga file ini adalah mpeg2 file iaitu video file cuma ia dipercahkan menjadi beberapa bahagian sekiranya file tersebut lebih dari 1 gig.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi di antara dua mode ini saya sangat menggalakkan guna VR mode semasa finalize. Ada beberapa advantage menggunakan mode ini. Pertama kita boleh tengok thumbnail video semasa kita open dvd-disk tersebut di pc. Setiap thumbnail displit berdasarkan bila kita tekan record da pause button pada dvd cam. Ini memudahkan kita memilih masa satu clip yang ingin diedit atau bila kita edit tak perlu kita splitkan video tersebut di dalam video editing software. Tidak seperti dalam DVD-video mode ia telah menjadi satu file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transfer video ke pc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note: Cara ini berdasarkan dvd cam jenis Sony yang ada pada saya. Jadi saya tak dapat nak pastikan cara jika anda menggunakan camera dvd cam dari jenama yang lain. Tetapi saya rasa lebih kurang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Finalizekan dvd anda dalam VR mode di camera dvd cam anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masukkan dvd-disk ke dvd-drive. DVD cam menggunakan 8cm diameter dvd disk atau lebih dikenali sebagai mini DVD disk. Letak dvd tadi diruangan yang sesuai di tray dvd drive anda. JIka dvd disk tersebut di finalizekan dalam VR mode. kita boleh tengok ada beberapa Thumbnail video clip. Buat satu folder dan tranferkan semua clip ke pc dengan dragkan ke folder yang kita telah buat tadi. Saya sangat menggalakan kita copy video clip tadi ke pc kerana kalau direct access dari dvd disk slow teruma bila kita buat buat fast forward semasa editing. Kadang-kadang pc boleh hang kerana DVD drive akan ambil masa untuk akses ke sesetengah bahagian di dalam dvd-disk.. jadi copy semua clip tersebut ke dalam pc sebelum buat editing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik salah satu clip yang kita tranferkan kan ke pc. Jika kita boleh lihat video terebut bermakna tak ada masalah untuk kita edit video tersebut di dalam perisian video editing. Saya juga menggalakan install software seperti Cyberlink power DVD atau mana-mana dvd player software. Ini membolehkan video dalam format mpeg2 dimainkan sebab bila install dvd player software codec untuk mpeg2 diinstall sekali. Windows XP secara default tidak ada mpeg2 dvd codec.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit video&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok ini penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menggalakan guna tiga perisian ini untuk edit video dari dvd cam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Ulead Video Studio 11 - Software ini boleh direct edit video dalam DVD-video mode atau akses video dalam format .vob dan juga boleh terima video jika kita finalize dalam VR mode. Kedua software ini juga support ac3 (Dolby digital). Jadi masalah gambar sahaja yang keluar dan suara tidak keluar tidak berlaku lagi. Ketiga very user friendly dan banyak effects yang boleh mencantikkan lagi video anda..Ke empat kita boleh terus burn ke DVD sebagai dvd video dan create menu tanpa menggunakan mana-mana authoring software secara berasingan. Dan juga boleh terus burn ke VCD jika mahu. Software ini juga support format AVCHD yang terdapat pada sestengah dvd cam atau hardisk cam. Jadi saya sangat galakan gunakan software ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Womble Video Wizard DVD. - Juga support .vob file dan mpeg dvd file dan support ac3 (dolby digital) audio format. Ia juga boleh burn ke DVD disk dan create dvd menu. Cuma tidak sebanyak function seperti Ulead. Cuma kelebihan software ini edit didalam mpeg samada mpeg1 atau mpeg2 sangat cepat dan kita boleh srubbing video di timeline dengan smooth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cyberlink power director&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika anda ada masalah untuk edit video dari dvd cam, cuba ikut cara saya terangkan di atas. Perlu diingatkan edit dalam mpeg dvd file mungkin slow sedikit jika dibanding kalau edit dalam format avi dv yang digunakan di dalam miniDV cam.. Tapi cara ini adalah yang paling mudah dan paling sesuai untuk mereka yang tak mahu memikirkan dari segi technical dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencuba dan semoga dapat membantu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by http://gcloud.com )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-6599982580797966899?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/6599982580797966899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=6599982580797966899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/6599982580797966899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/6599982580797966899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/editing-video.html' title='Editing Video'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8037438451254071372</id><published>2007-12-13T12:14:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:15:07.114+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARSITEKTUR'/><title type='text'>Modern Minimalis</title><content type='html'>Modern Minimalis, Garis Lurus yang Indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: Jamaludin Wiartakusumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pendekatan desain terhadap mebel dan interior, yang relatif bertahan hingga kini, populer dengan sebutan minimalis. Gagasan ini sebenarnya telah dirintis sejak akhir abad ke-19, antara lain terlihat pada gerakan estetik De Stijl di Belanda dan sekolah Bauhaus, Jerman, pada tahun 1920-an.&lt;br /&gt;Desain minimalis yang kemudian bergerak ke berbagai cabang desain ini adalah kelanjutan dari gerakan seni minimal (minimal arts). Minimalis berhubungan dengan jumlah sedikit, yang dalam estetika modern berarti cukup. Istilah minimalis dipakai untuk menggambarkan gerakan modern yang ditandai dengan penolakan terhadap ornamen dalam desain sehingga memunculkan bentuk dan struktur yang sepenuhnya elemental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di sini perabot hanya dibuat sesuai dengan bentuk dan strukturnya, tanpa tambahan ukiran yang tak memiliki aspek guna langsung. Material diolah dengan jujur, sebaik mungkin, dan dibuat dengan teknik yang baik sehingga mampu memenuhi kebutuhan pemakainya dari segi kegunaan semata. Sebuah desain yang bersih dan fungsional. Minimalis identik atau bahkan disebut sebagai roh dari desain modern.&lt;br /&gt;Minimalis tak hanya ditemukan pada zaman modern. Berbagai kebudayaan tradisional dunia memiliki tradisi menciptakan benda fungsional dengan bentuk dan tingkat kerumitan sederhana, tetapi kualitasnya tinggi. Bentuknya pun indah karena tercipta dari upaya memenuhi fungsi.&lt;br /&gt;Oleh karena manusia modern lebih mengedepankan kelurusan akal budi, terwujudlah garis-garis lurus pada desain modern. Desain mebel pun dibuat sesederhana mungkin, sejauh bisa memenuhi kebutuhan optimal manusia modern.&lt;br /&gt;Dalam mebel modern yang berkarakter dan berbentuk minimalis, segala ornamen hiasan menjadi benda ”haram”. Bahkan beberapa elemen tambahan, yang sebelumnya dianggap fungsional, dicari-cara agar dapat ditiadakan dengan mengganti dari bagian struktur atau bentuk.&lt;br /&gt;Misalnya, laci dibuka dan ditutup dengan ditarik dan didorong lewat sesuatu yang kecil, tetapi memungkinkannya dioperasikan. Pegangan pintu lemari atau laci dibuat dalam berbagai bentuk dan warna, selain karena fungsi untuk membuka-tutup daun pintu atau laci, juga menjadi satu-satunya hiasan perabot modern. Orang juga membuat lekukan pada sisi bagian depan atas/bawah laci agar pegangan dapat dihilangkan dan laci jadi ”bersih”.&lt;br /&gt;Ketika hiasan dihilangkan sama sekali, lalu apa elemen estetis mebel minimalis? Para perintis desain modern mengajak orang mengapresiasi sesuatu yang dihadirkan oleh karakter permukaan material secara jujur, apa adanya.&lt;br /&gt;Desain yang bersih hiasan memberi keleluasaan visual sekaligus spasial. Material (alam) yang dipakai sebagai bahan baku mebel memiliki kualitas estetika sendiri, tanpa perlu diberi ukiran yang malah menghilangkan ”jati diri” materialnya.&lt;br /&gt;Keindahan dititipkan pada bentuk sederhana, permukaan material apa adanya, didukung komposisi estetik yang diterapkan pada desain tersebut. Serat kayu yang meliuk-liuk di permukaan diolah agar muncul menjadi kekayaan visual.&lt;br /&gt;Oleh karena kayu berserat indah relatif mahal, sedangkan desain yang baik menghendaki material berkualitas, maka kayu dibuat dalam bentuk lembaran setebal 1 milimeter (veneer) dan ditempelkan pada permukaan kayu lapis pembentuk struktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segi empat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kata modern sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti sekarang, kini. Istilah ini dipakai untuk membedakan waktu sekarang dengan periode sebelumnya. Ini juga untuk menandai sesuatu yang baru, termasuk semangatnya, dan tentu saja berkonotasi lebih baik daripada zaman sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah desain modern menunjuk pada pendekatan terhadap desain abad ke-20 dan seterusnya. Desain yang dibuat sejak abad itu mempunyai ciri yang berbeda sama sekali dengan desain sebelumnya. Desain modern ingin meninggalkan semua ciri pada desain masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau desain masa lalu meriah dengan segala hiasan, dekorasi, atau ornamen, maka dalam desain modern semua hiasan itu dianggap ilegal. Dari segi bentuk, desain modern yang rasional menitipkan gagasan pada garis yang lurus-lurus saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon penganut desain modern terbagi dalam dua ”sekte”. Pertama, mereka yang percaya desain dapat dibuat dalam bentuk segi empat atau kotak dengan konstruksi penggabungan dari beberapa garis lurus. Ini bahkan berlaku untuk mebel yang berhubungan atau dipakai langsung tubuh manusia, seperti kursi. Kedua, dipelopori keturunan Viking yang percaya bentuk alam itu melengkung-lengkung. Tak ada sudut di alam ini. Maka, kursi dibuat dengan garis organis seperti pada manusia, melengkung seksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mebel modern masa kini tak hanya mengandalkan bentuk sederhana, tetapi juga lebih menekankan pada kemampuan teknologi dalam produksi, terutama meminimalkan kuantitas material dengan memaksimalkan bentuk yang dapat dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesatnya teknologi material dalam bidang plastik dan turunannya, seperti fibreglass/resin, fibreglass-reinforce poliester, polypropylene, thermoplastic, dan harga akhir yang rasional, maka dia menjadi materi yang digemari desainer dan konsumen mebel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kursi, misalnya, tak hanya dikembangkan desainer semata karena industri material, tetapi juga adanya pasar yang terbuka, seperti merebaknya kafe yang umumnya didesain dengan pendekatan langgam mutakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sifat plastik yang plastis memungkinkan aspek kenyamanan ergonomis dapat dicapai tanpa bantuan busa. Dengan penghargaan pada alam dan kelestarian lingkungan, di Skandinavia—sejak tahun 1950-an— mebel berbentuk organis dibuat dari kayu lapis tipis yang dilengkungkan dengan manis. Sementara untuk sofa dan kursi tamu, bentuk yang mendekati kotak tetap dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lemari dan meja, bentuk empat persegi panjang atau kotak dipakai dalam desain mebel karena dianggap paling mudah dikenali. Dari perabotan di dapur (seperti meja dan rak piring) sampai meja teh di ruang tamu, didominasi bentuk empat persegi panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan mesin dan industri amat mendukung sehingga muncul istilah kemasan modern (package modern), yakni mebel yang dapat dibongkar pasang (knockdown) dengan bahan kayu lapis atau particle board, dan permukaan plastik melamik meniru kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interior modern dengan pendekatan tropis atau resor memilih material kayu yang bersih ornamen dengan penyelesaian warna gelap, seperti cokelat, salak, kopi, atau mahoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interior yang dilengkapi mebel modern minimalis menciptakan suasana lega, lapang. Ruang yang terbatas menjadi nyaman karena obyek visual minim. Mata juga tak diganggu dengan bentuk dan detail yang rumit. Konon, ruang bergaya minimalis dapat menjadi terapi jiwa bagi penghuninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jamaludin Wiartakusumah Pengajar Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Nasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8037438451254071372?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8037438451254071372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8037438451254071372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8037438451254071372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8037438451254071372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/modern-minimalis.html' title='Modern Minimalis'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-2207374713404990938</id><published>2007-12-13T12:11:00.001+07:00</published><updated>2008-01-20T23:17:11.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARSITEKTUR'/><title type='text'>PERCANTIK RUMAH</title><content type='html'>Percantik Rumah dengan Dinding Bertekstur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Menciptakan suasana nyaman berestetika tidakharus menggunakan perabot atau elemen dekoratif. Hanya dengan mendesain dindingyang sengaja mengekspos teksturnya, ruangan pun tetap terlihat indah.&lt;br /&gt;Ukuran yang serbaterbatas agaknya menjadi faktorpenting bagi para desainer interior dalam menata ruangan agar setiap bagianruangan tetap fungsional. Untuk memberi kesan berbeda, desain dinding sengajadibuat seunik mungkin. Salah satunya melalui ekspose tekstur pada bagiandindingnya. Memadukan unsur kesederhanaan dan modern tampaknya merupakan salahsatu pilihan dalam mendesain dinding.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konsep penataan elemen keras yang merupakanperpaduan antara budaya modern dan tradisional sejatinya dapat diwujudkan dalamdesain dinding bertekstur. Menariknya, ekspose dinding dengan ragam teksturnyajustru fleksibel ditempatkan di beberapa ruangan dalam sebuah hunian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa area seperti ruang tamu, ruang keluargadan ruang makan hanyalah contoh ruangan yang dapat mengaplikasikan dindingjenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana tekstur dinding yang tepat untuksetiap ruangan? Lola N Madjid, arsitek dan desainer interior senior dari WiradiConsultant, menyatakan bahwa penggunaan tekstur untuk bangunan merupakanterobosan baru untuk menghadirkan ruangan agar tetap lebih bernuansa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, melalui penataan yang tepat,tekstur pada dinding mampu memberikan sentuhan artistik bagi sebuah bangunan."Kesan artistik yang terpancar dari dinding bertekstur dapat menambah ruanganterasa lebih hidup," papar Lola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekstur pada dinding biasanya dapat dibedakan menjaditekstur halus atau soft texture dan teksturkasar (hard texture). Aplikasi teksturhalus lebih banyak diwujudkan pada beberapa ruangan yang sebagian besarmerupakan ruangan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ruangan tersebut antara lain ruang tiduratau ruang baca. Perwujudan dari tekstur ini umumnya berupa aplikasi wallpaper pada beberapa bagian dinding.Berbeda dengan tekstur halus, ekspose dinding bertekstur kasar justru memilikikaidah yang berbeda dalam penempatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekstur dinding jenis ini biasanya memang lebihbanyak ditempatkan di luar ruangan atau eksterior. Namun, bukan berarti eksposetekstur keras tidak dapat ditempatkan di area dalam atau interior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui penataan dan penempatan yang bersinergi,ruangan tetap dapat terkesan atraktif. Untuk mendapatkan kesan atraktif,penggunaan dinding bertekstur keras bisa dilakukan melalui ekspose dindingkamprot di beberapa bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan atraktif biasanya sengaja ditampilkandengan mengontraskan dinding kamprot dengan bagian dinding lain yang lebihhalus.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(hasis purwanto/Sindo/ang&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-2207374713404990938?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/2207374713404990938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=2207374713404990938' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/2207374713404990938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/2207374713404990938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/percantik-rumah.html' title='PERCANTIK RUMAH'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-3858830522195941957</id><published>2007-12-12T10:30:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:18:42.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>why designers can’t think</title><content type='html'>Program pendidikan desain grafis di Amerika dapat di bagi kedalam dua kategori besar: process schools dan portfolio schools. Sekolah proses menekankan pada bentuk, artinya pemecahan masalah visual yang disetir oleh bentuk. Latihan-latihan awalnya sederhana: menggambar huruf, menerjemahkan bentuk-bentuk tiga dimensi ke citra dua dimensi yang berkualitas kontras ideal, dan dasar fotografi still-life. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tingkat pertengahan, latihan-latihan formal tersebut dikombinasikan dengan berbagai cara: padukan gambar flute dengan gambar huruf N, padukan huruf N dengan foto sepatu ballet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap akhir kombinasi-kombinasi di atas dijelmakan jadi “sebuah karya” desain grafis: Huruf N ditambah gambar flute ditambah foto sepatu ballet ditambah huruf judul Univers 42pt, maka sim salabim, jadilah sebuah poster untuk Rudolf Nureyev. Maka ketika desainer alumni dari situ dapat proyek mendesain, misalnya poster pameran karya Thomas Edison, maka dia akan cenderung untuk berbalik ke cara: padukan huruf E, dengan gambar camera, foto bohlam, dll, dicampur jadi satu. Begitulah urat pikir sekolah proses, yang akarnya menancap di Kunstgewerbeshule di Basel Swiss. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah portfolio, gaya pemecahan masalahnya ‘conceptual’, tapi bias mengarah pada penggunaan citra-citra yang cantik, mudah diingat dan memasyarakat. Sekolah portfolio menekankan pada hasil, bukan proses, bagaimana mempersenjatai siswa dengan portfolio keren sebagai karcis untuk dapat proyek atau diterima kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para pendukung portfolio school, metode desain process school itu sok tinggi, tertutup, rahasia, dan tidak membumi. Menurut para pendukung process school, metode portfolio school berselera rendah, murahan dan tidak asli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya alumni-alumni dari kedua sistem sekolah tersebut sama lakunya. Perusahaan logo menyenangi alumni sekolah proses, buat di suruh bikin logo manual yang super tebal. Perusahaan packaging menyenangi lulusan portfolio school, buat di suruh bikin comprehensive desain yang super cantik, dan bikin ratusan alternatif desain yang stylish untuk menyenangkan client yang bingung memilih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah, kedua jenis program ini sama saja: yaitu mementingkan bagaimana tampang atau penampilan desain grafis, bukan pada permaknaannya. Dalam hal permaknaan, process school membual dengan kalimat-kalimat seputar “semiotics”. Sedangkan portfolio schools membual dengan “conceptual problem solving”. Namun pada dasarnya semua kalimat tersebut melayang di awang-awang budaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir pada semua program pendidikan, bisa jadi siswa belajar desain grafis tanpa sedikit pun pernah mendalami perihal seni murni, sastra dunia, sains, sejarah, politik atau disiplin-disiplin lain yang semuanya mengikat kita di dalam budaya sehari-hari. &lt;br /&gt;Memangnya kenapa? Apa perlunya desainer grafis berhubungan dengan semua urusan tadi? Toh perusahaan-perusahaan mencari desainer grafis terlatih, bukan perlu penulis atau pengamat budaya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya kekurangan tersebut tidak terasa, memang para lulusan baru tidak perlu lebih tahu mengenai perekonomian ketimbang tukang servis tv, yang penting asal mereka punya skill teknis, that’s it, cukup. Namun setelah lima atau sepuluh tahun berkiprah, bagaimana bisa seorang desainer merancang annual report tanpa sedikit pengetahuan tentang ekonomi? Bagaimana dia bisa merancang buku bila tidak tertarik dengan dunia sastra? Bagaimana dia bisa merancang logo untuk sebuah perusahaan high-tech tanpa pernah mengenal dunia sains? Ternyata mereka bisa dan tetap laku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa desainer mengisi ompong pendidikan itu belajar sendiri, banyaknya sih mengarang. Namun rata-rata karya desain masa kini, dibuat oleh para desainer yang tetap setia merancang dengan cara sebagaimana ajaran sekolah dulu: mendesain sebagai upacara pemujaan di atas altar visual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya perintis desain grafis dari jaman empat puluhan dan lima puluhan, masih dan akan terus mempesona. Sedangkan karya-karya di era berikutnya terlihat semakin cepat kuno dan asing. Rupanya walau tanpa melalui program pendidikan spesial, para perintis desain grafis menjadi utuh intelektualitasnya, karena itulah tuntutan jamannya. Karya-karya mereka memperoleh nyawa dari hakekat kebudayaan mereka kala itu. &lt;br /&gt;Di sisi lain, sistem pendidikan modern, pada hakekatnya bebas dari nilai: setiap masalah desain dapat dipecahkan dengan solusi visual yang berdiri terpisah dengan kaitan budaya mana pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus: dengan enak dan langsung saja (dibayar mahal lagi) desainer masa kini terima proyek untuk meng-upgrade sebuah logo classic dari suatu merek soft drink, dibikin up to date, tanpa mengindahkan makna logo tersebut dalam kaitan budaya di jamannya. Renovasi total, gak kepikir sedikit pun untuk mengatakan tidak. &lt;br /&gt;Para klien bukanlah desainer lain, mereka gak mengerti, namun mereka harus diberi solusi grafis komunikasi yang benar-benar memiliki gaung, bukan sekedar pengulangan. Kita mesti memberi mereka ‘bahasa’, suatu cara penyampaian, bukan sekedar gambar cantik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, hasrat para pendidik desain sepertinya mengarah ke teknologi, buta komputer ditakuti bakal jadi kendala bagi lulusan. Sebenarnya, masalahnya bukan di situ, ada kebutaan lain yang lebih luas. Jika para pendidik tidak menemukan cara untuk membuka wawasan siswa dalam dunia budaya penuh makna, maka para alumni akan terus bicara dengan bahasa yang hanya bisa dimengerti oleh teman sekelasnya. Dan pada akhirnya para desainer, semakin hari dan semakin hari, hanya bisa berkomunikasi dengan diri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Disarikan dari: Michael Beirut, American Center for Design Journal, vol. 3 issue 2, 1988.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-3858830522195941957?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/3858830522195941957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=3858830522195941957' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3858830522195941957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3858830522195941957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/why-designers-cant-think.html' title='why designers can’t think'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-481180618306710203</id><published>2007-12-08T09:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:20:19.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>Komunikasi Visual</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komunikasi Dan Pancingan Visual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke halaman muka site anda, yang merupakan bagian site yang paling penting untuk mengkomunikasikan pada pengunjung apa yang ditawarkan dalam layanan anda. Apa yang akan mereka temukan, serta kemudahan apa yang menyebabkan mereka harus tinggal lebih lama dari lima detik di site anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini dengan semakin menjamurnya jumlah site, perhatian orang dapat terbentang paling lama dalam jangka waktu sepuluh detik saja. Kadang otak seseorang menjadi sangat malas dan membutuhkan bantuan untuk men-stimuli tangan menggerakkan mouse menjalajahi suatu site. Anda dapat menjadi sangat jelas bagi para newcomer menawarkan isi site anda, dan tunjukkan sesuatu untuk tetap mempertahankan interest terhadap navigasi site dan menggenggam perhatian mereka. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Misalnya anda memutuskan untuk membuat sebuah site toko penjualan merchendise klub sepak bola Manchester United. Apa yang dapat menarik perhatian anda ke site tersebut ? tentu saja sebuah icon David Beckham dengan anggunnya mengenakan jersey MU yang elegan dan tulisan "Gratis sebuah Kostum Original David Beckham setiap bulannya". "Welcome to Manchester United's Pit" atau bagaimana bila "Get to Meet David Beckham" dan sebuah quote "We can beat anybody, remember We're the Treble Winners" dibawahnya. Anda ingin pengunjung merasakan berada di sebuah tanah ManUtd, dan hal yang selanjutnya yang ingin mereka dapatkan adalah Gratis-Gratis-dan Gratis...dalam satu jangkauan klik mouse. Oleh karenanya atraksi visual selanjutnya adalah navigasi anda yang efektif membagi button menarik untuk di klik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung akan bergerak kepada informasi tentang apa yang akan anda tawarkan atau daftar produk anda. Secara efektif anda akan menuntun pengunjung tanpa disadarinya menjalajahi site anda dan bahkan berniat untuk berkunjung sekali lagi karena site anda sering diperbaharui secara daily basis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikon &lt;br /&gt;Ikon sangat mudah menarik perhatian pengunjung serta mengajak mereka untuk tetap membaca isi site. Apabila anda merasa judul kepala kurang menarik, coba perkuat dengan sebuah image. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan Iklan &lt;br /&gt;Penataan iklan yang terkadang berlebihan menyebabkan pengunjung merasa terganggu oleh keberadaan mereka, sehingga bukannya mengklik iklan tersebut (yang mendatangkan keuntungan tentu saja untuk anda) mereka malah keluar dari site kita. Namun iklan bahkan bisa kita gunakan untuk menarik perhatian pengunjung. Iklan kecil dan berwarna sebagai pengganti tulisan Yahoo! adalah contoh menarik pada website Yahoo! kecil dan fast loading namun sangat menarik perhatian. Visibilitas navigasi juga dapat ditingkatkan dengan penggunaan iklan kecil. Image ini dapat ditempatkan di daerah mana saja untuk menjaga pengunjung tetap di Hot Area. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda selayaknya menjaga surfers senang, fokus, dan tertarik. Orang cenderung tidak membaca berton-ton tulisan, mereka membaca sesuai keinginan mereka, hanya jika sesuatu menyalakan pikiran mereka. Suatu fakta bahwa orang cenderung melihat gambar yang representatif yakni gambar senyum David Beckham yang akan membuat hidup mereka komplit. Oleh karena itu pastikan anda memberikan apa yang mereka inginkan, karena begitu kebutuhan mereka terpenuhi mereka takkan segan membaca kelanjutan dari senyum David Beckham secara teks base. Apabila anda dapat secara berkelanjutan menyajikan isi yang berkualitas anda sudah unggul selangkah dalam persaingan bisnis internet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips: Batasi penggunaan button terutama dari segi warna dan ukuran, karena itu akan menarik perhatian pengunjung pada button tersebut bukan kepada apa yang ada di baliknya. Navigasikan sesuai keinginan pengunjung serta ketertarikan untuk tetap mengklik. Jangan paksa pengunjung, seperti yang banyak digunakan site-site yang menawarkan seks dan software illegal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Navigasi &lt;br /&gt;Ada berbagai jenis navigasi untuk anda pakai pada sebuah site. Memilih yang paling tepat perlu anda perhatikan. Dengan sebuah navigasi sederhana, simple, menarik, menyenangkan, beranimasi, fun dan lain-lain. Tetapi yang penting adalah menggunakan navigasi yang benar untuk jenis website yang anda kembangkan. Sebuah perusahaan multimedia mengembangangkan sebuah sistem navigasi bagi site-nya dengan sangat interaktif dengan animasi pada setiap elemennya serta suara yang menakjubkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Navigasi yang sangat sesuai dengan image yang mereka tawarkan yakni sebuah perusahaan multi media dengan ekspresi hi-tech mutakhir, mengkomunikasikan bagaimana interaktivitas terwujudkan melalui media mereka. tetapi bagaimana jika yang anda tawarkan adalah sebuah site tentang mesin pemotong jagung dengan pasar anda adalah petani yang mungkin baru saja bersentuhan dengan internet semasa hidupnya, seberapa menarik kiranya rollover bagi mereka ? Ide utama apa yang anda tawarkan bagi meraka para petani itu untuk tetap berada di site anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa keinginan untuk tetap bernavigasi adalah yang hendak kita capai. Memasang gambar indah tanpa guna hanya akan mengemudikan pengunjung keluar dari isi yang kita hendak jaga. Sederhana saja yang petani itu inginkan adalah jenis dan kemampuan mesin pemotong rumput tersebut serta harga dan kemudahan yang mereka peroleh dari produk anda. Gunakan ikon seperlunya, yang bahkan tak perlu tulisan untuk mengenalinya, seperti gambar telpon untuk sebuah telephone, atau suryakanta, untuk mencari sesuatu, dll. Semakin besar site yang anda kelola maka sebaiknya semakin kecil ukuran dan gambar yang anda tempatkan karena semakin lambat loading sebuah halaman semakin besar potensi perginya calon kostumer anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah site yang berkualitas lebih mementingkan 'isi' dari pada ‘desain’, kata kunci bagi navigasi sebuah site besar adalah cepat, mudah, dan nyaman. Dapatkan masukan dari temen, nenek, bahkan kucing anda, sebab masukan dari mereka cenderung lebih obyektif dan baik sebab pengunjung seperti merekalah yang akan mengunjungi site anda, bukan anda. Pertahankan sebuah sistem navigasi yang berulang dan tidak berubah setaip pindahan halamannya,bayangkan sebuah navigasi yang kadang di kanan kadang di kiri dan kadang di atas, mengerikan bukan? Bila link anda tempatkan di tempat yang sama di keseluruhan site user akan dengan mudah mengidentifikasikan kemana harus menggerakkan mouse meraka saat hendak terus membaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda merancang hal sesimple ini bagi seorang klien dan mereka tidak menyetujui, coba jelaskan pada mereka akan hal yang telah kita bahas di atas. Atau terserah anda :) sebab web telah penuh oleh site dengan navigasi buruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-481180618306710203?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/481180618306710203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=481180618306710203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/481180618306710203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/481180618306710203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/komunikasi-visual.html' title='Komunikasi Visual'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5250879399838410065</id><published>2007-12-07T09:30:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:21:21.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>Gaya Mendisain</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Agar Desain Tidak Itu-itu Saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meski dibutuhkan kebersamaan untuk saling berbenah antara desainer Web dengan penyedia teknologi atau software menjadi titik tolak kebangkitan desain Web, namun dalam perjalanannya sangat dibutuhkan pengetahuan teknis, kemampuan desain grafis, selain pemahaman arah dari desain web itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencermati perkembangan dunia web, khususnya di Indonesia yang cenderung stagnasi, ada beberapa faktor yang wajib dipahami diantaranya : &lt;br /&gt;1. Ide orsinil. &lt;br /&gt;Ini antara lain bisa dilihat dari segi klien, sebagai pemegang penuh atas situs yang akan dibikin oleh desainer Web tersebut. Ketika sebuah ide beradu dengan kepentingan, maka yang terjadi adalah bentuk kompromi-kompromi yang sebenarnya kalau tidak diberikan rambu-rambu akan menambah carut-marut desain Web Indonesia. Desainer Web tidak akan memunculkan ide-ide orisinilnya apabila campur tangan klien yang cukup dalam dan banyak dalam proses pengerjaannya. Walaupun klien punya hak penuh, namun memberikan kebebasan pada desainer Web berkreasi dengan imajinasinya akan sedikit banyak membantu khazanah yang akan menjadikan Web Indonesia menjadi terbaik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Piranti. &lt;br /&gt;Faktor lainnya terletak pada masalah piranti, yang dipisahkan antara piranti yang dipergunakan oleh desainer Web dan piranti yang dipergunakan oleh browser. Semakin banyak peranti yang dipahami dan digunalakan, maka bukan saja mempercantik tapi juga enak dijelajahi. Sedangkan yang berkaitan dengan browser harus menjadi perhatian pada desainer Web. Adanya perbedaan antara komputer PC dan Mac buatan Apple Computers mengakibatkan adanya perbedaan penampilan homepage baik dari segi warna, komposisi, hingga fungsi navigasi dan informasi homepage tersebut. Tak ayal, ketidaktepatan di dalam memilih browser, akan mengurangi fungsi situs tersebut. Misalnya, default font pada komputer PC berbeda dengan Apple Mac, termasuk dalam ukurannya. Dari sisi warna, komputer PC tampak super saturated sedangkan untuk Mac, warna tampil lebih washed out (http://www.glassdog.com/). Dan tidak ketinggalan juga pemahaman karakteristik browser, ada beberapa browser yang tidak mendukung penuh fungsi yang ada pada situs. Microsoft mempunyai JScript dan VBScript dan ActiveX yang tidak bisa dijalankan di Netscape. Atau contoh paling sial adalah situs yang mengharuskan adanya beberapa plug-in, seperti Flash Player atau Shockwave Player. Meski begitu, beberapa desainer Web yang tanggap telah mengatasinya dengan menambahkan baris pilihan untuk browser pengunjungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengguna. &lt;br /&gt;Faktor lainnya yang tidak kalah penting adalah pengguna. Faktor ini patut diperhatikan oleh desainer Web. Kita bedakan antara pengguna aktif dengan pengguna pasif. Seorang pengguna yang pasif akan menerima apa adanya kendala yang ada ketika sebuah situs ditayangkan sepanjang informasi yang diinginkan telah didapatkan. Akan lebih repot lagi apabila menghadapi pengguna aktif di mana mereka membutuhkan sesuatu yang bisa "dijual" dari kunjungannya, selain informasi yang biasa dibacanya. Desain dengan hanya mendasarkan warna-warna seragam akan dengan segera ditinggalkan oleh pengguna jenis ini. Mereka membutuhkan dukungan informasi dengan sistem navigasi serta "brain effect" yang cukup membangkitkan selera mereka tinggal berlama-lamaan menelusuri halaman demi halaman. Mampukah desainer Web memahami dinamika ini. Mestinya, desainer Web juga memahami karakteristik para penggunanya. Misalnya, pengguna wanita lebih sensitif terhadap warna dibanding dengan pria. Warna merah lebih popular untuk wanita dan warna biru ternyata lebih disukai oleh pengguna pria. Atau hal-hal yang lebih sepele, misalnya, segmentasi pemakai Internet di Indonesia(http://www.detikinet.com/database/survey-apjii/Prelaunch-internet%20survey/sld010.htm). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tren. &lt;br /&gt;Faktor penting lainnya adalah tren. Desainer Web sepatutnya mengikuti tren yang berlaku di masyarakat sekarang. Namun, dalam memperhatikan faktor ini tidak mendasarkan diri atas menggali lubang kubur bersama-sama. Inilah sebuah dunia yang tidak bisa memisahkan diri dengan lifestyle yang berkembang. Semua faktor ini seharusnya dapat diatasi dengan kerja sama yang lebih kuat di antara pengguna, penyedia jasa teknologi informasi dan para desainer Web itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Update. &lt;br /&gt;Faktor update juga ikut menentukan. Update inilah salah satu senjata desainer Web untuk senantiasa mengasah kemampuannya untuk lebih mempermanis situs yang telah dibuat sebelumnya. Sebenarnya ini adalah pedang bermata dua, di mana ketidaktepatan seorang desainer Web untuk melihat ini sebagai potensi mengasah kemampuan, maka akan selamanya update dianggap sebagai pembenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber : www. komputekonline.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5250879399838410065?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5250879399838410065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5250879399838410065' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5250879399838410065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5250879399838410065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/gaya-mendisain.html' title='Gaya Mendisain'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5393950299832853914</id><published>2007-12-06T12:22:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:22:36.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>Pemasaran Kontekstual</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemasaran Kontekstual, Internet dan Brand&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika fokus ekonomi baru pada internet berkisar soal disintermediasi, pengurangan biaya, dan model-model bisnis baru, bisnis tradisional justru dihadapkan pada pertanyaan fundamental: dapatkah internet membantu menegakkan brand? Dengan gaya kaku dan tidak mudah berubah di sebagian situs web, para pebisnis berkesimpulan, jika internet tak banyak menunjang pembangunan nilai-nilai brand perusahaan. &lt;br /&gt;Memang, internet baik untuk mendukung transaksi, tetapi konsumen dengan mudah pindah ke situs lain tanpa merasakan keterikatan batin. Namun, prinsip dasar pemasaran bukan hanya transaksi. Sesungguhnya, pemasaran di internet mengalami transformasi, yaitu pergeseran dari pemasaran produk ke pemasaran kontekstual. Selama beberapa dasawarsa, pemasaran produk klasik dibangun di atas dua pilar, yaitu kinerja produk dan citra produk. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, para pemasar melakukan apa saja untuk memperbaiki kualitas produk dan citra. Pembuat sup, misalnya, telah mencoba berbagai bumbu, semua bumbu alami, bumbu yang lebih kental, dan bumbu dengan rasa baru untuk membedakan dan menyempurnakan produk-produk mereka. Lalu, dengan bantuan periklanan massal, produsen mencari dan menciptakan citr-citra merek produk baru agar tetap relevan bagi generasi demi generasi. &lt;br /&gt;Kini internet menyediakan bagi pemasar sebuah alat yang efisien untuk memberikan dimensi-dimensi baru pada produk-produk massal. Kini, merek produk telah mempepanjang relevansi serta relasi mereka dengan konsumen melalui internet. Kini para konsumen tidak lagi mencari sup dalam kaleng, tetapi juga berusaha memahami dan mengerti lebih banyak tentang konteks pemakaian produk. Bukan hanya bagaimana kinerja produk itu masuk ke dalam hidup mereka dan membantu mereka. &lt;br /&gt;Konsumen secara aktif mencari lebih banyak informasi serta pengetahuan dibandingkan sebelumnya: mereka tidak hanya sekedar membeli popok, tapi mereka ingin mengetahui bagaimana seharusnya merawat bayi. Oleh sebab itu, merek-merek di internet kini memanfaatkan peluang untuk membahas isu-isu kontekstual yang lebih luas untuk membina relasi merek yang lebih dalam dan lebih bermakna dengan para konsumen. &lt;br /&gt;Pendorong utama revolusi pemasaran kontekstual adalah informasi dan edukasi. Adalah benar bahwa relasi program pemasaran di luar internet dalam bentuk kegiatan di toko, program komunitas, dan klub, selama bertahun-tahun telah memperluas jangkauan merek-merek. Yang masih kurang adalah mekanisme yang efisien untuk menyampaikan informasi baru yang lebih kompleks kepada masyarakat. &lt;br /&gt;Selama ini, para pemasar meluncurkan program-program pemasaran relasi massal yang tidak benar-benar memberikan informasi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen seperti peluang di internet. Situs-situs web yang baik memungkinkan pengunjungnya menelusuri kebiasaan-kebiasaan mereka, menyediakan kalkulator dan berbagai layanan diagnostik untuk memudahkan konsumen menganalisis apa yang mereka butuhkan, menghibur dan membangkitkan rasa ingi tahu tentang informasi yang terkait dengan merek-merek mereka. &lt;br /&gt;Dalam beberapa produk tradisional, pemasaran kontekstual di internet memvuka cara-cara baru untuk menciptakan relevansi baru ke konsumen. Situs web milik Pond’s di Asia, misalnya, menjadi perpanjangan tangan Ponds’s Institute. Situs ini memudahkan konsumen belajar bagaimana cara merawat kulit mereka. Para konsultan kulit dapat dihubungi melalui situs tersebut, sehingga para pemakai dapat memperoleh nasehat yang personal. Jadi sementara janji yang diberikan sebuah merek tidak berubah, internet menambahkan dimensi baru pada pengalaman konsumen dengan merek tersebut. &lt;br /&gt;Bagi merek-merek lain, konteks pemakaian produk mungkin akan mendorong mereka ke dalam bidang interaksi baru dengan konsumen. Semua itu memberikan kepada pemain berbagai peluang baru untuk membina hubungan yang lebih kuat antara merek mereka dan konsumen. Namun tantangannya juga ada, pertama, banyak perusahaan yang akhirnya bergeser dari bisnis awal ketika berusaha menjadi penyedia informasi. Kedua, guna mengukuhkan hubungan dengan konsumen di internet, pemasar harus siap untuk interaktif, untuk menjawab pertanyaan mereka atau untuk mendesain cara-cara baru yang inivatif agar konsumen dapat meningkatkan pengetahuan mereka sendiri. &lt;br /&gt;Akhirnya, pemasaran kontekstual mencakup satu jenis pesaing baru yang biasanya tidak ditemukan dalam jajaran pesaing yang klasik. Pembuat mobil misalnya, mungkin saja memiliki minat yang sama untuk menguasai ruang permobilan yang di incar oleh merek-merek bensin. Revolusi pemasaran kontekstual pasti akan menantang merek-merek, tetapi revolusi ini juga memberikan pemasar kesempatan barharga yang tidak boleh mereka sia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5393950299832853914?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5393950299832853914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5393950299832853914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5393950299832853914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5393950299832853914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/pemasaran-kontekstual.html' title='Pemasaran Kontekstual'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8915946983108238071</id><published>2007-12-06T12:11:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:26:59.663+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Jenis Dan Tipe Logo</title><content type='html'>Berbicara tentang logo atau identitas maka ada baiknya kita mengenal 3 elemen penting yang &lt;br /&gt;ada dalam sebuah logo, yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. NAMA, kaitannya dengan word atau bunyi. &lt;br /&gt;2. SIMBOL, kaitannya dengan bentuk visual &lt;br /&gt;3. WARNA, selain sebagai daya tarik visual, makna simbolik, juga berkaitan dengan pengaruh &lt;br /&gt;  psikologis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa awal perkembangannya, pembagian jenis logo tidaklah serumit sekarang. Mula-mula logo hanya berupa bentuk yang tak terucapkan seperti gambar, yang dibuat oleh pengrajin untuk lambang kerajaan. Seiring dengan berkembangnya jaman, logo tidak hanya digunakan untuk kepentingan kerajaan saja, melainkan untuk memberi tanda pada barang-barang yang dijual di pasar (Trademarks). Pembagian jenis logo secara lebih sederhana dibagi atas dua bagian yaitu: &lt;br /&gt;1. Word Marks atau Brand Name atau Logotype, yaitu logo yang tersusun dari bentuk    &lt;br /&gt;terucapkan (rangkaian huruf yang dapat dibaca / diucapkan) &lt;br /&gt;2. Device Marks atau Brand Mark atau Logogram, yang tersusun dari bentuk tak terucapkan &lt;br /&gt;(gambar). &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bisa pula logo terdiri atas keduanya, yang merupakan kombinasi dari brand name dan brand mark. &lt;br /&gt;Sebagai contoh untuk brand name adalah Logotype GARUDA Indonesian Airways yang hanya tersusun dari huruf jenis Sans Serif , dan Logogram dengan bentuk burung garuda sebagai brand mark. &lt;br /&gt;Kemudian dengan semakin bertambahnya jumlah produk di pasar, serta semakin kompleknya karakteristik pasar muncul berbagai jenis logo, yang pada dasarnya merupakan paduan dari dua jenis logo diatas. &lt;br /&gt;Bila mengamati perubahan logo dari jaman ke jaman mulai bentuk-bentuk penuh ornamen hingga bentuk sederhana. Tipografi dapat dijadikan tolok ukur waktu. Logo huruf pada periode awal menggunakan tipe huruf yang berukir dan serif, dengan berkembangnya waktu maka huruf yang digunakan lebih sederhana dan sans-serif. &lt;br /&gt;Demikian pula representasi dari logo gambar juga lebih disederhanakan, misalnya bola dunia digambarkan hanya dengan bulatan, terbang tidak lagi dipresentasikan dengan sayap burung, tapi digambarkan hanya dengan bentuk segitiga melengkung. Sebuah mahkota semula digambarkan mendekati realitas berubah menjadi sebuah garis dan empat buah bulatan dengan bentuk palang diatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kami sajikan beberapa jenis logo dan tipe logo: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Typografis &lt;br /&gt;Hanya Logotype yang penekanannya lebih kepada nama produk. Adalah logo yang hanya terdiri dari rangkaian huruf untuk mengvisualkan sebuah nama. Logo jenis ini memberi pesan langsung kepada konsumen. Contoh: Polytron, Sony, Sharp. &lt;br /&gt;Gaya Signature yang pada awalnya berasal dari nama atau tandatangan orang yang membuat suatu produk. Dengan berkembangnya dunia grafis maka visualisasi tandatangan tersebut bergeser menjadi nama dengan karakter khusus yang menjadi logo Typografis Ekspresif, mis: Etine Aigner, Yves Saint Laurent, Piere Cardin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Typografis Geometris &lt;br /&gt;Yaitu logo yang terdiri dari nama perusahaan atau produk dengan gaya tipografis geometris, tersusun atas bentuk-bentuk geometris seperti oval, lingkaran atau kotak. Sebagai contoh adalah logo Ford dalam bentuk elips. Kelebihan jenis logo ini adalah pada bentuknya yang ringkas dan fleksibel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Initial Letter Logo &lt;br /&gt;Yaitu logo yang menggunakan huruf awal (inisial) dari nama produk atau perusahaan dan menjadikannya sebagai elemen utama dari logo tersebut, misalnya bank Universal, bank Mega. Logo jenis ini terkadang menunjukkan gabungan nama pemilik perusahaan seperti logo produsen hardware komputer Hewlett-Packard (HP). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pictorial Name Logo &lt;br /&gt;Sama halnya dengan logotype, yaitu logo yang menggunakan nama sebagai komponen penting. Secara keseluruhan logo ini memiliki karakter bentuk yang sangat kuat dan khusus seperti Coca Cola, sehingga nama lain yang dituliskan dengan bentuk tipografi seperti itu akan tetap dianggap meniru Coca Cola. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Associative Logo &lt;br /&gt;Yaitu logo yang memiliki asosiasi langsung dengan nama produk atau wilayah aktifitasnya. Sebagai contoh logo perusahaan pembuat pesawat terbang Aerospatiale, logonya terdiri dari kalimat Aerospatiale yang membentuk bola planet yang dengan jelas memperlihatkan jangkauan aktifitasnya yakni penerbangan, logo perusahaan minyak Shell yang menunjukkan gambar kerang sebagai asosiasi dari fosil penghasil minyak, kemudian logo 20th Century Fox, yang menggambarkan gemerlap dan megahnya dunia perfilman dan masih banyak lagi. Jenis logo seperti ini mempunyai daya tarik kuat dan mudah untuk dipahami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Allusive Logo &lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan allusive logo adalah logo yang bersifat kiasan, seperti logo Mercedes Benz yang terdiri dari bentuk bintang segitiga yang merupakan representasi dari sistem kemudi mobil, atau bentuk A pada perusahaan penerbangan Alitalia yang dideformasikan dari bentuk ekor pesawat yang berfungsi sebagai penyeimbang. Logo jenis ini memiliki hubungan yang tidak langsung antara nama dengan logonya sehingga logo jenis ini sulit untuk dipahami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Abstract Logo &lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan logo jenis ini adalah logo yang dapat menimbulkan beraneka kesan, yang dipengaruhi oleh daya pemahaman konsumen. Ini terjadi karena bentuk visual logo ini sangat abstrak. Diantaranya mengambil suatu bentuk struktural yang dikreasikan dengan efek optis yang bervariasi (ilusi optik). Sebagai contoh adalah logo Citroen, logo jenis ini sangat disukai di Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kategori abstract ini termasuk juga bentuk yang ekspresif seperti logo Bakrie Brothers. Abstract logo pertama kali digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang, yang kemudian perusahaan-perusahaan tersebut mengalami kesuksesan di negara barat, sehingga menjadi ide baru bagi perkembangan logo di dunia barat. Logo jenis ini sekarang menjadi standar disain logo kontemporer. Kelemahan dari jenis logo ini adalah bentuknya yang abstrak, sehingga sukar dipahami oleh konsumen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Murphy, John and Michael Rowe. How to Design Trademarks and Logos. Ohio : North Light Book, 1998. &lt;br /&gt;(Indra Darmawan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8915946983108238071?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8915946983108238071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8915946983108238071' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8915946983108238071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8915946983108238071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/jenis-dan-tipe-logo.html' title='Jenis Dan Tipe Logo'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-6612875452144359205</id><published>2007-12-06T12:10:00.001+07:00</published><updated>2008-01-20T23:27:48.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WEB DESAIN'/><title type='text'>Flash di Power Point</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjalankan Movie Flash di Power Point&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pada Powert Point, klik menu View &gt; Toolbars &gt; Control Box&lt;br /&gt;2. Klik icon Palu &amp; Kunci (more controls...)&lt;br /&gt;3. Pilih Shockwave Flash Object&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buat kotak di layar Power Point untuk meletakkan posisi movie Flash.&lt;br /&gt;5. Klik kanan pada kotak tersebut, kemudian pilih Properties&lt;br /&gt;6. Pada kotak dialog Properties, klik (Custom), kemudian klik "..."&lt;br /&gt;7. Pada kotak dialog Flash Properties, tulis lokasi movie swf Anda dengan alamat direktori yang lengkap, Contoh: c:\movie\flash.swf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting saat menjalankan Flash di Power Point, komputer tersebut sudah harus terinstall software Power Point-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba !!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-6612875452144359205?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/6612875452144359205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=6612875452144359205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/6612875452144359205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/6612875452144359205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/flash-di-power-point_06.html' title='Flash di Power Point'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-2183293597611808314</id><published>2007-12-06T12:01:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:29:37.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MULTIMEDIA'/><title type='text'>Media Televisi</title><content type='html'>Menekan tombol televisi tidak menunjukkan bahwa saya ingin menonton,&lt;br /&gt;tapi melainkan apa saja……&lt;br /&gt;( Bansinger , Via Morley 1988 : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Televisi bagai anak pertama dalam keluarga serba menjadi pusat perhatian&lt;br /&gt;( Garin Nugroho , Sutradara film)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Televisi insight&lt;br /&gt;- Program Acara&lt;br /&gt;- Gaya Menonton&lt;br /&gt;- Tingkat Perhatian / Atensi&lt;br /&gt;- Lingkungan / ruang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Introduction&lt;br /&gt;- Televisi baru dikenal di Indonesia tahun 1962, dalam rangka Sea Games IV di Jakarta ------fungsi hanya sebagai perluasan radio saja.&lt;br /&gt;- Mulai 1 Maret 1963 siaran dimajukan dari pukul 19.30-21.30 menjadi 19.00 – 21.30 muncul model Titi Qadarsih iklan skuter Lumbretta-------iklan tv masih dibatasi 15 %.&lt;br /&gt;- 1 April 1981 iklan televisi ditutup total SK MenpenRI/30/1981.&lt;br /&gt;- Televisi sistem kabel muncul Desember 1988 RCTI mengudara radius 80 km persegi.&lt;br /&gt;- 26 Agustus 1990 televisi mengudara secara umum tanpa sewa dekoder dan abonemen, diiringi SCTV lahir di Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana orang menonton televisi ?&lt;br /&gt;(Peter Colllett, psikolog Inggris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama menonton televisi orang melakukan apa saja mulai membaca, berbincang-bincang, bercanda, menjahit, merajut, membersihkan sesuatu, mengeringkan rambut, menekan remote mencari channel lain.&lt;br /&gt;Bisa terjadi hal diatas karena :&lt;br /&gt;- Sifat Iklan cermin sifat produknya.&lt;br /&gt;- Sifat khalayak tidak mau disuguhi iklan.&lt;br /&gt;- Posisioning iklan disaat penyiaran dan program acara yg disela.&lt;br /&gt;- Perhatian pemirsa kadang ditentukan orang lain , semakin banyak orang yang menonton perhatian semakin kecil.&lt;br /&gt;- Adegan menarik iklan masuk----kemungkinan iklan dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipologi menonton televisi&lt;br /&gt;- Menonton Televisi adalah tindakan menjalin,&lt;br /&gt;dan atau memutuskan ikatan inter personal.&lt;br /&gt;- Menonton televisi adalah mendapatkan beraneka ragaman&lt;br /&gt;pengalaman, bersantai, belajar, bermain, mengasuh dsb.&lt;br /&gt;- Kehadiran suara sbg suara latar ( background noise) menjadikan&lt;br /&gt;- Televisi sbg teman setia.&lt;br /&gt;- Tindakan mengelola kekuasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan Media Televisi&lt;br /&gt;- Efisiensi Biaya&lt;br /&gt;Televisi media yang paling efektif&lt;br /&gt;(jangkauan dibanding media lain seperti Radio, Media Cetak).&lt;br /&gt;- Dampak yang Kuat&lt;br /&gt;Keunggulan kemampuan dilihat dan didengar (audio/visual)&lt;br /&gt;- Pengaruh yang Kuat&lt;br /&gt;Televisi sbg media yang paling kuat di rumah selesai dari kesibukan dan kepenatan meluangkan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan Media Televisi&lt;br /&gt;- Biaya yang Besar&lt;br /&gt;Biaya besar mulai pre-produksi sampai produksi .&lt;br /&gt;- Khalayak Tidak Selektif&lt;br /&gt;Segmentasinya tidak setajam radio atau media cetak.&lt;br /&gt;- Kesulitan Teknis&lt;br /&gt;Iklan –iklan tidak bisa luwes dipindah jam tayang karena kepadatan program acara televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk –bentuk iklan televisi&lt;br /&gt;1. BLOCK TIME&lt;br /&gt;Sebuah produk membeli acara pada jam tertentu dimana otomatis iklan-iklan dominasi produk tsb ( Gebyar BCA, Telkom Mania)&lt;br /&gt;2. SPONSORSHIP&lt;br /&gt;Sebuah produk mensponsori acara tertentu yang karakter produk sama---- Djarum Liga Italia, Inggris.&lt;br /&gt;3. PARTISIPASI / PROMOSI&lt;br /&gt;Iklan masuk pada program acara durasi 5, 15,30,45,60 detik&lt;br /&gt;4. PSA (Public Service Announcement)&lt;br /&gt;Iklan Layanan Masyarakat /Non Komersial.&lt;br /&gt;5. SPOT&lt;br /&gt;Iklan saat acara berlangsung , sebelum dan seudahnya.&lt;br /&gt;6. SUPERIMPOSE&lt;br /&gt;Iklan 10 “ seperti running teks,animasi produk.&lt;br /&gt;7. BREAK BUMPER&lt;br /&gt;Iklan sebelum acara dimulai dan sesudah acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RCTI&lt;br /&gt;1989 : peluncuran perdana RCTI dengan decoder&lt;br /&gt;1991 : Penggunaan decoder dicabut&lt;br /&gt;1999 : manajemen RCTI mengalami pergantian&lt;br /&gt;2002 : Hak siar piala Dunia 2002&lt;br /&gt;2004 : Hak siar piala Eropa 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SCTV&lt;br /&gt;1990 : SCTV Lahir jangkauan Surabaya&lt;br /&gt;1993 : SCTV Nasional&lt;br /&gt;1996 : Muncul Program Liputan 6&lt;br /&gt;2006 : Stasiun Resmi Piala Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRANS TV&lt;br /&gt;2001 : Trans TV lahir&lt;br /&gt;2002 : Rangking 4 stasiun Nasional&lt;br /&gt;2002 : Bajaj Bajuri tayangan Andalan&lt;br /&gt;2005 : Coverage Area hingga 32 kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TPI&lt;br /&gt;1991 : TPI lahir&lt;br /&gt;1997 : Indosat bergabung&lt;br /&gt;2002 : TPI melaunching logo baru&lt;br /&gt;2003 : Indosat hengkang&lt;br /&gt;2003 : TPI Gabung Bimantara Group.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDOSIAR&lt;br /&gt;1995 : Indosiar Lahir&lt;br /&gt;1998 : Meraih Asian TV Awards&lt;br /&gt;2004 :Trensetter Konser AFI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METRO TV&lt;br /&gt;2000 : Mulai siaran 12 jam di 4 kota&lt;br /&gt;2001 : Siaran 24 jam&lt;br /&gt;2004 : Stasiun the election channel&lt;br /&gt;Jan-Sep 2004 : Program Movie rating-rating tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-2183293597611808314?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/2183293597611808314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=2183293597611808314' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/2183293597611808314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/2183293597611808314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/media-televisi.html' title='Media Televisi'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5171105220591157944</id><published>2007-12-06T11:58:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:30:40.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTORIAL'/><title type='text'>Edit Foto BW</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Efek Foto B&amp;W Infrared&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tutorial ini untuk mensimulasikan B&amp;W infrared film. Infrared film sensitif terhadap gelombang cahaya ultraviolet dan inframerah. Warna hijau memantulkan banyak cahaya inframerah sehingga daun pohon-pohonan akan terlihat putih, sedangkan warna biru akan diserap semua sehingga langit biru terlihat hitam. B&amp;W infrared film juga sangat sensitif yang menyebabkan foto inframerah terlihat sangat grainy, seperti juga simulasinya nanti akan membuat foto noise. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Software yang dipakai untuk tutorial ini adalah open source Gimp (www.gimp.org), tetapi sangat bisa diterapkan menggunakan Photoshop. Foto yang digunakan untuk tutorial harus di resize sehingga tidak terlihat banyak perbedaan antara noise dan tidak, dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka file foto yang akan disimulasikan sebagai foto IR (catatan, tidak semua foto bisa menjadi cantik dengan efek ini, biasanya yang memiliki langit biru, awan putih dan gedung dan pepohonan). Kita akan coba foto berikut. [in Photoshop : File &gt; Open] &lt;br /&gt;2.Pilih channel mixer, centang untuk check box monochrome. Set untuk channel green +200 dan channel blue -200. [in Photoshop : Layer / New / Adjustment Layer pilih Type : Channel Mixer]&lt;br /&gt;3.Hasilnya akan terlihat seperti dibawah ini, dan terlihat cukup banyak noise (grain). &lt;br /&gt;Kita bisa menambahkan efek dreamy feel, agar terlihat ekslusif selain juga untuk menghilangkan efek noise. Efek dreamy feel ini menggunakan filter gaussian blur dan mode overlay. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Buat duplicate layer dari foto yang telah di channel mixer tadi dan set Mode : Overlay. [in Photoshop : Layer &gt; Duplicate Layer] &lt;br /&gt;5.Beri efek Gaussian Blur pada layer duplikasi tadi diberi dengan radius antara 15 â€“ 25. [in Photoshop : Filter&gt;Blur&gt;Gaussian Blur]&lt;br /&gt;6.Flaten image kedua layer tersebut. Hasilnya akan seperti dibawah ini. [in Photoshop : Layer &gt; Flatten Image]&lt;br /&gt;7.Terakhir, karena foto diatas menjadi sedikit blur, lakukan smart sharpening (smart sharpening akan dibuat pada tutorial berikutnya . Hasilnya akan tampak seperti dibawah ini, tajam dan noise tidak separah sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5171105220591157944?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5171105220591157944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5171105220591157944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5171105220591157944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5171105220591157944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/edit-foto-bw.html' title='Edit Foto BW'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8534000482888148289</id><published>2007-12-06T11:50:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:36:02.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Media Luar Ruang</title><content type='html'>Beberapa acuan buku memasukkan poster, spanduk dan transit ad (misalnya iklan di bis/panel bis) di samping papan reklame sebagai bagian dari media luar ruang. Dalam bukunya Rhenald Kasali (Manajemen Periklanan, 1993: 133) menekankan media luar ruang adalah papan reklame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Umumnya media luar ruang yang ditata dengan baik memberikan keuntungan ganda bagi pemda setempat. Iklan luar ruang disamping memeprcantik kota juga sumber pendapatan bagi pemerintah daerah setempat. Karena itu pegurusan media ini harus mengantongi perijinan dari dinas-dinas kota yang bersangkutan. Instansi tersebut antara lain:&lt;br /&gt;- Dinas Tata Kota&lt;br /&gt;- Dinas pengawasan dan pembangunan kota&lt;br /&gt;- Dinas Pertamanan&lt;br /&gt;- Dinas Pekerjaan Umum&lt;br /&gt;- Dinas Kebersihan&lt;br /&gt;- Dinas Pendapatan Daerah&lt;br /&gt;- Biro Ketertiban Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat pemasangan media ini juga mencantumkan standar ukuran reklame, tingginya dari permukaan tanah atau dari atas atap gedung bertingkat, pemakaian stempel khusus dan tidak memasang di tempat-tempat seperti jalan protocol, di sekitar pusat keramaian dan lokasi peribadatan dan sekolah. Namun seiring berjalannya waktu, rupanya yang dipaparkan Rhenald Kasali di bukunya ini justru media luar ruang membidik lokasi-lokasi yang justru dulu dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendirian media luar ruang juga dipengaruhi oleh sosio-kultur masyarakat setempat, di beberapa daerah seperti di Jogjakarta dan Bali, media ini mempunyai peraturan yang sangat ketat. Khususnya di Bali, tinggi papan reklame benar-benar harus diperhatikan sesuai adapt maupun kepercayaan setempat. Sedangkan di Jogjakarta, papan reklame sempat diharuskan tidak boleh dekat dengan Kraton Jogja apalagi sampai tingginya menutupi Kraton, namun (lagi-lagi) berjalan seiringnya waktu, aturan inipun agak diperlunak oleh pihak Pemda DI Jogjakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papan Reklame&lt;br /&gt;Berarti poster dalam ukuran besar dan didesain untuk dilihat oleh orang yang melakukan perjalanan dengan tingkat mobilitas cukup tinggi. Papan reklame atau billboard mempunyai jenis-jenis yang biasa dipakai dalam kampanye periklanan, yaitu:&lt;br /&gt;1. Poster Panels.&lt;br /&gt;Lembaran kertas besar yang dicetak sesuai dengan keinginan pemesan. Dicetak dalam jumlah yang banyak untuk menghemat biaya kemudian ditempelkan pada panel besar yang dilengkapi kerangka dan bantuan cahaya lampu. Lembaran kertas ini tahan dengan perubahan cuaca dan gangguan cuaca, misalnya hujan. Jenis ini sekarang popular dengan bantuan digital printing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Painted Bulletins&lt;br /&gt;Langsung didesain dan digambar oleh artist dari agency di atas panel yang telah disediakan. Bisa juga dikerjakan terlebih dahulu di studio kemudian dipindahkan ke panel tersebut. Butuh kejelian mata seorang seniman lukis untuk menimbulkan detail sehingga benar-benar artistic. Jenis ini masih tetap bertahan di bioskop-bioskop untuk mempromosikan film yang sedang diputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek-efek dalam iklan luar ruang&lt;br /&gt;1. Tata Cahaya&lt;br /&gt;Dibutuhkan pencahayaan yang cukup atraktif untuk menimbulkan minat orang memperhatikan pesan dalam media ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lampu latar&lt;br /&gt;Beberapa pengiklan melakukan eksperimen dengan holografi yang dapat memproyeksikan efek tiga dimensi dari suatu panel atau pada panel yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bentuk&lt;br /&gt;Perlu eksperimen untuk memecahkan keterikatan pada sudut-sudut segi empat yang membuat penampilan media ini menjadi kaku. Dewasa ini ada yang menggunakan efek tiga dimensi dan beberapa teknik yang lain, misalnya cutting, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Inflatables&lt;br /&gt;Menggunakan benda-benda yang digantungkan dan ditampilkan pada papan reklame sehingga efek tiga dimensi lebih terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Gerakan&lt;br /&gt;Panel-panel yang bergerak disebut kinetic board, digunakan untuk menyajikan pesan-pesan yang berbeda-beda. Satu panel yang terdiri dari dua atau tiga sisi dapat digunakan untuk menyampaikan pesan yang berubah-ubah sesuai dengan bergesernya khalayak sasaran yang lalu lalang di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan Lokasi Papan Reklame&lt;br /&gt;1. Arus perjalanan&lt;br /&gt;Harus jeli apakah akan dipasang di kiri atau kanan jalan. Perlu diperhatikan pula berada pada arus pulang atau arus berangkat kerja atau sekolah/kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jenis Produk&lt;br /&gt;Asumsinya arus berangkat adalah pada pagi hari sedangkan arus pulang adalah pada sore atau malam hari, maka iklan shampoo yang dipasang pada kiri jalan (arus berangkat kerja) dapat mengganggu karena pihak konsumen sedang tidak akan mengalami kegiatan rutinitas membersihkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangkauan&lt;br /&gt;Media ini mempunyai daya jangkau yang bersifat sangat local, yakni hanya daerah di sekitar papan reklame itu sja. Karenaya, sangat penting memilih lokasi yang memiliki sudut pandang yang luas, mislanya pada ketinggian tertentu yang bebas dari halangan pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kecepatan arus lalu lintas&lt;br /&gt;Jika media ini dipasang di jalur bebas hambatan, maka papan reklame tersebut harus didesain sedemikian rupa agar dari kejauhan sudah terbaca dan dikenali pesannya. Pada jalur ini iklan luar ruang mempunyai efektifitas terbaca dalam tempo kurang dari tujuh detik. Jika ingin menampilkan detail maka lebih baik memilih jalur lalu lintas yang padat dan pada ketinggian menengah. Jalur padat ini misalnya pada lokasi sekitar pusat perbelanjaan, persimpangan jalan, jalan tiga jalur yang ada sekolah dengan sedikit tempat parkir atau juga jalan ‘leher botol’ yang ujungnya menyempit. Pada arus yang padat, orang dapat membaca dengan santai pada titik pandang yang dekat. Ketinggian juga diperhatikan jangan sampai orang membaca dengan kepala terlalu mendongak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Persepsi terhadap lokasi&lt;br /&gt;Papan reklame juga bertujuan untuk membangun citra. Jangan sampai salah menempatkan produk dengan citra yang bonafit, anggun, besar dan modern di suatu tempat yang tidak pada tempatnya dan tidak sesuai sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keserasian dengan bangunan sekitarnya&lt;br /&gt;Tanpa memperhatikan keserasian, papan reklame akan menjadi sampah kota yang semakin menyebabkan calon pembeli sesak napas. Papan reklame yang baik harus memperhatikan keseimbangan lingkungan yang justru dapat mempercantik kota. Iklan luar ruang harus memperhatikan 7K, yaitu: keindahan, kesopanan, ketertiban, keamanan, kesusilaan, keagamaan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efektifitas Media Luar Ruang&lt;br /&gt;1. Jangkauan&lt;br /&gt;Kemampuan media menjangkau khalayak sasaran. Pada media luar ruang, factor ini bersifat local, artinya hanya mampu menjangkau daerah di sekitarnya saja. Hal ini terjadi karena dalam hal bepergian, ternayata manusia sering hanya menggunakan satu jalan dan tidak pernah berganti rute kecuali jika ada gangguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Frekuensi&lt;br /&gt;Kemampuan media mengulang pesan iklan yang sama terhadap khalayak sasaran saat mulai dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kontinuitas&lt;br /&gt;Kesinambungan media menyampaikan pesan iklan sesuai dengan tuntutan strategi periklanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ukuran&lt;br /&gt;Kemampuan media memberikan ukuran yang dituntut oleh pesan iklannya. Memiliki kemampuan tampil dengan mencolok dan tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Warna&lt;br /&gt;Kemampuan media menyajikan tata warna yang dituntut oleh suasana yang dikehendaki pada saat pesan iklan disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pengaruh&lt;br /&gt;Kekuatan pesan iklan yang kreatif dengan tata letak yang fungsional dalam hal menjual dirinya kepada khalayak sasaran. Pesan harus singkat dan ditampilkan secara jelas. Harus dapat dibaca setidaknya dalam tujuh detik. Menggunakan huruf yang mudah terbaca dari jarak relative jauh. Menggunakan warna yang tepat sebagai pembantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kendala sebagai kelemahan:&lt;br /&gt;1. Papan reklame efektif bagi pengendara sepeda motor.&lt;br /&gt;2. Papan reklame efektif bagi mereka yang duduk di jok depan kendaraan roda empat.&lt;br /&gt;3. Papan reklame menjadi sangat efektif di negara maju, karena semakin banyak orang yang mengemudikan sendiri kendaraannya.&lt;br /&gt;4. Di Indonesia, sopir terekspose oleh papan reklame sedangkan si boss asyik baca Koran.&lt;br /&gt;5. Bis dan kendaraan umum lainnya tidak memberikan ruang pandang yang cukup bagi penumpangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(sumber: Rhenald Kasali, Manajemen Periklanan, 1993, Jakarta: Pustaka Utama Graffiti, Cetakan Ketiga)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8534000482888148289?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8534000482888148289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8534000482888148289' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8534000482888148289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8534000482888148289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/media-luar-ruang.html' title='Media Luar Ruang'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8466991454292199590</id><published>2007-12-06T11:44:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:40:25.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>INOVASI MEDIA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INOVASI MEDIA RUANG LUAR DALAM URBAN DESAIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PETER Drucker (1992) menyatakan pada awal tahun 1990-an bahwa basis utama faktor produksi pada tatanan Ekonomi Lama yaitu lahan, tenaga kerja, dan modal akan diambil alih oleh faktor baru yaitu informasi, pengetahuan, dan teknologi.&lt;br /&gt;Pada saat ini, proses transformasi sedang berlangsung dengan pasti dari tatanan Ekonomi Lama ke tatanan Ekonomi Baru, dari penekanan pada kegiatan memproses sumber daya produksi yang bersifat fisik kepada penekanan kegiatan memproses sumber daya yang berbasis pada informasi dan pengetahuan.Dalam kondisi pasar yang semakin hiperkompetitif, persaingan pasar berlangsung dengan memanfaatkan pengetahuan, informasi, dan teknologi sebagai basis operasi. Oleh karena itu, kelangsungan dari keunggulan kompetitif (competitive advantage) suatu usaha akan sangat tergantung kepada kapasitas inovatif yang dimiliki usaha tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peluang yang diberikan oleh tatanan Ekonomi Baru ini telah dimanfaatkan para pelaku bisnis yang secara jeli melihat potensi ruang kota sebagai media logis untuk menyampaiakan pesan-pesannya kepada masyarakat luas. Mereka juga melihat dengan memadukan secara sistematis serta inovatif materi informasi yang ingin disampaikan ke dalam lanskap kota, mereka akan dapat secara mudah menjaring jumlah peminat yang cukup besar atas produk-produk yang mereka peragakan dengan harapan pada akhirnya di antara para peminat tersebut, dalam jumlah cukup signifikan, akan mengambil keputusan untuk membeli.Ruang kota dan maknanya ruang kota memang dapat dikiaskan sebagai sebuah buku atau majalah berukuran raksasa, di mana segmen-segmen ruang kota dapat disamakan dengan lembar-lembar halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap segmen kota yang kita lalui menyuguhkan informasi kepada kita dan setelah melalui beberapa bagian ruang kota, maka kita mendapatkan serentetan informasi yang berbeda-beda, ada yang menarik dan ada yang membosankan.Berbeda dari buku atau majalah di mana untuk membaca isinya kita harus membuka halaman demi halamannya, maka pada ruang kota halaman-halaman itu terbuka dengan sendirinya bagi kita dan menyodorkan isinya langsung ke hadapan kita pada saat kita melaluinya. Pada akhir perjalanan, maka kita mendapatkan banyak pelajaran dan pengetahuan tentang isi ruang kota.Dengan pengertian tentang potensi yang dimiliki ruang kota ini, maka tidaklah mengherankan bila komunitas media, yaitu perusahaan media, agen periklanan dan produsen, berangsur-angsur menjadi semakin sensitif terhadap kapasitas yang dimiliki oleh ruang kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berlomba dengan berbagai cara untuk mendapatkan lokasi strategis di dalam kota bagi penempatan titik-titik media ruang luarnya. Iklan memang merupakan alat yang tangguh bagi penyebaran informasi untuk kepentingan pemasaran. Alat ini akan menjadi semakin kuat pengaruhnya apabila ditempatkan pada sudut-sudut kota yang dapat memberi kesempatan kepada publik untuk mendapatkan akses visual yang baik ke arah sumber informasi tersebut.Bisnis media ruang luar memang cukup menggiurkan karena melibatkan anggaran biaya sangat besar. Dampaknya mudah diduga yaitu tumpang-tindihnya titik-titik reklame di areal strategis tetapi sempit, atau bertebarannya papan reklame secara acak dengan ukuran beragam dan cenderung semakin besar sepanjang jalan utama kota. Kenyataan ini semakin menjadi jelas pada kota-kota yang tidak memiliki instrumen yang mengatur penataan titik reklame serta penyebarannya di dalam ruang kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan papan-papan reklame tanpa penataan yang konseptual memang merupakan bumerang bagi kualitas visual kota. Di satu sisi, kehadirannya memberi akses kepada informasi bagi masyarakat luas kota serta memberi kontribusi positif bagi pendapatan asli daerah, namun pada sisi lain keberadaannya di ruang kota sering cenderung menghalangi pandangan ke arah elemen-elemen kota yang justru menarik dinikmati seperti arsitektur bangunan, unsur lanskap kota, dan sebagainya. Akibat hal tersebut adalah merosotnya kualitas visual kota karena ruang kota dilanda polusi papan reklame yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui, salah satu aspek penting yang menentukan kualitas desain urban adalah kualitas visualnya. Artinya, kota itu harus memiliki keindahan, baik yang bersifat alami maupun buatan, memiliki jati diri yang kuat, informatif dan tidak membingungkan. Kualitas visual ini dibentuk oleh komposisi urban desain dari elemen-elemen ruang kota seperti arsitektur bangunan serta konservasi bangunan tuanya, estetika taman kota dan arsitektur lanskapnya, geometri jalur jalannya, serta unsur infrastruktur pendukungnya seperti jembatan penyeberangan orang dan jembatan layang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen-elemen desain urban ini merupakan materi informasi yang terkandung di dalam lembar-lembar buku raksasa kota yang bercerita tentang ruang dan waktu. Alangkah menyedihkan apabila cerita indah tentang kota itu dikacaukan oleh kehadiran elemen media ruang luar yang berantakan, tidak saja bidang bidang luas reklame tersebut menghalangi pandangan ke arah elemen kota yang bagus, tetapi kaki-kakinya juga merebut ruang publik dan mendesak pejalan kaki ke badan jalan untuk bersaing ruang dengan kendaraan bermotor. Sungguh merupakan sebuah story book (buku cerita) yang menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak semua sisi dari aspek visual kota itu menarik dilihat, bahkan barangkali lebih banyak lagi yang tidak sedap dipandang sehingga merupakan ganjalan di dalam mata.Banyak dari sisi bangunan gedung yang lebih berwujud sebagai dinding mati dan memiliki kinerja visual yang buruk untuk dipandang, akan tetapi justru menempati sudut pandangan strategis dalam ruang kota.Di Jakarta banyak terdapat kerangka-kerangka gedung yang terlantar akibat krisis ekonomi berkepanjangan yang tidak menentu nasibnya kapan akan diselesaikan pembangunannya. Hampir semua menempati lokasi-lokasi prima dan strategis di ruang kota, namun ungkapan yang dapat ditarik dari kehadiran elemen kota yang tidak selesai tersebut adalah cerita sedih dari luka ekonomi bangsa yang dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, haruskah kita terus bersedih. Bisakah kita mengubah masalah visual ini menjadi suatu potensi untuk menjadikan wajah kota menjadi lebih bergairah dan ceria. Ini adalah tantangan bagi para pakar desain urban, pemerintah kota, dan pelaku bisnis media ruang luar untuk menemu kenali potensi yang dikandung oleh elemen "ganjalan mata" ini.Teknologi selubung pembungkusKenyataan yang mirip juga dialami kota-kota besar lain di dunia. Era Ekonomi Baru yang berbasis pada sistem informasi dan pengetahuan telah mendorong pencarian serta penciptaan berbagai bentuk medium yang bisa dipakai sebagai basis penyebaran informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dibantu pakar komunikasi visual, pelaku bisnis media ruang luar mulai melihat sisi buruk dan tidak produktif dari wajah kota dapat disulap menjadi komponen yang produktif dengan cara menyulamkan pesan komersial sebagai bagian integral dari elemen kota yang sudah ada.Mengingat besarnya elemen bangunan, maka ukuran bidang informasi yang disuguhkan pun harus berukuran super besar sehingga pengaruh yang dihasilkannya juga berdampak besar.Wacana ini juga telah menggugah kreativitas para artis grafis untuk menjadikan poster raksasa sebagai karya seni dan budaya yang sekaligus menjadikan ruang kota sebagai galeri seni raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan teknologi cetak untuk large images (gambar besar) dengan kualitas yang menghasilkan kesan gambar yang hidup serta hasil pengembangan teknologi wrapping (selubung pembungkus) untuk bidang super besar dan luas telah menjadikan wacana tadi suatu kenyataan.Kelebihan cara penyajian informasi ini dibanding dengan sistem billboard yang konvensional adalah bahwa meskipun gambar yang disajikan berukuran raksasa, namun kehadirannya tidak menghalangi pandangan ke elemen-elemen ruang kota yang ada karena ia merupakan bagian integral dari elemen-elemen kota yag sudah ada yaitu gedung-gedung itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, keberadaannya juga tidak mengusik trotoar yang ada yang menyebabkan pejalan kaki harus tersingkir ke jalur mobil. Tata informasi ini bila diterapkan secara inovatif bahkan dapat memperkaya khazanah urban desain kota.Aplikasi nyata teknologi wraping telah dilakukan di beberapa kota dunia, antara lain di New York City, Munich, dan Sydney. Di kota New York teknologi ini disesuaikan dengan kondisi bidang bangunan yang ditutup di mana tampak antara lain dari jendela-jendela bangunan yang masih dapat berfungsi seperti adanya. Begitu juga di kota Munich, Jerman, wrapping secara penuh dilakukan pada kerangka bangunan. Sedang di Jalan Thamrin, Jakarta, teknologi wrapping belum mendapat perhatian sewajarnya, terlihat antara lain pada wacana yang memanfaatkan kerangka struktur bangunan Westin Hotel dan sosok gedung Chandra yang terlihat terlantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Mohammad Danisworo (Laboratorium Pusat Studi Urban Desain, Departemen Arsitektur, Institut Teknologi Bandung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8466991454292199590?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8466991454292199590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8466991454292199590' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8466991454292199590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8466991454292199590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/inovasi-media_06.html' title='INOVASI MEDIA'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-1745843369302149514</id><published>2007-12-01T15:45:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:45:46.114+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Fee Desain</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menentukan Harga Proyek Desain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia desain (khususnya dunia webdesign) banyak sekali cara menentukan harga sebuah desain yang diterapkan oleh perusahaan jasa desain ataupun freelance desainer. Ada yang memberikan harga per-paket, ada yang berdasarkan jumlah halaman, ada yang menentukan flat-price, ada pula yang menetukan berdasarkan rate per-jam atau per-hari.&lt;br /&gt;Bagaimana sebuah kerja kreativitas dihargai? Sedemikian sulit-kah menentukan harga sebuah desain? Argumen apakah yang bisa diberikan seorang desainer dalam menentukan harga sebuah desain? Ini adalah masalah klasik dalam dunia desain, khususnya bagi para freelance desainer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan Harga Penawaran&lt;br /&gt;Berdasarkan obrolan dengan sesama freelance desainer dan juga dari pengalaman, saya mencoba merumuskan bagaimana memberi harga pada sebuah hasil karya kreatif. Sebenarnya ini bukan rumus mutlak. Tapi paling tidak merupakan satu cara menentukan harga desain yang kira2 mungkin bisa diterapkan dan “cukup fair” yaitu dengan memakai formula:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP = HT – (d x HT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana: HT = [ R x W ] + K + M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP = Harga penawaran sebuah desain atau project desain&lt;br /&gt;HT = Harga total pekerjaan desain&lt;br /&gt;R = Rate per-hari atau per-jam dari seorang desainer dimana 1 hari = 8 jam kerja&lt;br /&gt;W = Estimasi waktu amanya pengerjaan desain/proyek&lt;br /&gt;K = Harga konsep desain&lt;br /&gt;M = Harga material desain.&lt;br /&gt;d = prosentase potongan harga (discount) yang diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya bilang “cukup fair”? Ini disebabkan karena dengan formula ini seorang desainer dituntut untuk bisa memberikan estimasi yang masuk akal dan cukup objektif akan hal2 seperti: seberapa objektif seorang desainer menilai skill desain dan pengalamannya, berapa lama sebuah pekerjaan bisa diselesaikan, berapa harga sebuah konsep desain atau perlu/tidaknya memberikan potongan harga kepada klien, dsb. Juga dikatakan "cukup fair" karena dengan menerapkan perhitungan ini, kedua belah pihak (desainer dan klien) diharapkan bisa melihat sisi objektif dari sebuah pekerjaan desain. Calon klien tidak merasa dibohongi dan di sisi lain desainer juga tidak merasa bekerja rodi. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan Variabel2 Formula.&lt;br /&gt;1. Rate (R)&lt;br /&gt;Rate adalah harga perhari atau perjam yang ditentukan pada kemampuan seorang desainer dalam mengerjakan pekerjaan2 desain. Besarnya bergantung pada skill yang dikuasai, pemahaman konsep desain, pengalaman, portfolio, kredibilitas klien yang pernah ditangani, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya R bergantung pada pengalaman dan jam terbang seorang desainer. Sebagai contoh seorang desainer yang menguasai seabrek software desain mulai dari Photoshop sampai program 3D tercanggih, memiliki pemahaman konsep desain yang dibuktikan dengan portfolio yang ditunjukkan, pernah bekerja di perusahaan desain terkemuka, berpengalaman menangani klien2 “wah” seperti Nokia, BMW, dsb, bisa dikategorikan sebagai highly priced desainer dengan rate misalnya Rp. 2.000.000/hari. Sementara seorang lulusan sekolah desain yang baru memiliki 2-3 portfolio dari perusahaan2 kecil bisa dikategorikan sebagai pemula dengan rate sekitar Rp. 100.000/hari. Disini, seorang desainer dituntut untuk mampu mengestimasi “nilai jual” dirinya berdasarkan faktor2 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R bisa dihitung perhari ataupun perjam. Mengapa? Beberapa desainer menentukan rate/hari dengan alasan kemudahan perhitungan. Desainer lain menerapkan rate/jam dengan alasan agar lebih gampang menghitung waktu untuk revisi. Sebenarnya ini sama saja. Seperti disebutkan di atas, 1 hari = 8 jam. Sekarang kembali kepada sang desainer untuk menghitung lamanya pengerjaan sebuah proyek desain dalam hitungan hari (agar lebih sederhana) atau dalam hitungan jam agar lebih detail.&lt;br /&gt;Tetapi ada satu hal lain yang harus dipertimbangkan. Ada kalanya rate/jam sangat sulit diterima oleh klien di Indonesia. Di negara2 maju dimana pekerjaan desain sudah dihargai dengan baik, rate/jam mungkin bisa diterapkan dan diterima oleh calon klien. Ini karena profesi desainer sudah dianggap sejajarkan dengan pekerjaan jasa profesional lain seperti pengacara, dokter, dsb. Akan tetapi bila kita berbicara dalam ruang lingkup lokal, berdasarkan pengalaman saya, rate/jam sangat sulit untuk diterima oleh umumnya klien di Indonesia. Tapi bila seorang desainer merasa confident untuk menerapkan rate/jam untuk klien di Indonesia, well.. why not? ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Estimasi Lamanya Pengerjaan (W)&lt;br /&gt;Estimasi lamanya waktu pengerjaan adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah desain/proyek desain. Berkaitan dengan rate (R), waktu bisa dihitung dalam satuan hari ataupun jam. Sebagai gambaran, jumlah waktu pengerjaan 1 (satu) halaman HTML tanpa programming tentu akan berbeda dengan jumlah waktu pengerjaan 1 (satu) halaman website full-flash.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan jumlah hari ini desainer dituntut untuk reasonable dalam arti tidak mengada-ada dan masuk diakal. Sebagai contoh mengerjakan sebuah halaman HTML simpel tentu tidak akan memakan waktu sampai 7 hari (56 jam), bukan? BIla desainer menetapkan variabel Rate (R) dalam satuan hari, variabel H tidak harus bulat, ia bisa bernilai 0.5 (setengah hari = 4 jam) hari atau 0.25 (seperempat hari = 2 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Harga Konsep Desain (K)&lt;br /&gt;Yang agak rumit mungkin menentukan harga konsep desain. Akan tetapi kita bisa mengira2 seberapa original dan brilyan-nya sebuah konsep desain. Disinilah seorang desainer dituntut untuk bisa menguraikan konsep desain yang ia tawarkan. Bukan hanya terbatas pada ide dan tampilan visual semata, tapi juga mencakup hal2 lain seperti ‘look and feel’, tata letak (lay-out) yang baik, flow navigasi dan penempatan menu sebuah website, sitemap, pemilihan tagline, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman desainer mengatakan bahwa ia juga menerapkan semacam perhitungan untuk menentukan harga K. Dalam kasus ini, harga K ditentukan dari berapa lama ia melakukan eksplorasi untuk mendapatkan ide dan menguraikannya menjadi sebuah konsep desain dengan kata lain K=Rk x Wk (rate desainer dikalikan jumlah waktu eksplorasi). Rumit? Mungkin terlihat rumit, tapi sekali lagi, di negara2 maju (kebetulan teman saya tersebut pernah bekerja di luar negeri dan baru kembali ke Indonesia), ini merupakan hal yang wajar dan bisa diterima oleh klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Prosentase Potongan Harga (d)&lt;br /&gt;Mungkin terkesan aneh bila diterapkan potongan harga untuk sebuah desain/proyek desain. Akan tetapi hal ini perlu dipertimbangkan bila seorang desainer menghadapi kasus dimana calon klien merupakan sebuah perusahaan besar dan menurut perkiraan memungkinkan terbentuknya long term relationship dan kontinuitas proyek. Dengan menerapkan discount, desainer bisa memberi alasan “proyek perkenalan” dimana sebagai awal long term relationship, sebuah desain yang bagus diberi harga yang relatif murah. Bila memang tidak mau, desainer bisa memberi harga 0 (nol) untuk variabel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Harga Material Desain (M)&lt;br /&gt;Harga material desain adalah total harga pengadaan material untuk pekerjaan desain yang mencakup harga session fotografi, pembelian stock image, pembelian lisensi additional software, fee copywriting. dan lain2&lt;br /&gt;Sekarang mari kita lihat variabel mana yang nilainya bersifat fleksibel dan variabel mana yang bernilai tetap. Harga W yang pasti nilainya bersifat fleksibel karena bergantung dari skala proyek desain yang dikerjakan. Harga M juga bersifat fleksibel karena bergantung dari harga pihak ketiga yang menyediakan material desain (copywriter, fotografer, harga stock image, dsb). Harga d juga bersifat fleksibel seperti telah diuraikan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga konsep (K) juga bersifat fleksibel. Masalahnya sekarang adalah cara menentukan harga tersebut. Seperti telah diuraikan di atas, ada beberapa desainer yang menetapkan nilai K dengan rumus K=Rk x Wk. Tapi ada juga desainer yang menetapkan nilai K tanpa menguraikannya seperti itu. K adalah sebuah nilai yang mencakup seluruh hal mulai dari eksplorasi, ide, konsep, dsb. Semata-mata karena pertimbangan kemudahan. Sebenarnya keduanya sama saja, itu hanyalah cara desainer untuk memberikan argumen yang tepat untuk harga sebuah kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan variabel R?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua fenomena menarik. Beberapa desainer (dan juga agensi desain) mematok harga R tetap dengan alasan bahwa harga tersebut adalah standar profesionalisme mereka. Desainer dengan harga R tinggi harus bisa bekerja dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan desainer dengan harga R yang lebih rendah untuk sebuah hasil yang kualitasnya sama. Artinya klien yang menyewa desainer dengan R tinggi akan diuntungkan dengan waktu pengerjaan (W) yang lebih singkat/cepat bila dibandingkan dengan mempekerjakan desainer dengan harga R yang lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain ada desainer yang lebih fleksibel dengan harga R yaitu dengan menentukan nilai R sesuai dengan kredibilitas ataupun skala perusahaan klien. Sebagai ilustrasi, desainer seperti ini memberikan nilai R yang tinggi kepada sebuah perusahaan multi-nasional yang memiliki aset milyaran dan memberi rate yang lebih rendah kepada perusahaan kecil berbudget rendah, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh berikut mungkin bisa lebih memperjelas:&lt;br /&gt;Seorang desainer level menengah memberikan rate perhari sebesar Rp. 700.000/hari sesuai dengan skill, portfolio, pemahaman konsep dan pengalamannya kepada firma-hukum mid-size untuk mengerjakan website company profile. Struktur website tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur tersebut akan diterapkan dalam halaman2 berbasis HTML dengan tambahan features animasi flash di frontpage-nya dan aplikasi backoffice untuk news update. Estimasi pengerjaannya adalah 10 hari. Tampilan visual, look and feel serta alur navigasi dari website yang akan dibuat sangat sesuai dengan corporate image dari firma-hukum tersebut yang dibuktikan dengan mock-up yang telah dibuat. Untuk itu si desainer memberikan harga Rp. 3.000.000. Stok foto dan text untuk website disediakan oleh client, sehingga harga material = 0 (nol). Desainer tersebut memutuskan memberikan discount sebesar 10% dari harga total dengan pertimbangan akan terjalin long term relationship dimana firma hukum tersebut nantinya mungkin juga akan membuat aplikasi intranet, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, harga penawaran adalah sebesar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (700.000 x 10) + 3.000.000 + 0= 10.000.000&lt;br /&gt;HP= 10.000.000 – (10% x 10.000.000)= 9.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, harga penawaran yang diajukan adalah sebesar Rp. 9.000.000. Bila ternyata calon klien melakukan bargaining, desainer bisa bertahan dengan memberikan argumen bahwa secara konsep, desain tersebut sangat cocok dengan corporate image perusahaan atau effort yang dikeluarkan untuk pengerjaan proyek memang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, calon klien akan bersikeras melakukan bargaining terhadap harga2 variabel2 tersebut. Disini, desainer bisa memperkecil harga penawaran dengan menurunkan harga rate per-hari menjadi Rp. 650.000 misalnya, sehingga manjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (650.000 x 10) + 3.000.000 + 0 = 9.500.000&lt;br /&gt;HP= 9.500.000 – (10% x 9.500.000) = 8.550.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau memperbesar prosentase discount menjadi 15%:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT= (700.000 x 10) + 3.000.000 + 0 = 10.000.000&lt;br /&gt;HP= = 10.000.000 – (15% x 10.000.000) = 8.500.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam contoh tersebut bisa dilihat bahwa sang desainer melakukan bargaining dengan menerapkan harga R yang fleksibel dengan tidak mengurangi waktu pengerjaan (W) berdasarkan pertimbangan2 tertentu misalnya load pekerjaan yang tinggi, dsb. Sementara desainer yang menetapkan fix rate R bargaining mungkin bisa dilakukan dengan memberikan discount atau mengurangi waktu kerja (W)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula tersebut saya rasa cukup general dan bisa dipakai untuk menentukan harga pekerjaan desain lainnya dan tidak terbatas hanya pekerjaan webdesign. Sebagai contoh misalnya adalah desain poster seperti Matrix Revolution di atas. Secara teknis pengerjaan poster tersebut mungkin bisa dikategorikan sebagai mudah dan dapat diselesaikan dalam 1 hari saja. Akan tetapi dengan client sekelas Warnerbros, desainer bisa menetapkan rate per-hari (R) yang cukup tinggi. Ditambah lagi dengan konsep desain yang original dan brilyan yang dilengkapi dengan tagline "Everything That Has a Beginning Has an End" mungkin variabel K bisa dihargai jutaan dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula tersebut saya rasa cukup general dan bisa dipakai untuk menentukan harga pekerjaan desain lainnya dan tidak terbatas hanya pekerjaan webdesign. Sebagai contoh misalnya adalah desain poster seperti Matrix Revolution di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teknis pengerjaan poster tersebut mungkin bisa dikategorikan sebagai mudah dan dapat diselesaikan dalam 1 hari saja. Akan tetapi dengan client sekelas Warnerbros, desainer bisa menetapkan rate per-hari (R) yang cukup tinggi. Ditambah lagi dengan konsep desain yang original dan brilyan yang dilengkapi dengan tagline "Everything That Has a Beginning Has an End" mungkin variabel K bisa dihargai jutaan dollar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas adalah dalam kasus programming atau actionscripting dilakukan oleh satu orang desainer yang sama. Namun formula ini juga bisa diterapkan untuk pekerjaan dimana programming atau flash actionscripting dilakukan oleh orang2 yangberbeda. Jadi bila sebuah desain website misalnya menyangkut juga pembuatan basis-data, programming dan actionscripting, harga penawaran adalah akumulasi dari harga yang diajukan tiap2 team member yang terlibat di dalam pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula di atas bukanlah sebuah hal mutlak. Mungkin ada beragam cara penentuan harga desain yang lain. Ini hanyalah salah satu cara dan penerapannya juga kembali kepada desainer yang besangkutan. Satu hal yang pasti, formula ini juga tidak akan menjamin diperolehnya sebuah pekerjaan/proyek desain? :) Harus dibedakan disini antara menentukan harga desain dengan mendapatkan proyek desain. Deal akan sebuah pekerjaan desain bergantung dari banyak faktor lain seperti relasi, tipe client, budget, kualitas desain, dsb. Tidak ada jaminan bahwa dengan menerapkan formula ini sebuah proyek desain pasti akan diperoleh. Akan tetapi, minimal seorang desainer memiliki dasar untuk menentukan harga sebuah desain dan tidak hanya bisa bergumam sambil berkeringat dingin bila sang klien mempertanyakan dasar penentuan harga desain yang ia tawarkan. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-1745843369302149514?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/1745843369302149514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=1745843369302149514' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/1745843369302149514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/1745843369302149514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/fee-desain.html' title='Fee Desain'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-3695980849939583003</id><published>2007-12-01T15:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:53:22.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI KITA'/><title type='text'>Warna</title><content type='html'>Wacana Pengertian WARNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna dapat didefinisikan secara obyektif/fisik sebagai sifat cahaya yang diapancarkan, atau secara subyektif/psikologis sebagai bagian dari pengalaman indera pengelihatan. Secara obyektif atau fisik, warna dapat diberikan oleh panajang gelombang. Dilihat dari panjang gelombang, cahaya yang tampak oleh mata merupakan salah satu bentuk pancaran energi yang merupakan bagian yang sempit dari gelombang elektromagnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya yang dapat ditangkap indera manusia mempunyai panjang gelombang 380 sampai 780 nanometer. Cahaya antara dua jarak nanometer tersebut dapat diurai melalui prisma kaca menjadi warna-warna pelangi yang disebut spectrum atau warna cahaya, mulai berkas cahaya warna ungu, violet, biru, hijau, kuning, jingga, hingga merah. Di luar cahaya ungu /violet terdapat gelombang-gelombang ultraviolet, sinar X, sinar gamma, dan sinar cosmic. Di luar cahaya merah terdapat gelombang / sinar inframerah, gelombang Hertz, gelombang Radio pendek, dan gelombang radio panjang, yang banyak digunakan untuk pemancaran radio dan TV. Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna pelangi. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari elemen tata rupa, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain. Dalam perencanaan corporate identity, warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas. Lebih lanjut dikatakan oleh Henry Dreyfuss , bahwa warna digunakan dalam simbol-simbol grafis untuk mempertegas maksud dari simbol-simbol tersebut . Sebagai contoh adalah penggunaan warna merah pada segitiga pengaman, warna-warna yang digunakan untuk traffic light merah untuk berhenti, kuning untuk bersiap-siap dan hijau untuk jalan. Dari contoh tersebut ternyata pengaruh warna mampu memberikan impresi yang cepat dan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan warna menciptakan impresi, mampu menimbulkan efek-efek tertentu. Secara psikologis diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur tentang warna sbb: Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pemahaman diatas dapat dijelaskan bahwa warna, selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda. Berikut kami sajikan potensi karakter warna yang mampu memberikan kesan pada seseorang sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi).&lt;br /&gt;   2. Putih, sebagai warna yang paling terang, melambangkan cahaya, kesucian.&lt;br /&gt;   3. Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik.&lt;br /&gt;   4. Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup).&lt;br /&gt;   5. Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya, momentum dan mengesankan sesuatu.&lt;br /&gt;   6. Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan.&lt;br /&gt;   7. Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak warna, dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dsb.&lt;br /&gt;   2. Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam.&lt;br /&gt;   3. Intensity, seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Prang System terdapat beberapa sistem warna lain yakni, CMYK atau Process Color System, Munsell Color System, Ostwald Color System, Schopenhauer/Goethe Weighted Color System, Substractive Color System serta Additive Color/RGB Color System.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara bermacam sistem warna diatas, kini yang banyak dipergunakan dalam industri media visual cetak adalah CMYK atau Process Color System yang membagi warna dasarnya menjadi Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Sedangkan RGB Color System dipergunakan dalam industri media visual elektronika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;( Sumber : Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005 )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-3695980849939583003?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/3695980849939583003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=3695980849939583003' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3695980849939583003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3695980849939583003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/warna.html' title='Warna'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5400206933378600112</id><published>2007-12-01T15:31:00.000+07:00</published><updated>2008-01-20T23:58:44.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Desain grafis</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Wacana penegrtian Desain grafis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan page layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik - yang sering kali disebut sebagai "desain interaktif" (interactive design), atau "desain multimedia" (multimedia design')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip dan unsur desain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan desain grafis&lt;br /&gt;Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah akal, mata, tangan, alat-alat tradisional (seperti pensil atau tinta), dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Bagaimanapun, alat yang paling penting dan paling diperlukan dalam desain adalah akal. Pikiran yang kritis, observasional, kuantitif, dan analitik juga dibutuhkan untuk merancang dan merealisasikan ide tersebut. Pikiran yang kritis, observasional, kuantitatif dan analitik juga diperlukan untuk mengkomposisi sebuah desain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sang pendesain hanya mengikuti sketsa, naskah atau instruksi (yang mungkin disediakan oleh sutradara kreatif) maka tidak bisa disebut sebagai desainer. Mata dan tangan sering dibantu dengan penggunaan alat tradisional atau fitur edit gambar digital. Pemilihan cara mengungkapkan ide yang tepat juga merupakan ketrampilan kunci dalam karya desain grafis, dan merupakan faktor penentu dalam perwujudan visualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang (desainer) untuk melihat efek dari layout atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya komputer dianggap sebagai alat yang sangat diperlukan dalam industri desain grafis. Komputer dan aplikasi perangkat lunak umumnya dipandang, oleh para profesional kreatif, sebagai alat produksi yang lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan metode tradisional. Akan tetapi, beberapa perancang grafis melanjutkan penggunaan alat manual dan tradisional dalam berkarya, seperti misalnya Milton Glaser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perdebatan mengenai apakah komputer meningkatkan proses kreatif dalam desain grafis. Produksi yang cepat dari komputer memungkinkan para perancang grafis untuk mengeksplorasi banyak ide secara cepat dan lebih detail dari yang bisa dicapai dengan kerja goresan tangan atau potong-tempel pada kertas. Akan tetapi, dihadapkan pada pilihan yang tak terbatas semacam ini kadangkala tidak menghasilkan solusi desain yang terbaik dan kadang hanya membuat berputar-putar tanpa hasil yang jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide-ide baru seringkali datang dengan uji coba pada alat dan metode, baik itu media tradisional maupun digital. Beberapa perancang grafis profesional mengeksplorasi ide menggunakan pensil di atas kertas untuk menghindari keterbatasan komputer, memungkinkan mereka berpikir di luar kotak. Beberapa ide kreatif dari desain grafis diawali serta dikembangkan bahkan sampai mendekati hasil akhir dalam pikiran, sebelum diterapkan baik dengan metode tradisional maupun komputer. Ada juga yang pembentukan visualisasi terbantu dengan penggunaan komputer dengan kemampuan pembuatan gambar yang kompleks dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perancang grafis bisa juga menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat tanpa pecah konsentrasi karena masalah teknis dari perangkat lunak komputer. "Comp" ( istilah dalam desain grafis yang merujuk pada rancangan awal untuk diajukan pada klien, kependekan dari comprehensive layout), buatan tangan seringkali dipakai untuk mendapatkan persetujuan dari sebuah ide desain grafis. Sketsa yang berupa thumbnail atau coretan-coretan rancangan kasar pada kertas bisa juga digunakan untuk menghasilkan ide dalam sebuah proses hybrida (gabungan antara penggunaan komputer dan goresan tangan). Proses hybrida semacam ini khususnya berguna pada pembuatan desain logo di mana masalah teknis dari perangkat lunak seringkali memecahkan konsentrasi. Proses hybrida juga dipakai untuk membebaskan kreativitas seseorang dalam pembuatan layout halaman atau pengembangan image. Seorang perancang grafis tradisional bisa juga mempekerjakan seniman produksi (production artist) yang mahir menggunakan komputer untuk mewujudkan ide dari sketsa yang dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Software Dalam Desain Grafis&lt;br /&gt;Perkembangan software tentunya akan menghasilkan gambar yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Hal ini tentunya tidak terlepas dari penggunaan software. Ada beberapa software yang digunakan dalam hal desain grafis antara lain : 1. Adobe Photoshop 2. Adobe Illustrator 3. Adobe After Effect 4. AutoCad 5. Maya 4.5 6. CorelDraw 7. dll Dalam hal ini, untuk menghasilkan suatu gambar yang mempunyai nilai seni tinggi tidak sekedar pengguasaan software itu sendiri tetapi lebih cendrung kepada seni dan kreatifitas serta imajinasi dalam menuangkan ke dalam gambar tersebut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5400206933378600112?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5400206933378600112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5400206933378600112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5400206933378600112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5400206933378600112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/12/desain-grafis.html' title='Desain grafis'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-5135773707611840912</id><published>2007-12-01T12:06:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T00:15:20.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Nirmana</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Nirmana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan. Nirmana disebut juga ilmu tatarupa. Elemen –elemen seni rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Titik, titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling   umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah.&lt;br /&gt;2. Garis, garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna.&lt;br /&gt;3. Bidang, bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis.&lt;br /&gt;4. Gempal, gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusunan merupakan suatu proses pengaturan atau disebut juga komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak, namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu desain grafis, selain prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama untuk tujuan komunikasi dari sebuah karya desain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ruang Kosong (White Space)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kejelasan (Clarity)&lt;br /&gt;Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesederhanaan (Simplicity)&lt;br /&gt;Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Emphasis (Point of Interest)&lt;br /&gt;Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip – prinsip dasar seni rupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kesatuan (Unity)&lt;br /&gt;Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang. Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keseimbangan (Balance)&lt;br /&gt;Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh, kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Proporsi (Proportion)&lt;br /&gt;Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan –perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Irama (Rhythm)&lt;br /&gt;Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk –bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak dedaunan, dan lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk –bentuk unsur rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dominasi (Domination)&lt;br /&gt;Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan deisan. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu utnuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Sumber : Dasar-Dasar Tata Rupa dan Desain, Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto, Yogyakarta 2005)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-5135773707611840912?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/5135773707611840912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=5135773707611840912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5135773707611840912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/5135773707611840912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/11/pengertian-nirmana.html' title='Nirmana'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-8271683026997064672</id><published>2007-12-01T10:34:00.000+07:00</published><updated>2008-01-21T00:20:30.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DESAIN GRAFIS'/><title type='text'>Beda RGB dan CMYK</title><content type='html'>Pada dasarnya printer dan monitor adalah dua perangkat yang berbeda, bahkan basis manajemen warnanya pun berbeda, monitor menggunakan mode RGB (seperti juga mata manusia-red) Sedangkan printer menggunakan CMYK. Yang satu menggunakan proses rasterisasi yang tingkat gradasinya lebih pendek yang satu menggunakan tingkat refleksi yang gradasinya lebih panjang. Coba lihat di Photoshop atau Corel dimana palet warna RGB menggunakan 255 tingkat gradasi sedang CMYK hanya 100 tingkat gradasi, pendek kata ada detail warna yang tidak bisa disimulasikan oleh printer (perangkat berbasis CMYK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk mengatasi perbedaan dalam konversi warna dari RGB ke CMYK adalah ‘kalibrasi’. Proses kalibrasi warna adalah proses pencocokan warna agar semua perangkat pemroses citra (image) menggunakan satu patokan yang serupa. Untuk itu di aturlah agar warna pada monitor sebagai perangkat yang jangkauan warnanya paling tinggi hanya menampilkan warna yang bisa di hasilkan oleh printer. Jadi nanti sewaktu kita akan mencetak hasilnya akan ‘mirip’ seperti yang kita liat di monitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses termudahnya tentu saja menggunakan fasilitas yang disediakan oleh aplikasi yang kita gunakan. Misalnya adobe gamma yang disediakan oleh Photoshop dimana monitor akan di kalibrasi sesuai pilihan kita. Meskipun telah di kalibrasi jika kita tetap saja bekerja dengan mode RGB di Photoshop dan aplikasi lainnya tentu saja ada warna-warna tertentu yang tidak akan bisa dicetak hal ini dikenal dengan istilah “out of gamut” bisa di deteksi dengan membuka palet color picker dan men-cek warna di image dengan eyedroper tool, akan ada tanda segitiga dengan tanda seru yang menandakan warna tersebut tidak akan tercetak, dan jika anda mengklik tanda segitiga tersebut pilihan warna akan berubah dan menampilkan warna yang akan di gunakan untuk mencetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas bahwa untuk mengetahui hasilnya setiap image yang di gunakan di photoshop dan aplikasi lain perlu di konversi ke CMYK sebelum di cetak. Jika anda merasa bahwa warnanya kurang menarik anda bisa menyesuaikannya lebih dulu dengan berpatokan ke image yang masih dalam mode RGB (ingat beberapa filter photoshop hanya bisa di jalankan di dalam mode RGB!) Sekarang kita kembali ke inti pertanyaan kenapa hasil cetak di percetakkan turun? Sekali lagi proses kalibrasi yang anda lakukan adalah proses kalibrasi di komputer anda bukan di mesin separasi apalagi di mesin offset percetakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tentu saja resiko warna turun sangat besar bahkan jika pun anda menggunakan Macintosh! Untuk mengatasi ini anda harus mengetahui warna-warna yang bisa di hasilkan oleh percetakkan, biasanya percetakkan yang baik akan dengan senang hati memberikan contoh cetaknya kepada anda berupa gradasi persentasi warna dalam bentuk buku dalam mode CMYK. Gunakan contoh tersebut sebagai panduan untuk mengkalibrasi komputer dan printer di rumah/kantor jadi anda bisa melakukan test print dulu sebelum pergi ke percetakkan. Kalau anda rasa kontrol tersebut kurang kuat anda bisa minta hasil proof dari percetakkan (dengan biaya) untuk melihat akurasi warnanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ingat banyak variabel yang tidak berada dalam kontrol seperti misalnya alat proof yang menggunakan teknologi continus tone (dye sublimation / thermal printer) jelas berbeda dengan mesin cetak yang menggunakan raster half tone! Sekarang persoalan kembali ke medianya, selain mode warna media kertas yang di gunakan juga menentukan. Sebagai contoh hasil cetak dengan inkjet di atas kertas HVS biasa pasti biasa-biasa saja di banding dengan media khusus seperti foto paper atau glossy paper. Mengapa? Karena daya serap kertas terhadap tinta dan kemurnian bahan dasar kertas (pulp) menentukan hasil cetak. Kertas biasa dengan pori-pori besar dan bahan dasar yang tidak pure white (cenderung kuning atau abu-abu) akan menyerap tinta ke dasar kertas dan membuat warna lebih abu-abu ketimbang kertas glossy/art paper yang mampu menahan tinta dengan bahan lapisannya sedang bahan dasarnya yang lebih putih akan mampu memberi tampilan warna lebih cemerlang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kertas dove memang ditujukan untuk membuat tampilan warna lebih lembut dengan tidak menggunakan lapisan penahan tinta sebanyak art paper, untuk itu agar warna atau bentuk tertentu menonjol digunakan varnish/coating (di percetakkan dikenal dengan UV varnish/coating). Penggunaannya tentu terserah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips: Untuk menjamin setiap perangkat (monitor, scanner, printer) menggunakan mode warna yang sama gunakan hanya satu driver ICM (Image Color Matching) anda bisa melihatnya di control panel jika menggunakan windows. Jika pembuat perangkat anda cukup terkenal biasanya mereka menyediakan driver ICM dalam CD yang ada pada saat pembelian. Untuk menjamin proses keakuratan jalankan kalibrasi minimal satu bulan sekali dan selalu meminta contoh cetak terbaru dari percetakkan karena materi cetak akan lekang seiring waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.komvis.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-8271683026997064672?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/8271683026997064672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=8271683026997064672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8271683026997064672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/8271683026997064672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/11/beda-rgb-dan-cmyk.html' title='Beda RGB dan CMYK'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-7768441887664841481</id><published>2007-11-30T16:54:00.000+07:00</published><updated>2007-12-01T15:22:59.550+07:00</updated><title type='text'>Jenis lay Out</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Jenis lay Out Iklan Cetak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. MONDRIAN LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda bernama Piet Mondrian, yaitu: penyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk square/landscape/portait, dimana masing-masing bidangnya sejajar dengan bidang penyajian dan memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga membentuk suatu komposisi yang konseptual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. MULTI PANEL LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bentuk iklan dimana dalam satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema visual dalam bentuk yang sama (square/double square semuanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. PICTURE WINDOW LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak iklan dimana produk yang diiklankan ditampilkan secara close up.  Bisa dalam bentuk produknya itu sendiri atau juga bisa menggunakan model (public figure)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. COPY HEAVY LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letaknya mengutamakan pada bentuk copy writing (naskah iklan) atau dengan kata lain komposisi lay out nya didominasi oleh penyajian teks (copy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. FRAME LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu tampilan iklan dimana border/bingkai/frame nya membentuk suatu naratif (mempunyai cerita)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. SHILHOUTTE LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sajian iklan yang berupa gambar ilustrasi atau tehnik fotografi dimana hanya ditonjolkan bayangannya saja. Penyajian bisa berupa Text-Rap/warna spot color yang berbentuk gambar ilustrasi atau pantulan sinar seadanya dengan tehnik fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. TYPE SPECIMEN LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak iklan yang hanya menekankan pada penampilan jenis huruf dengan point size yang besar. Pada umumnya hanya berupa Head Line saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. SIRCUS LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyajian iklan yang tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan baku. Komposisi gambar visualnya, bahkan kadang-kadang teks dan susunannya tidak beraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. JUMBLE LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyajian iklan yang merupakan kebalikan dari sircus lay out, yaitu komposisi beberapa gambar dan teksnya disusun secara teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. GRID LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu tata letak iklan yang mengacu pada konsep grid, yaitu desain iklan tersebut seolah-olah bagian per bagian (gambar atau teks) berada di dalam skala grid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. BLEED LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sajian iklan dimana sekeliling bidang menggunakan frame (seolah-olah belum dipotong pinggirnya). Catatan: Bleed artinya belum dipotong menurut pas cruis (utuh) kalau Trim sudah dipotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. VERTICAL PANEL LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letaknya menghadirkan garis pemisah secara vertical dan membagi lay out iklan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. ALPHABET INSPIRED LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak iklan yang menekankan pada susunan huruf atau angka yang berurutan atau membentuk suatu kata dan diimprovisasikan sehingga menimbulkan kesan narasi (cerita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. ANGULAR LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyajian iklan dengan susunan elemen visualnya membentuk sudut kemiringan, biasanya membentuk sudut antara 40-70 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15. INFORMAL BALANCE LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tata letak iklan yang tampilan elemen visualnya merupakan suatu perbandingan yang tidak seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16. BRACE LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Unsur-unsur dalam tata letak iklan membentuk letter L (L-Shape). Posisi bentuk L nya bisa tebalik, dan dimuka bentuk L tersebut dibiarkan kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17. TWO MORTISES LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyajian bentuk iklan yang penggarapannya menghadirkan dua inset yang masing-masing memvisualkan secara diskriptif mengenai hasil penggunaan/detail dari produk yang ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18. QUADRAN LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bentuk tampilan iklan yang gambarnya dibagi menjadi empat bagian dengan volume/isi yang berbeda. Misalnya kotak pertama 45%, kedua 5%, ketiga 12%, dan keempat 38%. (mempunyai perbedaan yang menyolok apabila dibagi empat sama besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19. COMIC STRIPS LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penyajian iklan yang dirancang secara kreatif sehingga merupakan bentuk media komik, lengkap dengan captions nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20. REBUS LAY OUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Susunan lay out iklan yang menampilkan perpaduan gambar dan teks sehingga membentuk suatu cerita.(info)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-7768441887664841481?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/7768441887664841481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=7768441887664841481' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7768441887664841481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/7768441887664841481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/11/jenis-lay-out-iklan-cetak.html' title='Jenis lay Out'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6475823001484832200.post-3997127003628516847</id><published>2007-11-30T16:46:00.000+07:00</published><updated>2007-12-01T15:29:13.461+07:00</updated><title type='text'>Tips buat website</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beberapa Tips untuk Membuat Situs Web Menjadi Lebih ‘Populer’&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda/organisasi Anda memiliki sebuah situs web yang contentnya cukup menarik namun pengunjungnya hanya sedikit? Atau meskipun pengunjung banyak namun mereka tidak terlalu banyak mengeksplor website Anda? Ataupun banyak pengunjung yang tidak betah di website Anda? Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Dan uniknya, seringkali yang dibutuhkan hanyalah ide-ide yang cukup sederhana dan mungkin tanpa perlu usaha yang terlalu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak perlu menjadi seorang yang super jenius atau super brilian untuk memunculkan ide-ide seperti itu., Anda cukup memiliki kepekaan terhadap dunia internet dan budaya yang ada di dalamnya. Sebagai seorang pengelola situs web yang baik Anda harus bisa menerima feedback dari para penjelajah situs Anda dan juga harus bisa melihat trend yang ada di dunia luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui artikel ini dicoba dimunculkan beberapa ide-ide sederhana yang berasal dari berbagai sumber termasuk dari beberapa pakar web (web designer, web author, dan lain-lain) berdasarkan pengamatan terhadap para penjelajah internet maupun terhadap beberapa website yang ada. Anda dapat memunculkan sendiri ide-ide brilian milik Anda, cukup dengan memperluas wawasan Anda terhadap trend, budaya, dan kemajuan teknologi yang ada di dalam ataupun di luar dunia internet. Lalu tuangkan saja ide Anda itu ke dalam website Anda dan lihat saja hasilnya setelah itu ambil feedback (masukan/kritik/saran/pujian) untuk penyempurnaan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Loading Situs Web Harus Cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang suatu situs web yang memiliki content yang menarik ataupun yang memiliki desain yang indah, kurang mendapat perhatian dari penjelajah internet. Itu bisa terjadi bila situs tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk loadingnya (terutama masalah loading image) dan hal ini akan membuat pengunjung situs menjadi bosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengguna internet menginginkan informasi yang tersaji dengan cepat. Bayangkan saja betapa bosannya seorang pengunjung web manakala harus menunggu relatif lama untuk dapat mendownload keseluruhan sebuah halaman web. Ia bisa saja mengklik tombol Stop untuk mematikan proses download halaman kemudian mematikan fasilitas auto load image dari browsernya atau malah pindah ke halaman lain yang lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya hal tersebut sepele, namun bila tidak diantisipasi maka jerih payah Anda membangun suatu situs yang menarik dan indah akan menjadi usaha yang sia-sia. Karena kendala kecepatan akses inilah maka penerapan teknik desain cetak tradisional termasuk teknik interaktif multimedia pada situs Anda harus dipikirkan dengan matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, dalam membuat suatu situs perlu diperhatikan pembuatan desain web maupun grafis yang indah tapi dari segi ukuran file-filenya cukup kecil. Hal tersebut perlu dipikirkan untuk mengantisipasi para pengunjung situs yang koneksi internetnya tidak terlalu cepat.&lt;br /&gt;Format file image yang efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu masalah yang berkaitan dengan hal tersebut adalah masalah file image. Dalam dunia web kita bisa melihat proses loading berbagai format file image. Dan diantara format-format yang ada, yang sering digunakan adalah format JPEG dan GIF.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan masalah ukuran file dan proses loading maka penggunaan format image yang tepat merupakan syarat utama :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gunakan format GIF bila :&lt;br /&gt;· Gambar Anda banyak berisi area kosong besar dan warnanya datar&lt;br /&gt;· Anda ingin meyakinkan bahwa grafik Anda dapat diterima oleh semua browser dan platform&lt;br /&gt;· Anda ingin membuat area di grafik menjadi transparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gunakan format JPEG bila :&lt;br /&gt;· Grafik Anda memiliki tonal yang bervariasi&lt;br /&gt;· Grafik Anda adalah fotografi penuh warna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat beberapa versi dari situs Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini teknologi web berkembang dengan pesat, di satu sisi hal itu memacu para desainer web/web author untuk membuat halaman-halaman web yang semakin indah dan canggih. Namun di sisi lain, hal itu juga berarti kebutuhan kecepatan akses yang semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bila Anda mendesain/membuat sebuah situs web dan jika server situs Anda masih memiliki sisa ruang yang cukup besar maka bisa dibuat beberapa versi situs. Misalnya situs versi A untuk pengunjung yang memiliki koneksi internet yang relatif cepat (bisa dilihat di bagian selanjutnya) dan situs versi B untuk pengunjung yang memiliki koneksi internet yang relatif lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;q Beberapa situs menyediakan versi HTML standar dan versi Shocked-nya yang membutuhkan plug-in tambahan dan tentunya kecepatan akses yang lebih cepat. Contoh situsnya adalah : www.fightthefuture.com&lt;br /&gt;q Ada juga yang menyediakan versi text only dan text and images&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan Teknologi Web yang Semakin Canggih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa situs yang dibuat dengan menggunakan bantuan software-software canggih seperti Flash, Dreamweaver ataupun menggunakan teknologi Active X, Dynamic HTML, Java, JavaScript, dan lain-lain. Beberapa diantara situs-situs tersebut memang dimaksudkan untuk menunjukkan kepiawaian pengelola/desainer situs web memasukkan beragam teknologi tersebut ke dalam situs mereka dan ditujukan untuk pengunjung situs yang memiliki koneksi yang cepat ke internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teknologi web&lt;br /&gt;· Bahasa pemrograman Java yang merupakan sebuah bahasa pemrograman berbasis objek yang dapat diintegrasikan dengan file HTML melalui objek khusus yang disebut applet.&lt;br /&gt;Beberapa keuntungan menggunakan Java :&lt;br /&gt;- merupakan subset dari C++&lt;br /&gt;- bisa dipakai ulang (reusable) dan berorientasi objek&lt;br /&gt;- memungkinkan pembangunan situs yang interaktif&lt;br /&gt;Beberapa kerugian/batasan dari penggunaan Java :&lt;br /&gt;- Masih belum ada standardisasinya&lt;br /&gt;- Masih belum dapat mensuport semua platform&lt;br /&gt;Namun dengan dukungan dari beberapa pabrik browser besar seperti Netscape dan Microsoft maka penggunaan Java akan semakin maju.&lt;br /&gt;Selain Java kita juga mengenal JavaScript, JavaScript merupakan bahasa scripting yang berbeda dengan Java walaupun memiliki struktur bahasa dan konsep eksekusi yang mirip.&lt;br /&gt;Contoh penggunaan Java dan JavaScript : reminder, kalender, shopping cart, kalkulator, dan lain-lain&lt;br /&gt;· Teknologi CGI yang merupakan mekanisme komunikasi interaktif client-server. Dengan menggunakan CGI maka pengunjung dapat melakukan interaksi dengan situs web secara interaktif. Script CGI dapat dibuat dengan menggunakan Perl, shell UNIX, C, ataupun bahasa pemrograman lainnya.&lt;br /&gt;Beberapa keunggulan CGI :&lt;br /&gt;- relatif lebih cepat dari Java&lt;br /&gt;- disupport oleh berbagai platform client dan server&lt;br /&gt;- bisa digunakan oleh client yang menggunakan broser berbasis grafik (Netscape, IE dan lain-lain) ataupun yang berbasis text (lynx pada UNIX)&lt;br /&gt;Kelemahan/batasan CGI :&lt;br /&gt;- menghabiskan relatif lebih banyak waktu proses dibandingkan Java&lt;br /&gt;Contoh penggunaan CGI : search engine, akses database, webmail, eCard, dan lain-lain.&lt;br /&gt;· Teknologi shockwave dari Macromedia, membuat dokumen Director dapat dimainkan pada Web. Director telah biasa dipergunakan, setidak-tidaknya bagi para desainer aplikasi interaktif, yang dipercaya sebagai peranti penciptaan aplikasi multimedia yang mewah. Dengan menggunakan aplikasi Afterburner, programmer director dapat mengompres dan menciptakan dokumen Shockwave yang dapat dilihat dari berbagai browser yang telah diinstall Plug-In Shockwave.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plug-in&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat menikmati teknologi-teknologi web tersebut, tak jarang pengunjung situs harus memiliki plugins khusus untuk browser mereka. Sebagai contoh :&lt;br /&gt;· Untuk menikmati situs-situs yang menggunakan Shockwave dan Flash dari Macromedia maka dibutuhkan plugin Shockwave dan Flash Player yang bisa didapatkan di www.macromedia.com/shockwave/download/&lt;br /&gt;· File-file Real Audio / Video membutuhkan player yang bisa Anda dapatkan di www.real.com&lt;br /&gt;· Untuk melihat/membaca file-file PDF kita bisa mendownload program Adobe Acrobat Reader dari situs Adobe (www.adobe.com/products/) yang tersedia gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs yang baik juga akan menyediakan link bagi pengunjung situs menuju ke tempat download plugins yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses loading dari situs-situs web tersebut biasanya memakan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan situs-situs yang ‘biasa’. Disarankan agar dibuat beberapa versi dari situs yang Anda buat seperti telah disebutkan pada bagian sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan Sesuatu yang Gratis untuk Pengunjung Situs Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari sesuatu yang gratis/dengan biaya murah merupakan suatu sifat dasar manusia yang tidak bisa dipungkiri. Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan popularitas website Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membuat link khusus ke tempat-tempat yang memiliki sesuatu yang gratis.&lt;br /&gt;Hal ini bisa dilakukan untuk membuat website kita lebih menarik tanpa harus membuat suatu produk tertentu. Anda terlebih dahulu harus menentukan barang-barang gratis macam apa yang ingin Anda tampilkan. Setelah itu cari situs yang menyediakan barang-barang tersebut lalu cantumkan alamat situs tersebut dalam situs web Anda. Sebaiknya untuk pencantuman link ini, Anda memberitahu pemilik situs tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.&lt;br /&gt;Beberapa contoh barang gratis yang diminati penjelajah internet dan bisa Anda cari situs-situs penyedianya: Manual/On Line eBooks, poster, gambar/icon, music (mp3/midi), movie clip, CD, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menyediakan sesuatu yang gratis dari website kita (contoh Intel, Oracle, Sun)&lt;br /&gt;Beberapa situs di internet menawarkan barang-barang gratis milik/produksi mereka sendiri. Hal ini bisa dilakukan untuk media promosi dari suatu perusahaan/organisasi yang memiliki kemampuan keuangan yang sangat baik.&lt;br /&gt;Sebagai contoh :&lt;br /&gt;- Langganan CD Gratis yang bisa berisi shareware, info produk, dan lain-lain. Hal ini sudah dilakukan oleh Intel, Sun, dan lain-lain.&lt;br /&gt;- Langganan Majalah gratis yang berkaitan dengan content situs yang dikelola. Sebagai contoh anda bisa mengunjungi Oracle Magazine (www.oramag.com)&lt;br /&gt;- Katalog dari produk-produk yang ditawarkan. Contohnya adalah www.artrock.com&lt;br /&gt;- Contoh (Sample) produk seperti komponen-komponen elektronik (transistor, op-amp, dan lain-lain), software evaluation version, dan lain-lain.&lt;br /&gt;- Databook yang berguna untuk mencari referensi dari sebuah produk. Contohnya: Intel (www.intel.com) , mereka menyediakan berbagai data mengenai produk mereka seperti mikroprosesor, mikrokontroler, dan lain-lain yang digabung dalam beberapa buku (databook).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sediakan layanan-layanan gratis yang dapat menarik pengunjung sekaligus sebagai media promosi. Ini berkaitan dengan teknologi web yang telah dibahas pada bagian sebelumnya. Contohnya adalah layanan electronics Cards gratis yang masing-masing cardnya bisa berisi link menuju situs Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Isi Homepage Anda Selalu Baru (Update)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu situs web yang baik akan selalu menunjukkan aktivitas updating content yang baik. Dengan semakin seringnya content diperbaharui (ditambah, diganti, dikoreksi, diperiksa link-nya, dan lain-lain) menunjukkan kepada penjelajah situs bahwa memang situs anda adalah situs yang benar-benar terurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti ini sangat direkomendasikan untuk situs-situs penyedia informasi di mana informasinya itu sering berkembang dalam rentang waktu yang singkat, seperti situs-situs majalah, koran, bursa, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai cara untuk melakukan proses update ini :&lt;br /&gt;1. Secara manual : Anda update sendiri halaman-halaman web Anda dengan editor HTML yang ada, kemudian save dan upload&lt;br /&gt;2. Secara otomatis : Anda bisa menggunakan teknologi web yang telah ada untuk mempermudah proses updating misalnya menggunakan CGI atau teknologi lainnya sehingga memudahkan pengelola situs untuk terus memperbaharui situsnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menambahkan feature-feature yang menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai teknologi web yang telah dikenal maka Anda dapat membuat suatu layanan/feature khusus dari situs web Anda yang dapat menarik perhatian pengunjung. Ide dasarnya adalah menarik pengunjung dengan fasilitas/layanan yang disediakan kemudian membuat mereka penasaran untuk mengeksplorasi lebih lanjut situs web kita.&lt;br /&gt;Beberapa contoh layanan tersebut adalah eCard, search engine, discussion room, chat room, free hit counter, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara untuk membuat pengunjung tertarik dengan situs web kita:&lt;br /&gt;- link dari search engine/situs lain diarahkan menuju halaman utama dari situs kita, sehingga memaksa pengunjung untuk mengeksplorasi situs kita lebih lanjut.&lt;br /&gt;- link dari search engine/situs lain langsung diarahkan menuju halaman yang berisi fasilitas yang ditawarkan. Dan dari setiap layanan yang diberikan, pengunjung ‘dibujuk’ untuk melakukan eksplorasi lebih jauh. ‘Bujukan’ itu sendiri bisa berupa beberapa preview image yang menarik, banner, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan Website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar situs web Anda dapat dikenal maka Anda harus melakukan promosi mengenai web Anda. Ada banyak cara, diantaranya :&lt;br /&gt;1. Daftarkan search engine yang paling banyak diakses (contoh : yahoo, altavista, infoseek, dan lain- lain).&lt;br /&gt;2. Bisa juga melakukan promosi melalui produk, majalah, katalog, eCards, layanan webmail, banner, dan lain-lain.&lt;br /&gt;3. Selain itu Anda bisa juga menggunakan sarana IRC jika memang diijinkan, memungkinkan, dan sesuai dengan isi/tema dari channel IRC tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Contoh-contoh di atas merupakan beberapa contoh ide yang bisa dimunculkan untuk membuat web Anda lebih ‘populer’. Dan penulis yakin bahwa banyak di antara pembaca yang bisa memunculkan ide yang jauh lebih baik dan orisinil. Akhir kata, semoga Anda bisa bekarya dengan lebih baik lagi dan membuat dunia internet Indonesia lebih semarak.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;(By : Rachmat, Eric &amp;amp; Onno W. Purbo )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6475823001484832200-3997127003628516847?l=zoneyess.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zoneyess.blogspot.com/feeds/3997127003628516847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6475823001484832200&amp;postID=3997127003628516847' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3997127003628516847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6475823001484832200/posts/default/3997127003628516847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zoneyess.blogspot.com/2007/11/tips-untuk-membuat-situs-web-menjadi.html' title='Tips buat website'/><author><name>anjumfz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02108802097625616466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_I52YbnFbQG4/SMEVBelZkSI/AAAAAAAAAgM/SIi_ugA_PzI/S220/aku_03.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
