10 April 2008

Tips PowerPoint 2007: Presentasi dengan Dual Monitor

Saat memberikan presentasi menggunakan PowerPoint, kebanyakan orang akan menggunakan notebook. Selain sifatnya yang mobile, ada keuntungan lain yang diperoleh, yaitu penggunaan dua display sekaligus. Yang pertama adalah monitor yang ada pada notebook dan yang kedua adalah tampilan melalui projektor.


Menggunakan PC sebenarnya juga dimungkinkan, asal PC tersebut diperlengkapi dengan dua buah kartu VGA atau satu kartu VGA yang mendukung beberapa output. Dengan demikian, projektor bisa ditancapkan pada salah satu output dan output yang lain digunakan untuk monitor.

Tanpa adanya perubahan setting apapun, output yang akan ditampilkan pada kedua perangkat tersebut (monitor dan projector) sama.

Nah, seringkali dalam sebuah presentasi, selain menampilkan slide PowerPoint, kita juga membuka aplikasi lain, misalnya Windows Explorer, karena mungkin saja presentasi kita terdiri dari beberapa file. Bila ruang presentasi diperlengkapi dengan koneksi internet, mungkin saja kita juga membuka aplikasi untuk chatting seperti Yahoo! Messenger.

Jika tampilan di kedua perangkat sama, tentu saja apa yang kita lakukan juga akan nampak di layar projector dan dilihat oleh seluruh hadirin. Bagi saya, hal tersebut menjadikan sang penyaji presentasi nampak kurang profesional, bahkan dalam beberapa kasus bisa jadi memalukan.

Sebenarnya hal tersebut bisa dihindari dengan memanfaatkan fitur multi monitor yang disediakan oleh PowerPoint. Klik kanan bagian kosong pada desktop dan pada menu yang muncul pilih Properties. Masuklah ke tab Setting dan perhatikan bahwa ada dua monitor di sana.

Umumnya monitor yang ditandai dengan angka 1 merupakan monitor yang berada di hadapan Anda dan monitor yang ditandai dengan angka 2 adalah sebuah projector yang nantinya digunakan untuk menyajikan presentasi. Namun hal tersebut bisa saja dibalik sesuai dengan kebutuhan. Pada monitor yang akan digunakan untuk menyajikan presentasi, pastikan opsi Extend my Windows desktop onto this monitor aktif.

Setelah itu bukalah PowerPoint 2007, masuk ke ribbon Slide Show. Pada grup Monitors terdapat drop-down Show Presentation On. Melalui drop-down tersebut, pilihlah monitor yang akan digunakan untuk menayangkan slide presentasi.

Sekarang, projector hanya akan menayangkan slide presentasi saja. Anda bebas melakukan apapun di komputer Anda tanpa harus ketahuan oleh hadirin.

Selengkapnya.....

28 Maret 2008

Tip Menampilkan Teks Justify

Pernah saya terlibat sebuah proyek pembuatan situs pemerintah bersama sebuah perusahaan di Bandung, saat itu saya dikontrak untuk membuat CD Interaktif dan situs Web. Dalam pembuatan CD Interaktif saya tidak mengalami masalah karena hanya saya yang mengerjakan pembuatan CD Interaktif itu.


Namun, pada pembuatan situs Web, saya bekerja dengan sebuah tim yang terdiri dari 8 orang. 1 orang copywriter (content editor), 6 orang programmer, dan 1 orang desainer saya sendiri. Karena waktu pengerjaan yang singkat, kurang lebih satu minggu, maka perusahaan menyewa lebih banyak programmer karena situs tersebut dibuat semacam CMS (Content Management System) agar mempermudah pihak klien dalam hal pengeditan dan updating situs.
Akhirnya, kami pun bekerja dengan profesi masing-masing, programmer melakukan coding, dan saya sendiri membuat template.Singkat kata, jadilah CMS yang telah direncanakan. Kemudian masuk ke tahap testing, berbagai masukan tentang desain dan program CMS-nya sendiri kami tanggapi dengan lapang dada. Untuk bagian programming CMS biarlah programmer yang menangani, dan untuk desain ada beberapa masukan yang saya terima, namun yang paling menarik diantaranya adalah mengenai penggunaan rataan kiri dan kanan pada teks istilahnya justify.

Awalnya saya setuju, namun setelah saya perhatikan dengan seksama teks-teks yang saya justify, saya mengalami kesulitan dalam membaca teks-teks tersebut. Terlebih bila teks tersebut terdapat dalam satu paragraf dan yang cukup panjang. Kesulitan yang paling “kentara” bagi saya adalah menemukan baris berikutnya setelah saya selesai membaca suatu baris. Penyebabnya adalah tidak terlihatnya perbedaan antara baris satu dengan yang lainnya hingga mata sulit untuk mengidentifikasi baris mana yang telah dibaca dan baris mana yang belum. Hingga sering kali saya mengulang baris yang ternyata sudah saya baca sebelumnya.Halaman Web berbeda dengan media cetak. Pada buku-buku yang biasa kita baca, kebanyakan menggunakan justify agar layout tampak rapih. “Ketahanan” mata juga sangat berpengaruh, pada buku mata manusia dapat membaca tanpa henti sampai 30 menit, sedangkan pada layar monitor, manusia hanya mampu membaca hingga 10 menit.

Namun demikian, bila ternyata Anda harus menampilkan justify, ada beberapa tip yang dapat meningkatkan “keterbacaan” pada teks yang di justify:

Buat kolom-kolom
Buatlah kolom-kolom bila Anda ingin menggunakan justify pada sebuah teks, penggunaan kolom ini mirip kolom pada surat kabar.

Jangan terapkan pada baris panjang
Bila baris teks Anda cukup panjang, misalnya lebih dari 70 karakter, hindari penggunaan justify. Hal ini akan mengakibatkan pembaca mengalami kesulitan untuk membaca baris berikutnya. Dengan memperpendek panjang baris (mis. 50-70 karakter) teks yang Anda justify akan lebih mudah dan menyenangkan untuk dibaca.

Perlebar jarak antar baris
Untuk mempermudah identifikasi baris teks oleh pembaca, perlebar jarak antar baris. Pergunakan CSS* (Cascading Style Sheet) untuk mengatasi hal ini. (*W3C - http://www.w3c.org

Jangan pergunakan huruf serif
Pada buku-buku dan surat kabar penggunaan huruf tipe serif (mis. Times New Roman) sebagai teks body sangat nyaman dimata pembaca, karena kait-kait membandu mata dalam membaca huruf. Namun hal ini berbeda dengan layar monitor, kait-kait pada huruf tipe serif justru akan memperumit tampilan*. ( *MWMag edisi 6 dan 7).

Perbesar ukuran huruf
Untuk mempermudah membaca, perbesar huruf pada paragraf yang diberi justify 1 atau 2 pixel.

Demikianlah beberapa tip bagaimana menampilkan teks dengan justify pada halaman Web. Meskipun demikian, saya pribadi lebih menganjurkan agar tidak menggunakan justify pada halaman Web Anda.
(Pupung Budi Purnama /http://www.designmagz.com )

Selengkapnya.....

05 Maret 2008

Motion Blur for Flash

Ada teman yang menanyakan tentang tutorial motion ini yang ingin dipublishkan lewat babaflash tapi artikel ini saya dapatkan dari internet dengan beberapa modifikasi action script (agar simple dan efisien) saya menyebutkannya, terima-kasih kepada teman saya Agung Cahyono atas source file yang bisa dipelajari. Ini dia step by stepnya :

1. Sediakan 2 layer yang, layer pertama berisi text dengan format movie clip. Layer kedua berguna untuk ASnya (action scipt).
2. Didalam symbol1 (yang telah diformat movie clip tadi) tweenkan dengan kreasi kamu.


3. Untuk layer movieClip berisikan 1 keyframe dengan 3 frame, sedangkan layer actionScript berisikan 3 buah keyframe.
4. Pada layer actionScript berisikan script frame ke-1

i=0;
jml_bayangan=4;

tips : untuk menyederhanakan script diatas bisa dituliskan sebagai berikut

i=0, jml_bayangan=4;

dalam bahas pemrograman bisa dikatakan efisiensi penulisan (subjective), untuk variabel i sudah sering dipakai untuk variabel counter alias berulang-ulang selain itu j dan k. i dan j biasanya dipakai untuk 2 dimensi penerapannya perhitungan matriks, dan i, j, k dipakai untuk 3 dimensi.

5. Untuk frame ke-2 isikan script berikut ini :

if (Number(i)
duplicateMovieClip("text", "text"+i, i);
setProperty("text"+i, _alpha, 50-(i*(50/jml_bayangan)));
i = Number(i)+1;
}

6. If (number(i)
Number mengkonversikan suatu nilai agar bisa di operasikan seperti +,x,:,-, dan lain-lainnya termasuk kondisi.

duplicateMovieClip("text", "text"+i, i);
sintaxnya duplicateMovieClip(target, newname, depth)

setProperty("text"+i, _alpha, 50-(i*(50/jml_bayangan)))
sintaxnya setProperty("target",property,value/expression)

i=Number(i)+1;
nilai i diubah untuk bisa dioperasikan pertambahan dengan ditambahkan 1

7. Thats all for today just learn the script and you can find another easy or can improve the script. Thanks!


Selengkapnya.....

Membirukan Langit Dengan Photoshop

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menaikkan kontras dari foto tersebut. Saya disini menggunakan fasilitas Level. Penggunaan Level tidak akan saya bahas disini, karena saya percaya Fners sudah familiar dengan fasilitas tersebut. Selain penggunaan Level, pemakaian Color Balance atau Channel Mixer juga bisa. Disesuaikan dengan selera anda masing-masing.

1. Buat New Layer
2. Pilih warna biru untuk warna foreground (dalam kasus ini saya memilih warna #2E538D). Perlu saya ingatkan, pemilihan warna bisa disesuaikan dengan selera Anda masing-masing. Tidak ada patokan value untuk pemilihan warna ini.


3. Pilih tool Gradient dari palet Tools. Set pilihan Gradient ke Foreground to Transparent.
4. Tarik garis Gradient sambil menahan tombol Shift berawal dari ujung atas sampai ke batas horizon
5. Ubah blending mode ke Color Burn

Sudah selesaikah? Ternyata masih ada bagian-bagian foto yang terlihat gelap akibat ditumpuk oleh layer gradient tersebut. Oke, mari kita coba betulkan

Pertama, pindah ke palet Channel. Terdapat 4 item pada palet Channel ini, yaitu, RGB, Red, Green, dan Blue Channel.
Pilih salah satu channel diantara 3 channel (Red, Green, Blue) yang memiliki kontras paling tinggi. Kontras paling tinggi maksudnya adalah, terlihat perbedaan yang tinggi antara warna hitam dan warna putih. Pada contoh kasus foto di atas, kontras yang paling tinggi terdapat pada Channel Blue. Sambil menekan tombol Control, klik channel tersebut.
Pindahlah ke palet Layer lagi, klik pada layer gradient. Pilih menu Select > Feather. Masukkan nilai 1 pixel. Setelah itu, klik tombol Add layer mask yang terletak di bagian bawah palet Layer
Selesai sudah langkah-langkah membirukan langit. Selanjutnya, bisa anda tambahkan dodge atau burn untuk area-area yg dikehendaki.

Semoga artikel ini berguna untuk anda yang hobi bermain-main dengan Photoshop

Selengkapnya.....

10 Februari 2008

Cari uang di internet

Beragam cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan dollar dari internet mulai dari baca email, surfing, main game bahkan chatting. Kelihatannya tak masuk akal. Tapi itulah kenyataannya. Yang jadi pertanyaan, dari mana mereka mendapatkan uang untuk membayar kita ? Jawabannya mudah saja. Mereka mendapatkan uang dari perusahaan yang memasang iklan di web atau view bar mereka.


Biar tidak penasaran Anda bisa mencoba beberapa situs atau program di bawah ini yang diyakini akan membayar kepada anggotanya. Sebagai tambahan, setelah (Anda mendaftar dan) uang Anda telah mencapai jumlah tertentu maka mereka akan mengirimkan bank draft check yang bisa Anda cairkan di banyak bank di Indonesia.

EPilot
Situs ini mirip dengan search engine yang telah Anda kenal, tapi yang membedakan adalah situs ini akan membayar Anda sebesar 5 dollar AS saat pertama Anda mendaftar ditambah 0,03 dollar AS tiap Anda melakukan pencarian.

The Mail
The Mail mirip dengan layanan email lainnya seperti Yahoo, Hotmail, Boleh Mail, dll. Yang membedakan jika Anda pakai The Mail adalah Anda akan mendapat $ 0,0025 untuk setiap email yang Anda baca, tidak peduli dari mana datangnya email tersebut. Semakin banyak email yang datang ke mail box Anda semakin banyak pula uang yang akan Anda dapatkan. Untuk memperbanyak email yang masuk ke mail box Anda, Anda bisa mengikuti berbagai mailing list. Silakan lihat daftar mailing list di E Groups.

TerraShare
Dengan membuat web site di TerraShare maka Anda punya kesempatan untuk meraup dollar. Karena setiap 1000 kali penampilan banner Anda akan mendapatkan 1,25 dollar AS. Seperti layaknya layanan web hosting gratis lainnya, banner tersebut akan diletakkan pada setiap halaman web Anda.

CashFiesta
Yang ini cocok buat Anda yang seneng surfing. Setelah Anda mendaftar ke CashFiesta maka Anda harus mendownload dan menginstall viewbar mereka pada komputer Anda. Nah, saat Anda online jalankan viewbar tersebut. Jadi selama Anda online dan menggunakan viewbar mereka, Anda akan memperoleh dollar. Ada pun besarnya adalah 0.60 dollar AS per jam.

Sedangkan situs atau program yang diyakini tidak akan membayar kepada anggotanya alias program bohong-bohongan adalah sebagai berikut :

Surfing :
GetPaid4, Cast-net Solution, DotAd, Go4Billion, MakingCash, PrizeWindow, SurfAd, SurfMiles, Surfing2Cash, SharkHunt, Itadsup, Urge2Net, Paybar, VIPBenefits.

Email
AmazingSolutions, ClickMail, DoughMail, Epidemic, EqualPoints, E-Cash, MiracleMail, TresPass, Opt-In, PaidEmail, Payolaemail.

Lainnya
Alliance4Wealth, CashActive, ClickyCash, DataCash, RockSurfer, TheStudentSaver, ColorStamp, PaidZone, WePayAll, AdPerks, SurfBuzz, Ad4Me, Zemtro, FunnyMoney, Clicks2Asia, ClickZones, ShopVault, Profinity, RewardBuddies.

Selengkapnya.....

Memilih rumah untuk situs web Anda

Pada saat kita memutuskan untuk membangun situs web, pada saat itu kita memutuskan untuk mencari rumah untuk situs web yang akan di bangun. File web tersebut mau tidak mau harus di letakan di sebuah server web yang tersambung ke internet 24 jam se hari. Komputer / server tersebut dapat berupa komputer di rumah atau kantor, atau menggunakan servis web hosting yang marak di Internet. Memang servis web hosting akan menangani berbagai hal teknis yang berkaitan dengan web server, sehingga kita bisa mengkonsentrasikan diri pada pengembangan content. Pada masing-masing pilihan selalu ada pro dan kontra yang harus di perhitungkan baik-baik


In-House vs. Out-of-House

Memang web server semakin hari semakin mudah untuk di jalankan di dan konfigurasi, akan tetapi masih membutuhkan pengorbanan waktu & kemampuan teknis yang lumayan untuk me-manage server tersebut, belum termasuk biaya yang perlu di keluarkan untuk peralatan. Jika anda baru saja start atau merupakan situs yang masih kecil, rekomendasinya adalah menggunakan hosting service. Kemungkinan ISP kita dapat memberikan hosting servis yang di maksud. Memang kemungkinan solusi awal yang ekonomis bagi perorangan atau start-up company adalah menggunakan hosting servis yang relatif ekonomis. Dengan semakin besar dan kompleks-nya situs yang kita miliki, mungkin kita perlu melihat alternatif mana yang lebih baik.

Dengan hosting servis memang akan menghindarkan kita untuk melakukan pengeluaran bagi perangkat keras & perangkat lunak yang berharga antara Rp. 4 juta s/d puluhan juta tergantung dari tipe peralatan-nya. Belum lagi sekedar alat tidak cukup, kita juga harus membayari administrator situs. Tentunya dengan menyewa web hosting semua ini menjadi tidak di perlukan, akan tetapi kemungkinan kita masih perlu menyewa konsultan part-time untuk membantu pemeliharaan.

Dengan cara di atas maka biaya yang dikeluarkan pada tahun pertama akan sangat beda sekali daripada menggunakan server / staff sendiri. Perlu kita menyadari bahwa apapun yang kita lakukan, kita masih harus bertanggung jawab untuk membayar tagihan & menjaga content dari situs. Biaya yang perlu kita keluarkan biasanya bervariasi tergantung lokasi, ISP, berbagai paket yang di berikan ISP, jenis saluran komunikasi dll. Semakin kompleks situs yang kita bangun maka akan semakin tinggi biaya pengembangan & pemeliharaannya. Semakin banyak trafik yang akan di generate juga akan semakin mahal biaya-nya untuk menggunakan out-of-house provider. Sayang biaya telekomunikasi di Indonesia masih terlalu mahal, jika saja kompetisi terjadi diantara para operator telekomunikasi, maka akan lebih murah jika kita bisa mempunyai leased line 2Mbps ke rumah & mempunyai server web di rumah tentunya jika kita mempunyai tenaga tetap untuk mengadministrasi web server tersebut. Untuk detail tentang seni & pengetahuan tentang webmaster ada baiknya mengunjungi web reference http://webreference.com.
Pilihan lain adalah co-location. Dengan servis co-location, si provider akan menyediakan tempat dan fasilitas pemeliharaan kepada server milik kita yang secara fisik di letakan di situs mereka. Pilihan ini merupakan pilihan yang baik jika kita dapat membeli perangkat kuat yang baik akan tetapi tidak mau memelihara & menjalankan sistem 24 jam.

Package Providers

Beberapa hosting servis menawarkan paket turnkey, mulai dari perencanaan, perancangan, pemrogramman hingga secara fisik memelihara situs yang kita akan miliki. Jika anda akan menggunakan paket turnkey ini ada baiknya mengevaluasi secara seksama semua pilihan yang ada. Pastikan untuk memperoleh estimasi harga secara tertulis dengan tarif jam-jam-an maupun rekap biaya untuk setiap fase proyek.

Memilih Servis Hosting

Jika kita memutuskan untuk memilih hosting servis, mencari servis yang stabil, harga pantas, customer friendly. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu anda:

Berapa cepat & stabilkah sambungan mereka ke Internet? Apakah mereka bisa menggaransi servis & support 24 jam? Apakah mereka mempunyai uninterrupted power supplies (UPS) dan sistem backup yang baik?

Tentunya akan sangat menyakitkan jika kita sudah mengeluarkan uang puluhan juta untuk membangun sebuah situs tapi yang di peroleh hanya keluhan dari pengakses bahwa situs kita lambat. Hosting servis tersebut sebaiknya minimal mempunyai dua (2) buah sambungan ke internet pada kecepatan tinggi 2Mbps atau lebih. Lebih baik lagi jika mempunyai sambungan langsung ke Indonesia Internet Exchange (IIX) jika di targetkan untuk audience di Indonesia.
Berapa lama mereka sudah beroperasi? Berapa pegawai yang mereka punyai?

Untuk situs yang serius mau tidak mau sebaiknya menghindari start-up company. Memang start-up company akan menguntungkan untuk mencari servis yang murah. Akan tetapi kalau kita ingin serius menjalankan usaha, mau tidak mau kita harus memilih servis yang baik yang mempunyai programmer yang profesional, spesialis jaringan dan staff pelayanan pelanggan yang baik.

Apakah mereka memberikan servis domain name yang penuh (contohnya www.usahaku.com)?

Beberapa hosting servis memang tidak mau pusing untuk membuatkan alias yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai domain name yang berbeda. Sebagai gantinya sering kali mereka menawarkan bentuk alamat seperti www.provider-hosting.com/usahaku/ yang tentunya tidak se keren www.usahaku.com. Maka sebaiknya jika ISP atau provider hosting anda tidak bisa mensupport domain name secara penuh, ada baiknya berfikir untuk mencari yang lain saja.

Berapa megabyte data yang boleh di simpan? Apakah ada biaya tambahan untuk trafik yang besar yang melalui situs anda?

Coba mencari provider yang dapat memberikan minimal 25 Mbyte yang umumnya standar sekarang ini. Untuk situs yang lebih besar kemungkinan besar akan membutuhkan tempat penyimpanan yang lebih besar. Umumnya provider / servis hosting akan meminta bayaran tambahan untuk kelebihan bandwidth setelah melewati batasan tertentu. Oleh karena itu kita perlu merencanakan berapa besar data yang ditransfer setiap bulan & berapa biaya yang dibutuhkan jika kita melebihi batas yang di tentukan.

Bagaimana bentuk laporan trafik yang diberikan oleh hosting servis?

Tentunya kita harus memperoleh laporan trafik yang berisi kunjungan ke situs kita. Akan banyak sekali data yang bisa kita peroleh dengan adanya laporan trafik, berdasarkan laporan yang ada akan sangat membantu dalam men-tune situs kita berdasarkan kebutuhan & permintaan pembaca.

Bagaimana cara anda meng-update halaman web? Apakah anda mempunya akses File Transfer Protocol (FTP)?

Cara update yang paling umum & paling mudah adalah meng-edit halaman web tersebut di komputer kita & meng-upload (men-transfer) file tersebut ke server Web menggunakan program FTP.

Apakah servis hosting mendukung CGI sehingga kita dapat menggunakan formulir, pencari database dan image map?

Jika anda ingin mempunyai formulir / image map maka anda harus mempunyai akses penuh ke direktori cgi-bin. Direktori CGI (Common Gateway Interface) tempat meletakan script & berbagai program yang dijalankan oleh Web di simpan. Umumnya hosting servis akan memberikan layanan ini.

Apakah ada penjaga keamanan yang menjamin hacker / cracker tidak masuk?

Tidak bisa di sangkal bahwa keamanan adalah salah satu hal yang termasuk paling penting dalam usaha di Internet. Pada saat ini memang tidak ada satu teknologipun yang demikian sempurna yang mampu menahan serangan para cracker ini. Bagaimana kita dapat meminimisasi kemungkinan serangan ini? Cara yang paling sederhana adalah menanyakan apakah di provider tersebut menyediakan orang yang ahli dalam bidang security / keamanan jaringan. Yah apa boleh buat, jika tidak ada orang yang ahli keamanan jaringan di provider tersebut ada baiknya pindah ke provider yang lain.

Biasanya yang ingin kita dengan adalah bagaimana cara mereka memonitor aktifitas di jaringan selama 24 jam yang dapat mendeteksi aktifitas yang tidak wajar sebelum aktifitas tersebut membuat kerusakan. Biasanya mereka mempunyai program untuk firewall atau untuk mengatasi masalah-masalah security yang umum. Bagi anda yang ingin secara serius mempelajari masalah security ini ada baiknya mulai membaca-baca National Institute of Computer Security Resource Clearinghouse http://csrc.nist.gov; SANS Institute http://www.sans.org; Rootshell http://www.rootshell.com.

Apa Sebenarnya Domain Name?

Sebuah domain name (www.usahaku.com) adalah identitas anda yang unik di Internet. Setelah anda mempunyai domain maka sebetulnya dapat dengan mudah mendaftarkan alamat IP situs anda ke InterNIC http://www.internic.net atau berbagai servis domain registration. Beberapa servis hosting akan menawarkan "pseudo domain name" yang artinya mereka akan meletakan alias di komputer mereka supaya tampaknya seperti domain name betulan, padahal tidak. Masalahnya jika domain name tersebut tidak di registrasikan di InterNIC maka akan ada saja orang yang akan mencuri domain tersebut - padahal anda sudah menggunakannya selama beberapa bulan atau tahun.

Biaya pendaftaran domain name sekitar US$9 untuk satu tahun. Banyak ISP yang dapat membantu anda untuk meregistrasikan domain yang anda inginkan dengan meminta sedikit uang jasa.

Selengkapnya.....

Tips pencarian dengan Google

Google merupakan search engine yang paling banyak dipakai oleh netter. Beragam informasi dapat kita cari secara cepat dengan menggunakan google. Untuk mengoptimalkan hasil pencarian, google menyediakan beberapa option:


filetype:
Option ini digunakan untuk mencari tipe file tertentu.
Contoh:
filetype:xls -> untuk mencari file MS Excel
filetype:doc -> untuk mencari file MS Word

inurl:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang "masuk" sebagai url.
Dengan option ini Anda dapat melakukan pencarian pada pencarian folder tertentu (jika dikombinasikan dengan option "index of").
Contoh:
inurl:admin -> pencarian ini menghasilkan url website yang mempunyai kata "admin"

site:
Option ini secara spesifik digunakan untuk melakukan pencarian pada situs tertentu.
Contoh:
site:torry.net "xp style" --> mencari dengan keyword "xp style" pada situs www.torry.net

intitle:
Option ini digunakan untuk mencari kata tertentu yang terdapat pada title dari halaman web.

link:
Option ini digunakan untuk mengetahui situs mana saja yang nge-link ke situs tertentu.
Contoh:
link:delphi3000.com --> mencari situs yang mempunyai link ke www.delphi3000.com

Anda dapat mengkombinasikan berbagai option di atas untuk mendapatkan hasil pencarian yang lebih spesifik.
Contoh:
pdf "rapidshare.de/files" site:rapidshare.de
--> untuk mencari buku atau file pdf di rapidshare.de

+inurl:exe|rar|zip site:rapidshare.de
--> untuk mencari program, aplikasi di rapidshare.de

Anda dapat mengganti site:rapidshare.de menjadi site:megaupload.com untuk mencari file di MegaUpload

Selengkapnya.....

Hardware Dan Software Untuk Video Editing

Ramai yang minta saya senaraikan hardware dan software untuk buat video. Sebenarnya perkara ini terlalu subjektif. Sebab ia bergantung kepada budget dan keperluan kita semasa melakukan editing.

Secara amnya pc yang dijual di pasaran sekarang samada clone atau branded sudah mampu untuk buat video editing. Kalau kita tengok senarai harga pc branded macam Dell, Acer, HP dijual dengan harga bawah RM2000 pun sudah cukup untuk buat editing yang basic. Of cource lebih mahal sudah tentu spec lebih baik dan proses editing terutama rendering lebih cepat. Walaubagaimana pun tanya diri kita dulu..apakah kita cukup budget untuk beli highend pc. Kalau rutin kita dalam video editing hanya melakukan simple editing saya rasa tak perlu spec yang terlalu tinggi kecuali kalau pc tersebut digunakan untuk benda lain cthnya games yang memang memerlukan spec pc yang bagus untuk kepuasan semasa bermain.


Secara amnya dibawah h/ware yang saya rasa sesuai untuk editing. Tapi anda harus faham kalau ingin melakukan kerja editing dengan smooth dan rendering dengan cepat serta anda ingin membuat editing yang kompleks spec pc yang lebih baik adalah diperlukan.

1 Cpu

Tak kira samada AMD atau Intel pada spec sederhana sekarang sudah ok…CthIntel P4 2.8 ke atas sudah cukup untuk buat moderate video editing. Dulu banyak video yang saya buat hanya menggunakan P4 1.7 tak ada masalah..memang kalau dibandingkan dengan spec pc saya sekarang memanglah performance jauh lebih baik..tapi apa yang saya nak katakan di sini untuk basic editing spec pc gunakan Intel P4 2.8 ke atas atau AMD yang sama dari segi spec. Kalau pc anda guna Intel® Core™2 Duo processor lebih baik sebab kebanyak software editing dan encoder sekarang support lebih dari single core. Jadi proses editing cth realtime effect, preview dan rendering lebih cepat

RAM atau memory.

Yang ni memang saya galakan guna 1 gig atau lebih. Even kalau 512MB pun dah ok. Tapi untuk performance masa editing dan rendering atau encoding guna 1 gig. Tak kira samada ddr, ddr2 atau yang lebih baik. Kalau anda guna vista saya memang saran kan guna 2 gig sebab Vista dah makan banyak memory kalau dibandingkan dengan XP.

H/disk

Ini juga penting. Saya sangat-sangat galakan pasang 2 atau lebih h/disk dalam system pc anda. Satu untuk Operating system dan software dan satu lagi khas untuk video yang anda capture save dan edit. Elakkan save , capture atau render video anda di dalam partition space sebab dia masih dalam satu h/disk jadi performance serupa dengan satu h/disk. Saiz untuk h/disk untuk video sekurang-kurangnya 80 gig. Anda boleh memilih samada IDE atau SATA. Tapi saya sarankan guna SATA sebab formance dia lebih baik terutama semasa rendering dan encoding .

Motherboard.

Pilih mobo yang sesuai mengikut processor yang anda inginkan. Tapi saya rasa kebanyakkan mobo sekarang sudah cukup baik. Tak kira samada , MSI, Gigabyte, Biostar dan sebagainya..yang penting stable. Satu perkara yang bagus mobo sekarang ni terdapat banyak add in telah sedia ada cthnya intergarted sound card, graphic card dan firewire port jadi anda sudah jimat di situ.

Display card / graphic

Untuk graphic card saya cadangkan guna yang berasingan cth dari jenis Pci-e @ 128 mb ke atas dan sebagainya. Ini kerana intergrated graphic card menggunakan sebahagian memory dari system jadi..mengganggu performance pc. Sebenarnya dalam video editing tak memerlukan graphic card yang highend kalau sekadar buat basic editing tetapi kalau video anda tersebut anda element 3D, particle dan sebagainya graphic card yang baik membantu dari kecepatan dan dapat menghasilkan 3d objek dengan smooth. Satu lagi kalau anda ingin mengguna dual monitor graphic card yang bagus selalunya ada option 2 port untuk monitor samada dalam DVI atau VGA. Option ini memang sangat baik sebab kita boleh expand kan view ke monitor satu lagi. Ini sangat penting kalau kita guna perisian video editing macam Premiere, edius dan sebagainya yang mana kalau guna satu monitor nampak macam crowded. Jadi bagi pendapat saya pci based graphic card adalah sangat digalakan

Monitor

Anda boleh memilih samada CRT atau LCD 17 inci ke atas lebih besar lebih baik. Samada normal atau widescreen untuk LCD terpulang kepada anda. Tapi bagi saya normal 4:3 LCD skrin sudah cukup. Cuma kalau anda ada budget lebih saya galakan guna 2 monitor..Kenapa…emmm cuba dulu baru anda tahu kenapa terutama dalam video editing.

Optical Drive

Ini juga perlu ada. Tetapi hampir semua pc sekarang disertakan sekali CD/DVD drive. Cuma saya sarankan pasang drive yang boleh burn DVD.

Extra pc component

kalau dulu saya terpaksa tambah firewirecard untuk capture dari dv cam tetapi most mobo sekarang sudah ada firecard.. sestengah sound card cth Creative audigy ZS juga ada firewire port. Fire wire port dan cable penting kalau anda nak capture/transfer video dari dv cam. Selan itu bagus juga kalau anda ada capture card untuk capture dari sumber analog cth dari TV, camera video analog atau dari pemain pita VHS. Dari segi quality yang mahal sudah tentu lebih baik…ini saya tak boleh nak nafikan…

Kalau anda serius dalam video editing …dan ingin edit video anda dengan cepat dan smooth saya sarankan guna video editing card. Ok di sini jangan salah faham antara video editing card dan graphic card. Video editing card sebenarnya membantu accelerate proses editing dan rendering tanpa terlalu membebankan cpu. Graphic card untuk pc display image ke monitor..even certain cases graphic juga membantu dalam editing terutama berkaitan dengan 3D rendering dan kalau kita edit video dalam high def. Antara editing yang popular cth dari Matrox, Canopus, Avid dan sebagainya. Mungkin ada yang akan tanya, perlu atau tak editing card ..bagi saya depend pada apa yang kita nak edit dan bagaimana complek nya video yang kita nak edit. Kalau setakat satu atau dua layer tanpa sebarang effect yang kompleks tak perlu editing card. Tapi kalau kita edit multiple layer dan setiap layer ada effect yang tersendiri dan kita ingin preview secara realtime memang perlu. Cth sekarang saya gunakan matrox editing card. Saya dah gunakan hampir 3 tahun yang lalu. Saya dapati memang banyak kelebihan gunakan editing card. Saya boleh render video yang ada effects dengan cepat dan adakalanya boleh preview secara real time di monitor atau di TV walaupun banyak effects dan banyak layer. Walaubagaimana pun ini bukan wajib cuma sabagai satu kelebihan…

Software.

Yang ni memang banyak sangat yang tanya mana yang bagus atau mana yang power. Bagi saya sudah nak cakap yang mana satu. Sebab benda ni bergantung pada apa yang kita nak edit, bagaimana hasil yang kita nak, bagaimana kita samada biasa atau tidak dengan satu-satu software dan bannyak sebab lagi. Tapi video editing software yang advance sudah tentu ada kelebihan tersendiri. Cth jangan bandingkan pinnacle Studio dengan Adobe premiere…memang tak sama. Tapi bagi saya kebanyakkan software untuk consumer sekarang cth Ulead Video Studio 11 sudah cukup untuk edit video dan dalam keadaan tertentu kalau kita bijak menggunakan segala fungsi yang ada dengan kreatif orang kan menyangka kita menggunakan software yang advance. Kalau kita guna software yang advance sekali pun kalau kita hanya buat basic editing hasil dia sama jugak. Kecuali kalau kita gunakan sepenuhnya segala fungsi yang ada secara kreatif dan optimum, kita akan dapat hasil yang lebih baik dari software consumer. Terus terang saya masih guna Pinnacle Studio 9 untuk kerja-kerja editing yang basic kecuali certain cases saya gunakan premiere atau Edius untuk edit video yang mana Pinnacle tidak dapat melakukannya. Yang penting bagi saya bagaimana kita edit dan kreativiti kita semasa edit.

Walaupun kebanyakkan software editing ada disertakan sekali encoder untuk convert video kita ke format yang lain cth VCD atau DVD . Kita juga boleh install standalone video encoder untuk convert video kita ke format yang dikehendaki. Kita kena faham buka semua encoder dibuat dengan quality yang sama. Oleh sebab itu jika perlu install software yang khusus untuk encode video kita dengan menggunakan software yang baik. Antara software yang memang saya recommend seperti Canopus Procoder atau Tsunami Mpeg Encoder. Gunakan sofware ini terutama kalau kita ingin convert video ke VCD.

Tapi tak bermakna apa yang ada di dalam video editing software tak bagus cuma kalau kita mahukan hasil yang lebih baik dan pada quality yang optimum gunakan software yang saya nyatakan di atas.

Sebagai tambahan anda juga boleh install perisian untuk graphic cth Photoshop, Gimp, Paint.net, Paint Shop Paro dan sebagainya. Dalam keadaan tertentu graphic diperlukan cth untuk membuat title dan sebagainya.

Selengkapnya.....

PAL VS NTSC

Secara general NTSC atau PAL adalah satu system televisyen analog yang diguna pakai sekarang ni. Tak kira samada untuk siaran TV, dvd, vcd…
Most of akan tanya….apasal ada dua system …kalau satu kan senang…Yap saya pun suka benda tu standard kalau pakai satu system….BTW benda ni ada pengaruh secara langsung dengan frekuansi eletrik untuk setiap negara. Macam US, Japan, canada, frekuasi elektrik pada 60hz. Manakala negara PAL cth malaysia, UK atau negara eropah yang lain frekuensi pada 50hz. So apa kaitan dengan TV…ok Kita tahu TV akan draw image pada screen melalui Cathode ray tube . So kekerapan atau frekuensi Cathode ray tube memancar image pada screen mesti sama dengan frekuasi elektrik supaya image dapat dimainkan tanpa flicker. So untuk Pal ditetapkan pada 25 fps dan NTSC pada 29.97 (or lebih kurang 30fps)….”ehhhhh kata tadi 50hz dengan 60hz …apasal 25 fps dengan 30fps plak…kan sepatutnta 50fps atau 60fps…” Sebenarnya TV memang draw image pada 50 fps / 60 fps …tapi kita kena ingat TV teknologi dah lama …pada masa tu teknologi untuk pancar true 50fps/60fps tak wujud jadi diorang create satu teknik yang dipanggil Interlace…yang mana setiap frame akan dicombine dari dua frame (yang dipanggil field). Setaip field mewakili separuh dari setaip satu frame pertama dan kedua. So semasa dipancar ke skrin field ini akan di scan secara beranti-ganti supaya bila di mainkan seolah-olah menjadi 50 fps / 60fps….itu secara general


Yang mana dulu NTSC ke PAL…dalam kes ni NTSC dicipta terlebih dahulu..sekitar tahun 40′an manakala PAL dicipta pada awal tahun 60′an. Since Negara kita pernah dijajah oleh British…yang mana masa diorang membangun infrastruktur elektrik mereka menggunakan sistem elektri yang sama dengan negara Britain so…untuk TV kita menggunakan PAL kerana bersesuaian dengan sistem yang ada pada masa itu sehingga sekarang. Satu lagi PAL dicipta untuk mengatasi masalah frequensi yang berberbeza dikebanyakkan negara commonwealth, eropah dsbnya. Dsamping itu PAL dicipta untuk mengatasi beberapa kelemahan yang ada pada system NTSC…

Mana yang yang baik…actually dua-dua ada kelebihan dan kelemahan.
Secara genaran untuk PAL menggunakan 625-line/50 Hz dan NTSC pada 525-line/60hz. So dari sini kita boleh nampak PAL lebih clear lebih detail kerana line lebih banyak dari NTSC. Mengenai frame rate PAL 25fps dan NTSC pada 29.97 atau 30fps.. Jadi di sini NTSC lebih baik kerana fps lebih banyak jadi kurang kesan flicker dibandingkan dengan PAL. Dari segi video bandwith PAL pada 5.0 MHz dan ntsc pada 4.2 MHz jadi sini kita boleh tengok PAL lebih cantik lebih sharp kerana more bandwitdh…dari segi color representation PAL pada 4.433618 MHz dan NTSC pada 3.579545 MHz so kita boleh tengok kat sini image dari PAL lebih colorful dari NTSC…so secara general PAL lebih baik dari NTSC. Cuma terdapat kekeliruan pada pandangan umum mengenai NTSC…kalau kita biasa tengok dalam DVD cetak rompak ada tulis “NTSC quality” yang kononnya NTSC gambar cantik…this totally wrong …diorang yang tulis perkataan ni sebenarnya tak tahu apa benda NTSC sebenarnya.

Itu bab TV secara general..dalam bab video editing…NTSC terlalu banyak cerewek terutama dari segi tahap warna hitam (black level) dan tahap warna putih (white level)..untuk mematuhi standard broadcasting black / wthite level mesti disetkan dalam range yang dibenarkan oleh ntsc…kalau tak black tak jadi true black white tak jadi true white…satu lagi pasal fps since movie di wayang di rakam pada 24fps tetapi TV ntsc pada 30fps. Jadi untuk movie dimainkan di TV ntsc semasa proses telecine satu process dipanggil “inverse telecine mesti dilakukan supaya 24fps menjadi 27.97 fps dengan repeat cerain frame dan field supaya jadi 29.97 fps… Bagi PAL kerja lebih mudah since perbezaan antara 24 fps (wayang) dan 25fps (TV) hanya 1 frame. Untuk process telecine filem 24 fps ini di lajukan sebanyak 4 % . But in this case masa tanyangan di PAL lebih cepat sebanyak 1.042 kali jika dibandingkan dengan sebenar di wayang ..satu lagi pitch suara berubah akibat audio turut terlibat dalam process speed up, But masalah ini diatasi dengan membetulkan pitch suara secara elektronik atau digital.

Ok di negara PAL kita sebenarnya “lucky” sebab kebanyakkan TV PAL boleh main NTSC. Begitu juga dengan video/vcd/dvd player boleh main both format…But berbeza di USA yang menggunakan sistem NTSC majority TV dan DVD player hanya boleh main satu format sahaja iaitu NTSC…kalau kita bawak dvd PAL ke USA kemungkinan untuk tak boleh main memang besar sebab mungkinsalah satu atau kedua-dua TV dan DVD player tak support PAL…unless kalau dua-dua support PAL…

Selengkapnya.....

29 Januari 2008

Agar Desain Tidak Itu-itu Saja

Meski dibutuhkan kebersamaan untuk saling berbenah antara desainer Web dengan penyedia teknologi atau software menjadi titik tolak kebangkitan desain Web, namun dalam perjalanannya sangat dibutuhkan pengetahuan teknis, kemampuan desain grafis, selain pemahaman arah dari desain web itu sendiri.


Mencermati perkembangan dunia web, khususnya di Indonesia yang cenderung stagnasi, ada beberapa faktor yang wajib dipahami diantaranya :

1. Ide orsinil.
Ini antara lain bisa dilihat dari segi klien, sebagai pemegang penuh atas situs yang akan dibikin oleh desainer Web tersebut. Ketika sebuah ide beradu dengan kepentingan, maka yang terjadi adalah bentuk kompromi-kompromi yang sebenarnya kalau tidak diberikan rambu-rambu akan menambah carut-marut desain Web Indonesia. Desainer Web tidak akan memunculkan ide-ide orisinilnya apabila campur tangan klien yang cukup dalam dan banyak dalam proses pengerjaannya. Walaupun klien punya hak penuh, namun memberikan kebebasan pada desainer Web berkreasi dengan imajinasinya akan sedikit banyak membantu khazanah yang akan menjadikan Web Indonesia menjadi terbaik.

2. Piranti.
Faktor lainnya terletak pada masalah piranti, yang dipisahkan antara piranti yang dipergunakan oleh desainer Web dan piranti yang dipergunakan oleh browser. Semakin banyak peranti yang dipahami dan digunalakan, maka bukan saja mempercantik tapi juga enak dijelajahi. Sedangkan yang berkaitan dengan browser harus menjadi perhatian pada desainer Web. Adanya perbedaan antara komputer PC dan Mac buatan Apple Computers mengakibatkan adanya perbedaan penampilan homepage baik dari segi warna, komposisi, hingga fungsi navigasi dan informasi homepage tersebut. Tak ayal, ketidaktepatan di dalam memilih browser, akan mengurangi fungsi situs tersebut. Misalnya, default font pada komputer PC berbeda dengan Apple Mac, termasuk dalam ukurannya. Dari sisi warna, komputer PC tampak super saturated sedangkan untuk Mac, warna tampil lebih washed out (http://www.glassdog.com/). Dan tidak ketinggalan juga pemahaman karakteristik browser, ada beberapa browser yang tidak mendukung penuh fungsi yang ada pada situs. Microsoft mempunyai JScript dan VBScript dan ActiveX yang tidak bisa dijalankan di Netscape. Atau contoh paling sial adalah situs yang mengharuskan adanya beberapa plug-in, seperti Flash Player atau Shockwave Player. Meski begitu, beberapa desainer Web yang tanggap telah mengatasinya dengan menambahkan baris pilihan untuk browser pengunjungnya.

3. Pengguna.
Faktor lainnya yang tidak kalah penting adalah pengguna. Faktor ini patut diperhatikan oleh desainer Web. Kita bedakan antara pengguna aktif dengan pengguna pasif. Seorang pengguna yang pasif akan menerima apa adanya kendala yang ada ketika sebuah situs ditayangkan sepanjang informasi yang diinginkan telah didapatkan. Akan lebih repot lagi apabila menghadapi pengguna aktif di mana mereka membutuhkan sesuatu yang bisa "dijual" dari kunjungannya, selain informasi yang biasa dibacanya. Desain dengan hanya mendasarkan warna-warna seragam akan dengan segera ditinggalkan oleh pengguna jenis ini. Mereka membutuhkan dukungan informasi dengan sistem navigasi serta "brain effect" yang cukup membangkitkan selera mereka tinggal berlama-lamaan menelusuri halaman demi halaman. Mampukah desainer Web memahami dinamika ini. Mestinya, desainer Web juga memahami karakteristik para penggunanya. Misalnya, pengguna wanita lebih sensitif terhadap warna dibanding dengan pria. Warna merah lebih popular untuk wanita dan warna biru ternyata lebih disukai oleh pengguna pria. Atau hal-hal yang lebih sepele, misalnya, segmentasi pemakai Internet di Indonesia(http://www.detikinet.com/database/survey-apjii/Prelaunch-internet%20survey/sld010.htm).

4. Tren.
Faktor penting lainnya adalah tren. Desainer Web sepatutnya mengikuti tren yang berlaku di masyarakat sekarang. Namun, dalam memperhatikan faktor ini tidak mendasarkan diri atas menggali lubang kubur bersama-sama. Inilah sebuah dunia yang tidak bisa memisahkan diri dengan lifestyle yang berkembang. Semua faktor ini seharusnya dapat diatasi dengan kerja sama yang lebih kuat di antara pengguna, penyedia jasa teknologi informasi dan para desainer Web itu sendiri.

5. Update.
Faktor update juga ikut menentukan. Update inilah salah satu senjata desainer Web untuk senantiasa mengasah kemampuannya untuk lebih mempermanis situs yang telah dibuat sebelumnya. Sebenarnya ini adalah pedang bermata dua, di mana ketidaktepatan seorang desainer Web untuk melihat ini sebagai potensi mengasah kemampuan, maka akan selamanya update dianggap sebagai pembenaran.

Selengkapnya.....